“You can judge a man by his shoe”
-Anonymus
Pernah dengan ungkapan itu ? Ya, Sepatu adalah hal yang sangat esensial bagi pria. Sepertinya prinsip ini sangat “merasuk” ke dalam ideologi Swoonderland, suatu brand dress shoes lokal buatan dua maestro Ronald dan Krishna Pradana. Dimulai dari tahun 2007 ketika mereka berdua diundang ke acara wedding dan seperti layaknya acara resmi, semua undangan memakai dress shoes. Dari situ, timbulah ide bisnis.
“Waktu itu cuma ada dua pilihan kalau mau beli sepatu klasik. Beli yang merek luar atau beli produk dalam negeri yang mass-product.” ujar Krishna.
Ronald, yang berasal dari Malang dan Krishna yang berasal dari Surabaya, membeberkan kisah perjalanan bisnis mereka kepada businesslounge.co di 1/15 Coffee Gandaria. Bisnis yang mereka berdua tekuni ini mulai dipersiapkan sejak 2007 dan secara resmi dimulai pada 2011 dengan nama Swoonderland.
 
Derby Rogue and Double Monkstrap. Pictures from S.Woonderland Facebook ![]()
Tidak semudah yang dibayangkan, ternyata proses pembuatan sepatu klasik berbahan kulit bukanlah suatu proses yang singkat ataupun mudah.
“Kulit itu ada banyak sekali jenisnya. Dan mencari yang memenuhi standard juga tidak mudah. Sampai detik ini pun kami masih dalam tahap eksloprasi ”
Tidak memiliki latar belakang sebagai shoe-maker, Krishna dan Ronald belajar untuk mengerti proses membuat sepatu kulit. Mulai dari buku, internet sampai membedah sepatu buatan Eropa sudah mereka jalankan demi menciptakan brand sepatu klasik lokal yang berkualitas tinggi dan mampu bersaing dengan merek wahid dari luar negeri. Bekerja sama dengan pengrajin-pengrajin dalam negeri yang sudah berpengalaman, Krishna dan Ronald banyak mendapatkan pelajaran berharga dalam men-design sepatu mereka ini.
“Kami juga sering sharing dengan pengrajin-pengrajin kami. Jadi banyak istilah shoe-making yang mereka enggak ngerti di teks asing, dan kami sendiri juga belajar langsung dari pengalaman dan melihat langsung cara mereka bekerja” ujar Ronald
Black Derby. Picture from S.Woonderland Facebook
Brown Suede Tassel Loafers. Picture from S.Woonderland Facebook
Krishna sendiri menambahkan, bahwa para pengrajin pada awalnya meragukan design buatan mereka ditambah para pengrajin sudah lama terbiasa memproduksi sepatu secara mass-produce.
“Jadi ya kami saling belajar akhirnya” ujarnya sambil tertawa.
Mereka mulai mempromosikan produk mereka kepada masyarakat Indonesia melalui event Brightspot Market dan mulai menjual produk mereka di Otoko Fairground SCBD. Salah satu produk andalan mereka dari label premium S.Woonderland, The Black & Brown Beauty yaitu “Double Monk Straps” shoes, diberandol hampir tiga juta rupiah sepasang dan menerima respons yang baik dari masyarakat. Bahkan menurut Krishna, salah satu konsumen mereka pernah membeli empat pasang sekaligus.
“Setiap produk Swoonderland memiliki kualitas dikelasnya dan kami pun serius dalam membuatnya agar setiap produk kami memiliki karakter.” ujar Ronald.
![]()
Ketika ditanya apa rencana Swoonderland untuk masa mendatang, Krishna berujar bahwa mereka ingin agar produk-produk mereka mampu mengedukasi masyarakat Indonesia tentang nilai dari sepatu klasik
“Kita mau menunjukkan bahwa sepatu itu bukan cuma sekedar gaya atau besarnya modal. Tetapi juga ada nilai investasi dan karakter didalamnya”, ujarnya.



