Vietnam Airlines Tandatangani Kontrak Dengan GE Aviation

(Business Lounge – Business Today) – Vietnam Airlines, hari Senin kemarin, telah menandatangani kontrak senilai $1,7 miliar untuk membeli dan menyewa 40 mesin jet baru dari GE Aviation, anak perusahaan General Electric Co. Di bawah kesepakatan ini, mesin canggih GEnx akan menggerakkan armada pesawat Boeing 787 Dreamliner milik Vietnam Airlines. Maskapai ini membeli delapan pesawat 787 yang akan dikirim awal kuartal II 2015. Vietnam Airlines akan membeli 18 mesin dan menyewa 22 mesin lainnya dari GE Aviation.

Ini menjadi bagian dari strategi Vietnam Airlines untuk meningkatkan profilnya sebagai salah satu maskapai penerbangan Asia. CEO Vietnam Airlines Pham Ngoc Minh mengatakan bahwa dia  sangat yakin operasional B 787 akan sukses dan membantu mereka mengembangkan jaringan, meningkatkan layanan, dan pada akhirnya mewujudkan target mereka menjadi salah satu maskapai pilihan warga Asia pada 2020.

Perusahaan milik pemerintah Vietnam itu berencana menambah armadanya dari 82 pesawat saat ini menjadi 101 pesawat pada 2015 dan 150 pesawat pada 2020. Maskapai ini mengoperasikan lebih dari 300 penerbangan setiap harinya ke 21 kota di Vietnam dan 28 tujuan internasional.

Bagi General Electric kontrak ini merupakan prestasi dalam upaya memperkuat landasan bisnisnya di Vietnam dan Asia Tenggara. Kesepakatan ini juga menunjukkan peningkatan kerja sama ekonomi antara Vietnam dan Amerika Serikat (AS).

Stuart Dean, komisaris GE untuk wilayah Asia Tenggara mengatakan bahwa  menjadi pemasok teknologi terbaru [bagi Vietnam Airlines] akan meningkatkan kinerja operasional serta reputasi lingkungan maskapai tersebut.

AS melihat Vietnam sebagai sekutu ekonomi dan negara yang strategis di Asia Tenggara, meski Cina juga berupaya meningkatkan pengaruhnya di negara tersebut. Perdagangan bilateral AS-Vietnam naik menjadi $24,5 miliar tahun lalu dari $21,5 miliar pada 2011. Vietnam juga berpartisipasi dalam pakta perdagangan bebas Trans-Pacific Partnership yang dipimpin AS. Keikutsertaan Vietnam ini berpotensi meningkatkan volume perdagangan antara kedua negara.
.
(IC/IC/BL-WSJ)

Foto : planespotters.net

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x