(Businesslounge Journal-General Management)
Tinjau empat alat berikut yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan efektivitas strategi perencanaan kapasitas:
Kerangka kerja organisasi
Para profesional menggunakan kerangka kerja organisasi untuk menyusun proyek, jadwal, anggaran, dan alur kerja tim. Metode seperti manajemen produksi yang tangkas dapat membantu mengatur tim produksi, memantau sumber daya, dan mengurangi pengeluaran yang tidak efisien. Menyusun proyek selama evaluasi kapasitas dapat membantu perusahaan menentukan penyesuaian yang harus dilakukan untuk meningkatkan hasil yang menguntungkan.
Analisis kinerja
Analisis meningkatkan daya saing perusahaan dalam industri dengan memungkinkan perusahaan untuk memprediksi dan merencanakan permintaan, penjualan, dan operasi di masa mendatang. Perusahaan memantau analisis kinerja untuk mengukur produktivitas, alokasi sumber daya, kemampuan finansial, dan efisiensi operasional. Analisis ini memberikan informasi kuantitatif yang dapat digunakan perusahaan untuk menghitung variabel seperti biaya dan jam kerja. Perangkat lunak khusus dapat mengukur analisis kapasitas, dan para profesional menggunakan data ini untuk mendukung pengambilan keputusan dan hasil bisnis.
Perangkat lunak pelacakan
Para profesional menggunakan perangkat lunak untuk melacak aktivitas di bidang keuangan, penjualan, dan hubungan pelanggan. Perencanaan kapasitas mempertimbangkan permintaan konsumen dan ekonomi. Perusahaan dapat menggunakan perangkat lunak untuk melacak fluktuasi penjualan, pendapatan, dan laba. Perangkat lunak pelacakan juga dapat mengelola kontrak pemasok untuk memastikan personel produksi terus memenuhi permintaan.
Platform penjadwalan
Alat penjadwalan memungkinkan perusahaan untuk memantau jam kerja, tenggat waktu produksi, dan tanggal pengiriman material produksi. Perangkat lunak ini mendukung tujuan organisasi dan kebutuhan departemen untuk memenuhi jadwal produksi. Kemajuan dalam program penjadwalan memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan manajemen waktu organisasi.
Cara membuat strategi perencanaan kapasitas
Pertimbangkan untuk mengikuti tujuh langkah berikut saat membuat strategi:
1. Ukur cakupannya
Identifikasi seberapa luas proses produksi sebelum memulai proses perencanaan strategis. Anda dapat menentukan sumber daya yang dibutuhkan perusahaan untuk menyelesaikan proses tersebut. Mengukur cakupan memungkinkan Anda untuk merencanakan dan mengalokasikan sumber daya yang cukup secara akurat untuk memastikan strategi tersebut berhasil. Terkait: Cakupan proyek: definisi, kepentingan, dan cara mengembangkannya
2. Tinjau kapasitas saat ini
Mengevaluasi kapasitas saat ini melibatkan peninjauan pekerjaan tim dan mengidentifikasi apa yang belum selesai. Meninjau kapasitas saat ini secara berkala memungkinkan Anda menentukan tahap proses perencanaan yang sedang Anda jalani dan berapa banyak sumber daya yang tersedia. Anda juga dapat menjadwalkan interupsi rutin untuk melihat bagaimana interupsi tersebut memengaruhi produksi.
3. Gunakan platform pelacakan terpusat
Menggunakan platform pelacakan terpusat untuk memantau kemajuan akan memperlancar proses perencanaan kapasitas. Melalui platform terpusat, manajer dapat menerima informasi sumber daya secara real-time dan tetap mengikuti perkembangan proses perencanaan. Anda dapat memperoleh manfaat dari pelatihan untuk memahami dan menggunakan platform ini secara efektif.
(Bersambung ke Artikel Selanjutnya)

