Teluk Bima Lautan di Kelilingi Pegunungan

(Business Lounge – Inspiration) – Tiba tiba Kru Pesawat Bekata bahwa sesaat lagi Pesawat akan mendarat di Bandar udara Sallahudin Bima. Menjelang Pendaratan terlihat hamparan perbukitan yang indah di kelilingi teluk atau lautan.

Pendaratan berlangsung mulus dan dengan pesawat yang berganti di Surabaya dengan pesawat yang bebadan lebih kecil perjalannan penerbangan hanya sekitar 40 menit.

Pesawat berbadan kecil ini sedikit menyiksa para penumpang  bule bule,mau masuk saja kepala mereka hampir tersangkut dilorong pintu. Tapi mereka terlihat antusias sekali,dari postur tubuh mereka atletis. Dengan keiginan tahuan saya sapa menanyakan tujuan mereka, Mereka menyebutkan akan surfing di Lakey.

Salah satu obyek yang sangat menarik adalah Pantai Lakey yang memiliki ombak “kelas dunia” untuk berselancar dan setiap tahun dilaksanakan kejuaraan selancar internasional.

Saya lemparkan senyum dan diapun membalas,namanya Mike asalnya dari Italy .

Bandar Udara ini tampak bersih, kami menunggu loading barang dan banyak sekali orang Bule yang memang sudah siap dengan papan selancarnya yang besar besar.

Mereka dijemput dan dengan mobil carteran menuju Pantai Lakey, saya juga sempat bertanya biayanya sekitar 350 ribu sampai 500 ribu

Perjalanan dari Bandara ke Kota Bima merupakan perjalanan yang indah karena Sepanjang perjalanan akan bertemu dengan view yang beragam dan semuanya indah Mulai dari Tambak Bandeng dan penjajanya menawarkan sampai kejendela mobil kita kemudian akan menemukan ladang garam, para petani garam yang sedang mengatur debit air dan memeriksa kincir angin.

Bahkan pematang sawah yang hijau juga tampak,dan yang paling tidak terlupakan ribuan bangau melintas seperti belalang dari balik bukit bukit teluk Bima.
Bima 02

Pemandangan yang sangat indah

Kawasan Wisata Teluk Bima dan sekitarnya, Luas : 201 Ha.
Di kawasan wisata Teluk Bima terdapat beberapa obyek yang menarik seperti: Pantai Lawata, Pantai Ule, Pulau Kambing, Wadu Pa’a. Di sepanjang pantai berpasir putih dengan ombak yang tenang dan dikelilingi oleh perbukitan yang indah. Kawasan tersebut sangat cocok untuk dikembangkan sebagai obyek wisata bahari.

Bima 03

Jangan heran di pinggir jalan kita akan sering bertemu dengan kuda tunggang, bahkan mereka membawa kuda kuda itu untuk mandi dan dibersihkan di teluk Bima.

Satu pemandangan yang sangat indah dengan kesan yang mendalam,bahwa Pariwisata di Bima sebenarnya sangat mungkin dikembangkan,tapi selintas kurang maksimal,tidak adanya tempat teduhan membuat kami menikmati keindahan teluk dari dalam mobil dan tidak adanya rest area yang memadai yang seharusnya sangat perlu untuk disediakan.

(DO/IC/bl-bd)

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x