(Business Lounge – Global News) Produsen makanan dan minuman asal Prancis, Danone, memproyeksikan pertumbuhan penjualan yang stabil untuk tahun mendatang. Perusahaan juga menilai dampak dari penarikan produk susu formula bayi akan terbatas terhadap kinerja keseluruhan. Nada optimistis ini disampaikan di tengah tekanan biaya dan persaingan ketat di sektor barang konsumsi.
Dalam laporan yang dikutip Reuters, manajemen Danone menyebut permintaan di berbagai kategori utama tetap tangguh. Produk air minum kemasan, dairy, serta nutrisi khusus masih menjadi penopang pendapatan. Perusahaan mematok pertumbuhan penjualan yang konsisten, ditopang kombinasi kenaikan harga dan volume yang relatif terjaga.
Isu penarikan susu formula sempat memicu kekhawatiran pasar. Produk nutrisi bayi adalah segmen bernilai tinggi dengan margin tebal. Namun menurut keterangan perusahaan yang dilaporkan Bloomberg, dampak finansial dari recall tersebut diperkirakan tidak signifikan secara grup. Skala operasional Danone yang luas dinilai mampu menyerap gangguan sementara itu.
Danone dalam beberapa tahun terakhir menjalani reposisi bisnis dengan fokus pada kategori bernutrisi dan kesehatan. Segmen nutrisi medis dan produk berbasis sains menjadi tumpuan pertumbuhan jangka panjang. Strategi ini dirancang agar perusahaan tidak terlalu bergantung pada satu lini produk saja.
Financial Times mencatat bahwa perusahaan makanan global menghadapi tantangan serupa: konsumen lebih sensitif terhadap harga, sementara biaya bahan baku dan distribusi belum sepenuhnya jinak. Di tengah kondisi tersebut, menjaga pertumbuhan stabil menjadi target realistis dibanding lonjakan agresif.
Manajemen Danone menekankan disiplin biaya dan efisiensi operasional untuk menjaga margin. Optimalisasi rantai pasok dan penyesuaian portofolio produk dilakukan agar perusahaan tetap lincah merespons perubahan permintaan. Pendekatan ini membantu menahan tekanan dari fluktuasi harga komoditas.
Segmen nutrisi bayi sendiri tetap menjadi pasar strategis, terutama di Asia. Walau insiden recall dapat memengaruhi persepsi konsumen dalam jangka pendek, Danone menyatakan telah mengambil langkah pengamanan dan kontrol kualitas tambahan. Kepercayaan merek dianggap sebagai aset yang harus dijaga ketat.
Investor menyambut proyeksi pertumbuhan stabil sebagai sinyal ketahanan bisnis. Dalam iklim ekonomi global yang bergerak tak rata, kestabilan sering lebih dihargai daripada ekspansi yang terlalu cepat. Kombinasi portofolio global dan diversifikasi kategori memberi Danone bantalan menghadapi gejolak regional.
Perusahaan juga terus berinvestasi pada inovasi produk berbasis kesehatan dan keberlanjutan. Tren konsumen yang makin sadar gizi dan lingkungan menjadi peluang jangka panjang. Dengan memperkuat citra sebagai penyedia produk bernutrisi, Danone berharap mempertahankan loyalitas pelanggan di berbagai pasar.
Analis yang dikutip Reuters menilai bahwa selama volume penjualan tetap terjaga dan dampak recall tidak meluas, Danone berada di jalur yang cukup aman. Tantangan tetap ada, mulai dari daya beli konsumen hingga volatilitas mata uang, namun fondasi bisnis dinilai cukup kokoh.
Proyeksi pertumbuhan stabil ini memperlihatkan pendekatan terukur dari Danone. Alih-alih memburu lonjakan spektakuler, perusahaan memilih ritme yang lebih konsisten sambil memperkuat kualitas operasional. Pasar kini akan memantau apakah strategi tersebut mampu menjaga keseimbangan antara reputasi merek, profitabilitas, dan ekspansi jangka panjang.

