Kapal Tanker Singapura Dibajak

(Business Lounge – World Today) – Ada laporan dari kepolisian marinir Malaysia, bahwa pembajak sudah menghentikan kapal tanker milik Singapura di Selat Malaka dan mengambil jutaan liter solar.

Kapal tanker itu rencananya akan berlayar menuju Myanmar dari Singapura, lalu pada Selasa pagi 10 pembajak naik ke atas kapal. Ternyata para pembajak itu membawa senjata berupa pistol dan golok.

Saat pembajakan sedang berlangsung maka datang lagi dua tanker yang lain. Pembajak tersebut telah berhasil membawa tiga juta liter dari lima juta liter solar yang didapat dalam waktu beberapa jam saja.

Selain itu ada juga tiga orang yang hilang dalam kejadian ini yaitu kapten kapal, seorang awak dan kepala kamar mesin. Barang-barang serta paspor mereka juga ikut hilang, tapi menurut aparat kemungkinan mereka ikut terlibat dalam kasus ini.

Investigasi menyeluruh sudah dilakukan, untuk dugaan penculikan sepertinya bukan karena tidak ada permintaan tebusan sampai saat ini. Tanker itu sekarang berlabuh di Klang, Kuala Lumpur. Kapal tanker tersebut ternyata sudah dibeli perusahaan Singapura dari Jepang

Perairan ini dijadikan rute utama oleh kapal-kapal minyak, karena Selat Malaka merupakan jalur terpendek antara Asia dan Timur Tengah. Selat Malaka yang kecil ini tercakup dalam wilayah Malaysia, Singapura dan Indonesia. Selat ini juga sering dilewati oleh sepertiga kapal perdagangan dunia.

Serangan pembajak sudah semakin meningkat mulai tahun lalu yaitu diantara perairan Indonesia dan Malaysia.

Pembajakan di Selat Malaka sempat menurun setelah ketiga negara rutin menggelar patroli maritim. Meski demikian, serangan pembajak terlihat meningkat tahun lalu di antara perairan Malaysia dan Indonesia.

 

Rut Sinta/VM/BL

Editor : Fanya Jodie

Foto : Wikipedia

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x