(Business Lounge – Business Insight) Apple baru saja meluncurkan perangkat teranyarnya, sebuah arloji pintar yang disebut Apple Watch. Perangkat ini hadir pasca kepergian Steve Jobs pada tahun 2011 lalu. Diperkirakan Apple Watch akan menuai sukses besar di pasaran, hal ini terlihat dari jumlah pre-order yang cukup fantastis dengan menghabiskan semua persediaan awal hanya dalam tempo 30 menit. Lalu apakah Apple akan menyasar ke pasar lain? Seperti yang pernah diberitakan pada businesslounge.co mengenai kemungkinan Apple menjajaki bisnis mobil automatic. (Baca: Apple Jajaki Bisnis Mobil Automatic?).
Dilansir dari Fortune (14/4), beberapa analis memprediksi berbagai kemungkinan yang akan diambil oleh Apple untuk memperluas lini bisnisnya. Apakah perusahaan ini akan tetap stabil mengembangkan bisnis gadget yang sudah ada, atau apakah mereka juga akan menyasar dunia otomotif yang juga menawarkan keuntungan luar biasa di dalamnya.
Berikut beberapa alasan yang disampaikan oleh Bernstein Toni Sacconaghi terkait kemungkinan Apple menjajal bisnis automobile manufacturing :
1. Apple merupakan perusahaan yang mampu meraih penjualan mencapai angka lebih dari $1 triliun per tahun. Produk-produk besutan Apple cukup diminati di pasaran, khususnya untuk kalangan high-end.
2. Apple dikenal sebagai perusahaan yang selalu memproduksi perangkat premium. Seperti yang sering dikatakan, bahwa perangkat Apple memang dibuat tidak untuk dimiliki setiap orang, sehingga eksklusivitas dari setiap produk besutan Apple senantiasa terjaga.
3. Beberapa perusahaan otomotif harus berupaya keras untuk membuat anggaran biaya seketat mungkin. Sementara Apple memiliki sumber keuangan yang hampir tak terbatas. Bahkan untuk memasuki pasar otomotif pun Apple mampu membiayainya.
Jadi apakah Apple akan memproduksi mobil sendiri ?
Dari setiap inovasi yang dilakukan, sepertinya peluang untuk memasuki pasar otomotif akan menjadi pertimbangan bagi Apple. Namun perlu diperhatikan bahwa Apple merupakan perusahaan yang sangat sabar dalam membawa setiap produk-produknya ke pasaran.
Masih banyak tugas-tugas dari Apple yang harus dikembangkan dan sepertinya perusahaan akan konsentrasi terhadap produk-produk yang sudah ada, termasuk menciptakan teknologi di masa yang akan datang.
W.Lubis/VMN/BL/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Lidia Wulan

