Nordex

Nordex Melonjak 16% Usai Laba Lampaui Ekspektasi, Incar Ekspansi AS

(Business Lounge – Global News) Saham Nordex melonjak sekitar 16% setelah produsen turbin angin asal Jerman itu melaporkan kinerja laba yang melampaui ekspektasi pasar. Perusahaan juga mengisyaratkan potensi ekspansi lebih lanjut di Amerika Serikat, didorong oleh lonjakan kebutuhan energi yang terkait dengan pertumbuhan pusat data berbasis kecerdasan buatan.

Nordex menyatakan bahwa peningkatan permintaan listrik di Amerika Utara, khususnya akibat ekspansi data center yang didorong oleh AI, akan menjadi katalis penting bagi momentum permintaan turbin angin. Lonjakan investasi pada infrastruktur komputasi—termasuk fasilitas hyperscale—membutuhkan pasokan listrik dalam jumlah besar dan stabil, sehingga memperkuat prospek energi terbarukan sebagai bagian dari bauran energi jangka panjang.

Kinerja keuangan terbaru perusahaan menunjukkan perbaikan margin dan disiplin biaya yang lebih baik, setelah beberapa tahun industri turbin angin menghadapi tekanan akibat kenaikan harga bahan baku dan gangguan rantai pasok. Dengan hasil yang melampaui perkiraan analis, kepercayaan investor terhadap kemampuan Nordex dalam mengelola volatilitas biaya dan mengeksekusi proyek kembali menguat.

Manajemen Nordex juga menyoroti peluang di pasar AS, yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan signifikan dalam proyek energi angin darat (onshore). Selain faktor permintaan dari data center, kebijakan insentif energi bersih dan kebutuhan dekarbonisasi industri turut menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi investasi turbin angin.

Meski demikian, perusahaan tetap berhati-hati terhadap tantangan seperti ketidakpastian regulasi, dinamika harga listrik, serta persaingan ketat dari produsen global lainnya. Fokus pada efisiensi produksi, penguatan rantai pasok lokal, dan selektivitas dalam memilih proyek menjadi bagian dari strategi untuk menjaga profitabilitas.

Lonjakan saham mencerminkan optimisme pasar bahwa Nordex tidak hanya berhasil memperbaiki kinerja operasionalnya, tetapi juga berada pada posisi yang tepat untuk menangkap peluang struktural dari transformasi digital dan transisi energi. Jika ekspansi di Amerika Utara terealisasi sesuai rencana, perusahaan berpotensi memperluas pangsa pasar sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjangnya.