(Business Lounge – Business Today) Saat ini bisa dikatakan bahwa Asia Tenggara menjadi lokasi utama bagi para pembuat aplikasi pesan untuk berebut pelanggan. Data dari Nielsen menunjukkan bahwa hampir setengah pemakai telepon seluler di Thailand memakai smartphone, sedangkan Indonesia sekitar 23% dan Filipina sekitar 15 %. Untuk Tiongkok memliki penetrasi bisa sampai 71%.
Dari hasil survei On Device Research pada tahun lalu juga ditemukan bahwa para pengguna smartphone di Indonesia memiliki 4,2 aplikasi berbagi pesan, jumlah tersebut dua kali lebih banyak daripada pengguna smartphone di Amerika Serikat.
Di Asia Tenggara persaingan semakin memanas. Terlebih lagi jika aplikasi yang tersedia gratis maka pengguna reguler akan membeli lagi layanan tambahan seperti game, stiker atau gambar gambar kartun pada saat saling mengirimlan pesan.
Untuk saat ini WhatsApp masih menjadi aplikasi yang terbanyak di dunia dengan jumlah pengguna aktif 500 juta an per bulan. Dengan adanya persaingan yang semakin ketat dengan aplikasi lain yang memberikan hal hal yang baru maka WhatsApp berjuang untuk mendapatkan momentum yang tepat di beberapa negara di Asia Tenggara.
Line merupakan salah satu kompetitor dengan pengguna terdaftar saat ini, mencapai 450 juta. Sekitar 27 juta penggunanya berasal dari Thailand dan 20 juta lagi adalah orang Indonesia. Bagi para pengguna yang Muslim, Line menawarkan stiker khusus dengan karakter tertentu, khususnya selama Ramadan nanti.
WeChat juga saat ini sedang berfokus pada promosi yang bertujuan untuk menarik para pengguna aktif lainnya, salah satu caranya adalah Anda dapat membeli minuman Chatime dengan harga rabat dan menjadi sponsor bagi program seperti Indonesian Idol dan pertunjukan adu joget. Jumlah penggunanya sudah mencapai 396 juta per bulan dan penerimaannya berkisar antara US D 32 juta sampai USD 48 juta. Untuk Malaysia saat ini paling banyak pengguna yang memakai WeChat dan merupakan salah satu aplikasi pesan juga yang terkenal di Indonesia, Vietnam dan Filipina.
Bagi Indonesia sendiri BlackBerry Messenger masih menjadi yang paling digemari sekalipun para penggunanya sudah mulai beralih pada aplikasi yang lain. BlackBerry Messenger saat ini masih dipakai oleh sekitar 85 juta pengguna di dunia setiap bulannya. Hanya saja di luar Indonesia aplikasi ini sudah tidak lagi menjadi pilihan yang utama.
Masih ada lagi aplikasi pesan seperti Viber dan Kakao Talk yang saat ini juga sedang bersaing mendapatkan pengguna di Asia Tengara. Untuk Kakao Talk saat ini sudah ada 150 juta pengguna terdaftar dan mereka sedang fokus pada bertumbuhnya pasar di Malaysia, Filipina dan Indonesia.
Arum/Journalist/VMN/BL
Editor: Iin Caratri
Image: marketingfacts (creative commons)

