(Business Lounge Journal – News) Sebuah foto menggambarkan seorang penyelam asing yang menyentuh hiu putih nan besar dan menakutkan telah menyita perhatian para Netizens dan menjadi viral. Bagaimana tidak, terlihat jelas tiga orang penyelam yang berada pada sebuah kandang berterali besi berhadapan dengan seekor hiu putih yang menakutkan.
Tidak hanya itu, nampak jelas salah seorang penyelam menyentuh mulut ikan hiu dengan tangan kirinya setelah sebelumnya memancing si hewan pembunuh tersebut dengan menggunakan potongan daging sebagai umpannya.
Dmitry Vasyanovich (47 tahun), seorang penyelam asal Moskow memposting fotonya di Facebook. Foto tersebut diambilnya saat ia menyelam di Guadalupe Island, di lepas semenanjung Baja. Tempat ini memang populer bagi para penyelam yang mengikuti Guadalupe Great White Sharks untuk dapat melakukan penyelaman yang demikian menantang, yaitu ketika mereka menyelam dengan menggunakan kandang besi sehingga dapat melihat hewan-hewan liar yang berkeliaran di bawah laut.
Dalam website National Geographic, hal ini cukup dibahas oleh para ahli sebab sebenarnya peraturan menyelam di di Taman Meksiko Guadalupe ini mengharuskan penyelam untuk tetap berada dalam kandang setiap saat termasuk tidak boleh mengulurkan lengan dan kamera dari dalam. Juga memberi makan hiu, adalah hal yang dilarang.
Peraturan dibuat untuk dapat tetap melindungi para penyelam sehingga tidak mendapatkan risiko cidera yang serius atau bahkan kematian. Namun peraturan ini juga tidak hanya akan melindungi penyelam tetapi juga para hiu penghuni laut itu sendiri. Para ilmuwan mengatakan bahwa memberi makan hiu di dalam laut sama saja membentuk keadaan yang mengajarkan para hiu untuk mengasosiasikan manusia adalah makanan.
“Cepat atau lambat salah satu dari orang-orangitu akan kehilangan lengan, dan kemudian akan menimbulkan serangan hiu,” demikain dikatakan George Burgess, direktur program Florida untuk penelitian hiu di Florida Museum of Natural History, demikian seperti dilansir oleh National Geographic. Hal ini sebenarnya harus diterapkan pada semua binatang buas seperti beruang, buaya, atau hewan lain baik di darat maupun di air sebab dapat memberikan pengertian bahwa manusia identik dengan makanan.
Greg Stone, seorang ahli biologi laut dan executive vice president of Conservation International, mengatakan bahwa ia telah mengamati bagaimana hiu akan menjadi agresif setelah diberi makan. “Apakah mereka mendapatkan umpan atau tidak, jika Anda memberikan mereka aroma atau umpan Anda mengubah sistem alami mereka,” demikian dikatakan Stone.
Mantan National Geographic Digital Nomad Andrew Evans memiliki pendapatnya sendiri ketika ia berpendapat bahwa menyelam dalam sangkar hiu hanya mengokohkan paradigma bahwa Phiu adalah hewan pembunuh yang kejam. Padahal ia sedang berupaya untuk membuat konservasi untuk melestarikan hewan yang saat ini sedang menurun dengan sangat cepat (sejak tahun 1950, populasi hiu dunia telah menurun hingga 90%).
citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : Dmitry Vasyanovich

