Pelni Memiliki Nakhoda Yang Baru

(Business Lounge- Business Today)  Kini Pelni memiliki nakhoda baru dan pemimpin baru ini sebelumnya menjadi bos Djakarta Lloyd. Dirut Pelni yang lama Jussabella Sahea diberhentikan dengan hormat oleh Dahlan Iskan. Dan sebagai penggantinya Menteri BUMN memindahkan Syahril Japirin sebagai Direktur Utama Perusahaan Perseroan PT Pelayanan Nasional Indonesia (Pelni).

Didalam Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-259/MBU/2013 tanggal 27 Mei 2013 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelayaran Nasional Indonesia, Dahlan Iskan mengucapkan terimakasih kepada Jussabella atas segala sumbangan tenaga dan pikiran selama menjadi Dirut Pelni.

pelni

Seorang Jussabella Sahea lahir pada 16 November 1956 dan menempuh pendidikan terakhirnya di Magister Management Pemasaran Trisakti, Jakarta. Ia memulai karirnya di Pelni sejak 1981. Sebelum dipercaya sebagai Dirut Pelni selama dua periode kepemimpinan, perempuan kelahiran Jakarta ini sempat menduduki jabatan sebagai Kepala Divisi Keagenan, Senior Manager Komersial, dan Direktur Usaha.

Jussabella yang diangkat sebagai Dirut Pelni melalui SK Menteri BUMN tertanggal 27 Desember 2006 dan telah diperpanjang berdasarkan keputusan Pemegang Saham Pelni di Luar RUPS tertanggal 1 Maret 2012. Jussabela juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum INSA (Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia) Bidang Penumpang Roro dan Pengembangan Industri Pelayaran.

Seorang Syahril Japarin sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Djakarta Lloyd (Persero) selama satu tahun terhitung 11 Januari 2011 (Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: KEP-02/MBU/2011), setelah sempat menempati posisi yang sama di perusahaan air minum Aetra.

Pelni adalah perusahaan pelayaran nasional yang menyediakan jasa angkutan transportasi laut, meliputi jasa angkutan penumpang dan muatan barang antar pulau. Pelni mengoperasikan 30 unit armada kapal penumpang.  Selain itu, ada 117 pelabuhan yang disinggahi kapal PELNI dengan 52 kantor cabang dan dilayani di 400 “travel agent” (biro perjalanan) yang tersebar di seluruh Indonesia.

(AH/AH/BL)

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x