Sinclair Broadcast Group

Sinclair Ajukan Proposal Merger Dengan Tegna

(Business Lounge – Global News) Sinclair Broadcast Group, salah satu pemilik stasiun televisi terbesar di Amerika Serikat, mengajukan proposal merger dengan Tegna, perusahaan media yang memiliki dan mengoperasikan lebih dari 60 stasiun televisi lokal di berbagai kota besar. Langkah ini berpotensi mengubah lanskap industri penyiaran televisi lokal di AS yang saat ini menghadapi tekanan besar dari pergeseran audiens ke layanan streaming digital.

Menurut laporan The Wall Street Journal, upaya Sinclair masuk ke dalam proses merger ini datang di tengah kabar bahwa Nexstar Media Group, yang sudah lama menjadi pemain dominan dalam kepemilikan stasiun televisi lokal, juga tengah melakukan pembicaraan serius untuk mengakuisisi Tegna. Persaingan antara Sinclair dan Nexstar menunjukkan betapa strategisnya aset Tegna di pasar media lokal, terutama karena portofolionya mencakup pasar dengan populasi besar dan potensi pendapatan iklan yang signifikan.

Bloomberg menyoroti bahwa akuisisi Tegna akan memperkuat posisi tawar perusahaan penyiaran terhadap distributor kabel dan satelit, sekaligus memberikan jangkauan audiens yang lebih luas untuk bernegosiasi dengan pengiklan. Sinclair sendiri sudah memiliki lebih dari 180 stasiun televisi di seluruh Amerika, sehingga merger ini berpotensi menciptakan entitas media dengan skala yang sangat besar dan pengaruh signifikan dalam penyiaran nasional.

Namun, seperti dicatat Reuters, kesepakatan semacam ini hampir pasti akan menghadapi tinjauan ketat dari regulator, termasuk Federal Communications Commission (FCC) dan Departemen Kehakiman AS. Regulasi kepemilikan media di Amerika membatasi jumlah pemirsa nasional yang bisa dijangkau oleh satu perusahaan untuk menjaga keragaman suara dan menghindari konsentrasi kekuasaan media yang berlebihan. Sinclair sendiri sudah pernah menghadapi kontroversi serupa pada tahun-tahun sebelumnya ketika mencoba memperluas kepemilikan stasiun.

Di sisi lain, Tegna yang kini menjadi rebutan antara Sinclair dan Nexstar, berada pada posisi strategis untuk meningkatkan valuasinya. Menurut Financial Times, minat dari dua pemain besar sekaligus dapat memicu perang penawaran (bidding war) yang menguntungkan pemegang saham Tegna.

Jika merger berhasil, ini tidak hanya akan menciptakan perusahaan penyiaran lokal terbesar di Amerika Serikat, tetapi juga mengubah keseimbangan kekuatan dalam industri yang tengah berjuang menghadapi penurunan pendapatan iklan tradisional dan migrasi penonton ke platform streaming. Bagi Sinclair maupun Nexstar, akuisisi Tegna bisa menjadi langkah penting untuk memperkuat pijakan di era media yang semakin terfragmentasi.