Mengapa Riset Operasi Penting? (Bagian 3)

(Businesslounge Journal-Operation Management)

Optimalisasi

Optimalisasi adalah praktik untuk menemukan solusi ideal atas suatu masalah berdasarkan informasi dan faktor yang tersedia. Metode maksimisasi dan minimisasi digunakan dalam optimalisasi untuk mendefinisikan berbagai faktor dan memahami apa yang memengaruhi hasil keputusan. Kendala (constraints) mendukung optimalisasi agar tetap berada dalam batas hukum dan etika, misalnya memastikan faktor tenaga kerja sesuai dengan peraturan dan tidak memberatkan lingkungan kerja. Hasil optimalisasi biasanya berupa satu hasil optimal yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan organisasi.

Statistik

Statistik dan algoritma merupakan praktik matematika yang digunakan untuk menganalisis berbagai faktor dan menghasilkan hasil tertentu. Algoritma ini, seperti algoritma optimalisasi, memberikan jawaban langsung atas permasalahan dalam bentuk nilai minimum maupun maksimum. Statistik juga mengkuantifikasi elemen permasalahan lainnya, seperti menentukan biaya paling rendah yang wajar untuk merekrut staf pada usaha baru atau unit manufaktur.

Kegunaan riset operasi

Riset operasi merupakan alat yang membantu dalam berbagai situasi pengambilan keputusan. Sebagai contoh, organisasi dapat menggunakan riset operasi untuk menentukan solusi optimal atas masalah penjadwalan staf dan material di tempat kerja. Beberapa kegunaan umum riset operasi antara lain:

Manajemen waktu dan penjadwalan

Riset operasi menyediakan cara efektif untuk menggabungkan berbagai faktor dan menyelesaikan masalah penjadwalan secara optimal. Misalnya, organisasi yang ingin menyusun jadwal bulan depan dapat menggunakan OR untuk menganalisis jam kerja tenaga kerja, kompleksitas produksi, dan kebutuhan material guna meningkatkan produktivitas pada tahap manufaktur berikutnya. Dengan mengoptimalkan penjadwalan, organisasi dapat mengurangi pemborosan dan menghemat waktu pengiriman.

Perencanaan sumber daya

Perencanaan sumber daya, termasuk pengadaannya, sangat diuntungkan dengan penggunaan riset operasi. Rumus ini memberikan gambaran mengenai sumber daya yang dibutuhkan untuk suatu proyek tertentu, sehingga memungkinkan pengadaan yang optimal tanpa pemborosan maupun kekurangan. Sebagai contoh, organisasi yang merencanakan proyek pengembangan TI skala besar dapat menggunakan OR untuk menentukan kebutuhan tenaga kerja secara tepat, sehingga merekrut jumlah spesialis yang sesuai untuk mengoptimalkan proses.

Manajemen risiko

Manajemen risiko berlaku di hampir semua industri sebagai tantangan dalam menjaga standar hukum sekaligus mengoptimalkan alur kerja. Misalnya, penggunaan kendala dalam perencanaan operasi yang berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, dan kepatuhan membantu memastikan proyek berjalan secara legal dan optimal. Dengan melibatkan OR dalam manajemen risiko, organisasi dapat menjaga tingkat risiko tetap minimal sambil tetap memaksimalkan output.

Penetapan harga

Penetapan harga produk yang dijual merupakan pertimbangan penting bagi manajemen dan pemangku kepentingan. Riset operasi mengidentifikasi faktor biaya produksi dan tenaga kerja untuk suatu produk berdasarkan waktu, sumber daya, dan investasi lainnya. Dengan menggunakan OR, manajemen dapat menetapkan harga produk secara optimal di pasar, dengan mempertimbangkan kendala harga produk sejenis agar potensi penjualan dapat dimaksimalkan.

Perancangan alur kerja

Dalam lingkungan manufaktur dan pengembangan, perancangan alur kerja merupakan alat yang sangat efektif untuk mengoptimalkan produktivitas tempat kerja dan kelancaran aliran produk dari produksi hingga pengiriman. Riset operasi menyediakan cara untuk mengidentifikasi tata letak paling optimal untuk tujuan tertentu. Sebagai contoh, tata letak pabrik yang paling efisien dapat dihitung dengan mempertimbangkan faktor jarak dan pemborosan waktu.