(Business Lounge – Global News) Walmart mempercepat langkahnya di bidang pengantaran udara dengan memperluas layanan drone ke ratusan toko di Amerika Serikat, sebuah strategi yang menunjukkan bagaimana raksasa ritel itu ingin mengubah logistik jarak dekat menjadi keunggulan kompetitif baru. Perusahaan mengatakan akan menawarkan pengiriman dengan drone di sekitar 270 gerai pada akhir tahun depan, memperluas jangkauan dari proyek percontohan yang selama ini hanya mencakup sebagian kecil jaringan tokonya.
Menurut The Wall Street Journal, ekspansi ini mencerminkan keyakinan Walmart bahwa pengiriman supercepat akan menjadi faktor pembeda utama di era e-commerce yang semakin kompetitif. Dengan ribuan toko yang berfungsi sebagai pusat distribusi mini, Walmart berada dalam posisi unik untuk mengintegrasikan teknologi drone ke dalam operasi sehari-hari. Pengantaran lewat udara memungkinkan pesanan kecil, seperti kebutuhan rumah tangga atau obat-obatan, tiba dalam hitungan menit, bukan jam.
Bloomberg mencatat bahwa Walmart telah bekerja sama dengan sejumlah penyedia teknologi drone untuk membangun jaringan ini, memanfaatkan regulasi penerbangan yang semakin akomodatif terhadap uji coba komersial. Bagi perusahaan, investasi ini bukan sekadar soal kecepatan, tetapi juga efisiensi biaya jangka panjang. Pengiriman drone berpotensi mengurangi kebutuhan tenaga kerja dan kendaraan untuk pesanan jarak pendek, segmen yang sering kali paling mahal dalam rantai logistik ritel.
Langkah Walmart juga memperkuat persaingan dengan Amazon dan peritel digital lain yang berlomba menawarkan pengiriman instan. Financial Times menilai bahwa dengan memanfaatkan kedekatan fisik tokonya dengan konsumen, Walmart dapat menyaingi bahkan melampaui pemain e-commerce murni dalam hal kecepatan dan biaya pengiriman. Strategi ini memadukan kekuatan ritel tradisional dengan teknologi logistik mutakhir.
Meski prospeknya menarik, pengiriman drone tetap menghadapi tantangan. Regulasi keselamatan, cuaca, serta keterbatasan kapasitas muatan berarti teknologi ini paling cocok untuk paket ringan dan jarak pendek. Namun Reuters mencatat bahwa seiring kemajuan teknologi dan meningkatnya penerimaan publik, batasan-batasan tersebut perlahan berkurang, membuka ruang bagi skala operasi yang lebih besar.
Bagi Walmart, perluasan ke 270 toko menandai tahap baru dalam eksperimen yang kini mulai bergerak ke fase komersial. Jika berhasil, jaringan drone ini dapat menjadi fondasi layanan pengantaran generasi berikutnya, memperkuat loyalitas pelanggan dan menekan biaya logistik. Di tengah perang ritel yang semakin ditentukan oleh kecepatan dan kenyamanan, Walmart tampaknya bertekad untuk tidak hanya mengikuti, tetapi juga memimpin dari udara.

