(Business Lounge – Global News) Schneider Electric mengumumkan perluasan target pendapatan jangka menengah dan rencana ambisius untuk menjalankan program pembelian kembali saham yang nilainya bisa mencapai sekitar 4,09 miliar dolar hingga tahun 2030. Pengumuman ini mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap prospek pertumbuhan bisnisnya, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan teknologi elektrifikasi, otomatisasi industri, dan manajemen energi di berbagai sektor global. Dengan permintaan yang terus bergeser menuju solusi rendah karbon dan sistem kelistrikan canggih, Schneider Electric memanfaatkan momentum transisi energi dan digitalisasi sebagai pendorong utama ekspansi pendapatannya.
Manajemen Schneider Electric menjelaskan bahwa target pendapatan baru ini akan ditopang oleh peningkatan penjualan di segmen gedung pintar, pusat data, pabrik otomatis, serta infrastruktur energi yang semakin modern. Banyak negara dan perusahaan besar tengah mempercepat investasi untuk mengurangi emisi, meningkatkan efisiensi energi, dan memperkuat ketahanan sistem kelistrikan mereka. Dalam konteks ini, portofolio Schneider Electric—yang mencakup peralatan kelistrikan cerdas, software manajemen energi, dan solusi otomasi terintegrasi—menghadapi lonjakan permintaan struktural. Perusahaan juga memperkuat jaringan produksi dan pasokan globalnya untuk memastikan kapasitas memadai menghadapi peningkatan kebutuhan tersebut.
Selain memperluas target pendapatan, keputusan Schneider Electric meluncurkan program buyback bernilai besar menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan yakin terhadap fundamental keuangannya. Dengan arus kas yang stabil dan pertumbuhan pendapatan yang konsisten, perusahaan ingin mengembalikan nilai lebih besar kepada pemegang saham. Buyback dalam jangka panjang turut berfungsi sebagai strategi menjaga efisiensi struktur modal, serta menunjukkan keyakinan bahwa saham perusahaan saat ini berada pada valuasi menarik. Rencana buyback hingga 2030 memberi fleksibilitas cukup besar bagi manajemen untuk mengeksekusi pembelian saham sesuai kondisi pasar dan arus kas.
Di sisi operasional, Schneider Electric juga sedang mempercepat investasi pada software dan teknologi digital yang menjadi elemen penting dalam diferensiasi produk mereka. Integrasi perangkat keras dan software—mulai dari sistem distribusi tenaga listrik hingga solusi pemantauan real-time—membantu perusahaan memperkuat ekosistem layanan yang lebih menguntungkan. Produk digital biasanya memberikan margin lebih tinggi dan loyalitas pelanggan lebih besar, sehingga memperkuat kualitas pendapatan berulang perusahaan. Strategi ini sejalan dengan ambisi jangka panjang Schneider Electric untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin global di bidang elektrifikasi, otomatisasi, dan digitalisasi energi.
Dengan target pendapatan yang diperluas dan program buyback besar yang dirancang untuk memberikan nilai tambah kepada investor, Schneider Electric memasuki fase pertumbuhan yang lebih terstruktur dan agresif. Permintaan global terhadap solusi energi cerdas yang lebih efisien diperkirakan terus meningkat, dan perusahaan tampaknya berada di jalur yang tepat untuk menangkap peluang tersebut. Kombinasi kekuatan portofolio teknologi, disiplin keuangan, dan visi jangka panjang menjadikan Schneider Electric sebagai salah satu pemain dengan posisi paling solid dalam lanskap energi dan industri global yang tengah berubah cepat.

