(Business Lounge – Global News) FedEx Corp. resmi menetapkan struktur pembiayaan serta susunan dewan direksi untuk rencana pemisahan (spin off) unit bisnis angkutan barangnya, FedEx Freight. Langkah ini menandai fase penting dalam strategi restrukturisasi perusahaan, yang bertujuan membuka nilai bisnis sekaligus meningkatkan fokus operasional masing-masing entitas.
Menurut laporan media internasional, FedEx menyatakan bahwa FedEx Freight akan memiliki struktur keuangan yang mandiri setelah pemisahan, dengan neraca yang dirancang cukup kuat untuk mendukung ekspansi dan kebutuhan operasional jangka panjang. Perusahaan juga telah menunjuk jajaran dewan direksi yang akan mengawasi perusahaan baru tersebut, dengan kombinasi eksekutif internal dan figur independen yang berpengalaman di sektor logistik dan transportasi.
Spin-off ini mencerminkan upaya FedEx untuk menyederhanakan bisnisnya dan memberi fleksibilitas lebih besar bagi FedEx Freight dalam mengambil keputusan strategis, termasuk investasi armada, ekspansi jaringan, dan penentuan strategi harga. Selama ini, unit angkutan barang tersebut dikenal sebagai salah satu penyumbang pendapatan yang stabil, terutama dari segmen pengiriman LTL (less-than-truckload) di Amerika Utara.
Dalam pernyataannya, manajemen FedEx menilai bahwa pemisahan ini akan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, karena masing-masing entitas dapat lebih fokus pada karakteristik pasar dan strategi pertumbuhannya sendiri. Investor selama ini menilai bisnis logistik ekspres dan bisnis angkutan barang memiliki dinamika yang berbeda, baik dari sisi margin, kebutuhan modal, maupun siklus permintaan.
Penetapan struktur pembiayaan juga menjadi sinyal bahwa FedEx ingin memastikan transisi berjalan mulus tanpa membebani neraca induk maupun perusahaan hasil spin-off. Dengan struktur modal yang disesuaikan, FedEx Freight diharapkan mampu menjaga fleksibilitas keuangan sekaligus mempertahankan peringkat kredit yang sehat.
Langkah ini sejalan dengan tren di industri logistik global, di mana perusahaan besar semakin memilih untuk memisahkan unit usaha dengan karakter bisnis berbeda guna meningkatkan transparansi kinerja dan daya tarik bagi investor. Dalam beberapa tahun terakhir, strategi serupa telah ditempuh oleh sejumlah perusahaan transportasi dan logistik besar di Amerika Serikat.
Dengan penetapan pembiayaan dan dewan direksi ini, FedEx semakin dekat merealisasikan pemisahan FedEx Freight, yang diperkirakan akan menjadi salah satu spin-off terbesar di sektor logistik dalam beberapa tahun terakhir. Pasar kini menanti bagaimana kinerja masing-masing entitas setelah berdiri sendiri, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika permintaan pengiriman barang.

