Bouygues

Raksasa Telekomunikasi Prancis Bahas Akuisisi Altice

(Business Lounge – Global News) Industri telekomunikasi Prancis kembali memanas setelah kabar muncul bahwa Bouygues, Orange, dan Iliad tengah melakukan pembicaraan dengan Altice terkait potensi kesepakatan besar di sektor telekomunikasi. Ketiga perusahaan tersebut dikabarkan menjajaki kemungkinan pengambilalihan sebagian atau seluruh aset Altice di Prancis, meski hingga kini belum ada kejelasan mengenai cakupan transaksi maupun pembagian nilai di antara para calon pembeli.

Altice, yang dikendalikan oleh miliarder Patrick Drahi, selama bertahun-tahun menjadi salah satu pemain utama di pasar telekomunikasi Prancis melalui operator SFR. Namun tekanan utang yang besar dan kebutuhan restrukturisasi keuangan membuat perusahaan ini semakin terbuka terhadap opsi penjualan aset. Menurut laporan Bloomberg, pembicaraan dengan Bouygues, Orange, dan Iliad masih berada pada tahap awal dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung hasil negosiasi serta sikap regulator.

Jika kesepakatan ini terwujud, maka akan menjadi salah satu transaksi terbesar di sektor telekomunikasi Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Pasar Prancis sendiri dikenal sangat kompetitif, dengan empat pemain utama yang terus bersaing dalam harga, kualitas jaringan, dan layanan digital. Masuknya skenario konsolidasi besar berpotensi mengubah peta persaingan secara signifikan.

Bouygues dan Orange bukanlah pemain baru dalam wacana konsolidasi. Keduanya pernah terlibat dalam diskusi serupa di masa lalu, meski selalu terbentur persoalan regulasi dan kekhawatiran akan berkurangnya persaingan. Iliad, yang dikenal sebagai operator agresif dengan strategi harga rendah, juga memiliki kepentingan besar untuk memperkuat posisinya di pasar domestik. Keterlibatan tiga perusahaan sekaligus menunjukkan bahwa aset Altice dianggap terlalu besar untuk ditangani satu pihak saja, baik dari sisi pendanaan maupun implikasi regulasi.

Altice sendiri berada dalam tekanan finansial yang cukup berat. Grup ini menanggung utang puluhan miliar euro, hasil dari ekspansi agresif di masa lalu. Dalam beberapa tahun terakhir, Patrick Drahi telah menjual sejumlah aset non-inti untuk memperbaiki neraca keuangan. Penjualan unit telekomunikasi di Prancis menjadi salah satu opsi paling strategis, mengingat nilainya yang besar dan daya tarik pasarnya, seperti dicatat Reuters.

Namun, jalan menuju kesepakatan tidak akan mudah. Pemerintah Prancis dan otoritas persaingan usaha diperkirakan akan mencermati transaksi ini dengan sangat ketat. Konsolidasi yang terlalu besar dikhawatirkan dapat mengurangi persaingan, mendorong kenaikan tarif, dan menurunkan kualitas layanan bagi konsumen. Dalam beberapa tahun terakhir, regulator Eropa memang cenderung berhati-hati terhadap merger berskala besar di sektor telekomunikasi.

Belum jelas bagaimana pembagian aset akan dilakukan jika kesepakatan tercapai. Sumber-sumber industri menyebutkan bahwa masing-masing perusahaan kemungkinan hanya akan mengambil sebagian bisnis Altice, baik dalam bentuk jaringan, pelanggan, maupun spektrum. Skema ini dinilai lebih realistis dibandingkan akuisisi penuh oleh satu entitas, yang hampir pasti akan ditolak regulator, menurut analisis Financial Times.

Bagi Bouygues, kesepakatan ini berpotensi memperkuat posisi Bouygues Telecom di pasar domestik, terutama dalam hal infrastruktur jaringan. Orange, sebagai operator terbesar di Prancis, kemungkinan tertarik pada penguatan basis pelanggan dan efisiensi operasional. Sementara itu, Iliad dapat memanfaatkan peluang ini untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan daya saingnya di segmen menengah ke bawah.

Dari sudut pandang industri, potensi transaksi ini mencerminkan tekanan struktural yang sedang dihadapi sektor telekomunikasi Eropa. Kebutuhan investasi besar untuk jaringan 5G dan fiber optik, di tengah pertumbuhan pendapatan yang relatif lambat, membuat banyak operator mencari skala ekonomi yang lebih besar. Konsolidasi dipandang sebagai salah satu cara untuk menjaga profitabilitas jangka panjang.

Meski demikian, ketidakpastian masih sangat tinggi. Hingga kini, tidak ada rincian resmi mengenai valuasi Altice, skema pembiayaan, maupun jadwal penyelesaian transaksi. Semua pihak yang terlibat juga masih enggan memberikan komentar terbuka, menandakan sensitifnya pembicaraan yang sedang berlangsung.

Jika kesepakatan ini benar-benar terwujud, dampaknya tidak hanya akan terasa di Prancis, tetapi juga di seluruh pasar telekomunikasi Eropa. Konsolidasi besar semacam ini bisa menjadi preseden bagi negara lain yang menghadapi tantangan serupa. Bagi Altice, langkah ini bisa menjadi titik balik untuk keluar dari tekanan finansial berkepanjangan. Bagi Bouygues, Orange, dan Iliad, ini adalah pertaruhan besar demi mengamankan posisi di masa depan industri yang semakin kompetitif, sebagaimana banyak disorot oleh Bloomberg dan Reuters.