(Business Lounge Journal – News and Insihgt)
Disney akhirnya mengakhiri spekulasi panjang soal suksesi kepemimpinan. Pada Selasa lalu, raksasa hiburan tersebut mengumumkan bahwa Josh D’Amaro akan menjadi CEO baru Walt Disney Company mulai Maret, menggantikan Bob Iger yang kini berusia 74 tahun.
Sejak Iger kembali memimpin Disney pada 2022, pasar dan industri terus mengamati siapa figur yang dianggap mampu menjaga warisan Disney sekaligus membawa perusahaan masuk ke fase pertumbuhan berikutnya. Pilihan jatuh pada sosok internal yang sangat memahami “mesin uang” Disney: taman hiburan dan pengalaman langsung ke konsumen.
Dalam pernyataannya, Bob Iger menyebut D’Amaro sebagai pemimpin yang tepat untuk posisi tersebut. Ia menilai D’Amaro memiliki pemahaman intuitif terhadap merek Disney, tahu apa yang beresonansi dengan audiens, dan mampu menggabungkan kreativitas dengan disiplin operasional untuk mengeksekusi proyek-proyek besar. “Kemampuannya memadukan kreativitas dengan keunggulan operasional adalah contoh yang luar biasa,” ujar Iger.
Pengalaman Terakhir: Otak di Balik Disney Parks
Sebelum ditunjuk sebagai CEO, D’Amaro menjabat sebagai Chairman of Disney Experiences sejak 2020 — unit yang menaungi seluruh bisnis taman hiburan Disney. Di bawah kepemimpinannya, ia mengawasi taman hiburan di Florida, California, Prancis, Shanghai, Hong Kong, dan Tokyo, dengan total sekitar 185.000 karyawan.
Ia juga memimpin pembangunan taman hiburan baru Disney di Abu Dhabi, hasil kerja sama dengan Miral, perusahaan hiburan berbasis Uni Emirat Arab. D’Amaro menyebut proyek ini sebagai destinasi paling maju dan interaktif dalam portofolio Disney, menegaskan fokus perusahaan pada pengalaman fisik yang dipadukan dengan teknologi.
D’Amaro merupakan lulusan Georgetown University dengan gelar administrasi bisnis. Karier profesionalnya dimulai di The Gillette Company di Boston, sebelum akhirnya bergabung dengan Disney pada 1998 sebagai senior business planner di Disneyland Resort.
Selama lebih dari dua dekade, ia berkeliling di berbagai posisi strategis, mayoritas di sektor taman hiburan. Ia pernah menjabat sebagai wakil presiden keuangan global licensing di divisi Consumer Products, wakil presiden Animal Kingdom Park, hingga memimpin sistem transportasi resort Disney.
Pada 2018, D’Amaro diangkat menjadi President of Disneyland Resort, sebelum akhirnya dipercaya memimpin seluruh unit Disney Experiences — posisi yang memperkuat reputasinya sebagai operator ulung dengan pemahaman mendalam terhadap pengalaman pelanggan.
Di Luar Disney
Di luar perusahaan, D’Amaro juga aktif di berbagai organisasi. Ia menjadi anggota National Board of Directors Make-A-Wish America serta tergabung dalam United States Travel Association Leadership Roundtable, mencerminkan perannya yang kuat di industri pariwisata dan hiburan global.
Apa Artinya bagi Disney?
Dengan menunjuk D’Amaro, Disney mengirim sinyal jelas ke pasar: masa depan perusahaan masih sangat bertumpu pada pengalaman langsung, taman hiburan, dan kekuatan merek global, bukan semata konten atau streaming. Ini adalah pilihan CEO yang lahir dari operasi lapangan, bukan hanya ruang rapat.
Tantangan ke depan tetap besar — dari persaingan streaming hingga tekanan biaya dan ekspektasi investor. Namun satu hal jelas: Disney kini dipimpin oleh orang yang tumbuh bersama bisnisnya, memahami detail operasional, dan tahu persis bagaimana “keajaiban Disney” dijual, dijalankan, dan diskalakan.

