Grokipedia vs. Wikipedia: Apakah Ensiklopedia AI Elon Musk Bisa Bertahan?

(Business Lounge Journal – News and Insight)

Elon Musk kembali membuat proyek baru: Grokipedia, sebuah ensiklopedia digital yang dibuat dengan kecerdasan buatan (AI). Proyek ini secara langsung menantang Wikipedia yang sudah beroperasi selama lebih dari 20 tahun dan digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia.

Grokipedia diluncurkan pada 27 Oktober dengan sekitar 800.000 artikel yang dibuat oleh AI, sementara Wikipedia memiliki lebih dari 7 juta artikel yang ditulis dan diperiksa oleh para editor sukarelawan. Pertarungan ini bukan hanya soal jumlah artikel, tetapi soal siapa yang akan menguasai cara kita mendapatkan informasi di era AI.

Menariknya, kedua platform ini dibangun dengan filosofi yang hampir berlawanan:

  • Wikipedia dikelola oleh komunitas, didanai sumbangan, tanpa iklan, dan siapa pun bisa mengedit selama mengikuti aturan.
  • Grokipedia ditulis oleh model AI Grok. Pengguna tidak bisa mengedit artikel, hanya bisa melaporkan kesalahan. Beberapa artikelnya bahkan berasal dari Wikipedia.

Musk sendiri sudah lama mengkritik Wikipedia. Ia pernah meminta pengikutnya untuk “berhenti menyumbang ke Wikipedia” dan mempertanyakan keputusan Wikipedia mengalokasikan dana besar untuk program keberagaman (DEI).

Perbandingan: Siapa Punya Kekuatan Apa?

Para ahli melihat “pertarungan” ini dari lima sudut pandang yang berbeda.

1. Kecepatan dari AI vs. Kepercayaan dari Komunitas
AI seperti Grokipedia memang cepat. Namun, para ahli mengingatkan bahwa yang paling penting bagi pengguna adalah kombinasi kecepatan dan akurasi. Carlo Van de Weijer dari Singularity University mengatakan bahwa Wikipedia kuat karena prosesnya terbuka, transparan, dan melibatkan banyak sudut pandang. AI memang cepat, tapi tanpa pengawasan manusia, AI bisa menghasilkan kesalahan atau halusinasi.

2. Risiko Kesalahan AI Justru Menguatkan Wikipedia
AI sering belajar dari Wikipedia, lalu menuliskan ulang isi Wikipedia, dan akhirnya mengutip dirinya sendiri. Ini menciptakan lingkaran informasi yang berbahaya, kata Santiago Nestares dari Dual Entry. Ia menilai ke depan, pengetahuan mungkin tetap gratis, tetapi proses kurasinya akan semakin mahal — beralih dari editor manusia ke biaya komputasi dan pengawasan AI.

3. Manusia Masih Dibutuhkan — dan Ini Keuntungan Wikipedia
Menurut para ahli, AI akan membuat “pencarian informasi” berubah. Bukan lagi mencari halaman web, tetapi langsung mendapat jawaban. Namun, jawaban AI tetap membutuhkan sumber yang dikelola manusia. Jadi Wikipedia tidak akan mati, malah menjadi semakin penting sebagai “fondasi” pengetahuan. Selain itu, jika semuanya dijawab oleh AI, motivasi orang untuk menulis artikel bisa menurun. Maka editor manusia akan berubah peran menjadi penjaga kualitas pengetahuan, bukan sekadar penulis artikel.

4. Kredibilitas Grokipedia Tergantung pada Elon Musk
Inilah bagian paling krusial. Wikipedia dipercaya karena prosesnya terbuka dan tidak bergantung pada satu orang. Sebaliknya, Grokipedia akan selalu dikaitkan dengan reputasi pribadi Elon Musk. Menurut Kaveh Vahdat dari RiseAngle, banyak orang menganggap Musk partisan atau bias. Akibatnya, Grokipedia bisa sulit dipercaya sebagai sumber netral, meskipun teknologinya cepat dan canggih.

5. Grokipedia Berisiko Menghapus Nuansa dan Kompleksitas
AI memang bisa menghasilkan jawaban cepat, tapi tidak selalu memberikan konteks atau kedalaman. Karl Hughes dari Exposure Ninja menyebut Grokipedia sebagai ancaman terhadap nuansa informasi. Ia juga menyoroti bahwa Grokipedia pernah kedapatan mengutip situs ekstrem kanan seperti Infowars dan Stormfront — sesuatu yang hampir tidak mungkin terjadi di Wikipedia karena aturan editorial yang ketat. Menurutnya, jika jawaban AI diterima tanpa pertanyaan, kita kehilangan proses demokratis dalam pengetahuan: perdebatan, koreksi, dan transparansi.

Jadi, Siapa Pemenangnya?

Untuk saat ini, para ahli sepakat:

  • Grokipedia menang di kecepatan.
  • Wikipedia menang dalam kepercayaan dan netralitas.

AI mungkin akan menguasai tampilan depan internet — antarmuka yang memberi jawaban instan. Tapi Wikipedia tetap menjadi “dasar bangunan” bagi banyak model AI, termasuk Grokipedia.

Nestares menyimpulkan: “AI bisa menjadi pintunya. Tapi kebenaran tetap bergantung pada orang-orang yang mau memverifikasi.” Bahkan Vahdat mengatakan langsung bahwa Wikipedia tetap unggul karena strukturnya yang terbuka dan kepercayaan yang sudah dibangun selama dua dekade.

Dengan kata lain: Grokipedia cepat. Wikipedia dipercaya.
Dalam dunia informasi, kecepatan penting — tetapi kepercayaan adalah segalanya.