(Busineness Lounge Journal – News)
Medan Jadi Contoh Kota Masa Depan untuk Transportasi Berkelanjutan
Upaya membangun sistem transportasi perkotaan yang lebih modern di Indonesia kembali mendapat dukungan internasional. Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, melakukan kunjungan ke Medan untuk meninjau perkembangan proyek MASTRAN (Indonesia Mass Transit), sebuah inisiatif yang bertujuan meningkatkan kualitas transportasi publik melalui pengembangan sistem Bus Rapid Transit (BRT).
Proyek ini didukung oleh hibah senilai €600.000 (setara dengan Rp11,4 miliar) serta pembiayaan US$40 juta (setara dengan Rp652 miliar) dari Agence Française de Développement (AFD) dan Bank Dunia. Fokus utamanya adalah membantu kota-kota besar Indonesia mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dengan menghadirkan transportasi publik yang lebih efisien, terintegrasi, dan ramah lingkungan.
Dalam kunjungannya, Penone meninjau Pusat Kendali Lalu Lintas berbasis Intelligent Transport System (ITS) yang nantinya akan menjadi tulang punggung integrasi sistem BRT di Medan. Ia juga mengunjungi Lapangan Merdeka untuk melihat secara langsung operasional stasiun BRT pertama di Indonesia, yang diharapkan menjadi model bagi pengembangan transportasi massal di kota-kota lain.
Kemitraan Indonesia–Prancis Bergeser ke Implementasi Nyata
Kunjungan ini mencerminkan semakin eratnya hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis, khususnya dalam bidang pembangunan perkotaan dan infrastruktur berkelanjutan. Menurut Penone, proyek MASTRAN menunjukkan bagaimana kedua negara tidak hanya memperkuat hubungan diplomatik, tetapi juga menghadirkan kolaborasi yang menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Irsan Idris Nasution, menilai dukungan AFD dan Bank Dunia menjadi tonggak penting dalam transformasi sistem transportasi kota. Kehadiran BRT tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan kota yang lebih modern dan efisien.
Kolaborasi ini juga melibatkan perusahaan konsultan asal Prancis, Egis, yang memberikan dukungan manajemen proyek untuk memastikan implementasi berjalan sesuai standar internasional.
Mobilitas Berkelanjutan Jadi Investasi Daya Saing Kota
Bagi dunia bisnis, pengembangan transportasi publik bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang yang berpengaruh terhadap produktivitas ekonomi. Sistem mobilitas yang lebih baik mampu mempercepat pergerakan tenaga kerja, meningkatkan akses ke pusat-pusat ekonomi, sekaligus mengurangi biaya akibat kemacetan.
Country Director AFD, Yann Matres, menegaskan bahwa dukungan Prancis terhadap Medan telah berkembang dari tahap perencanaan menuju investasi nyata. Selain membantu menekan emisi gas rumah kaca, proyek ini diharapkan meningkatkan daya saing ekonomi perkotaan melalui sistem transportasi yang lebih modern dan efisien.
Keberhasilan Medan nantinya dapat menjadi referensi bagi kota-kota lain di Indonesia yang tengah mempersiapkan transformasi transportasi publik. Di tengah pertumbuhan urbanisasi yang semakin cepat, investasi pada mobilitas berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kota yang kompetitif, layak huni, dan menarik bagi investasi jangka panjang.

