(Business Lounge-Business Today)-Apa yang dinanti-nanti dunia pada akhir pekan lalu telah memulai debutnya. Alibaba Group Holding Ltd pada Jumat, 19 September mulai beraksi di New York Stock Exchange. Seperti apa yang telah diperkirakan para pengamat dan banyak pihak, penampilan Alibaba di bursa Amerika menjadi spotlight seantero dunia.
Bagaimana tidak menarik? Jumat itu baru saja di sesi pertama perdagangan, saham raksasa e-commerce Tiongkok yang dijual dengan harga awal $68 ini ditutup pada level $93,89. Alhasil ini menjadi lompatan besar. Sontak nilai pasar Alibaba menjadi $231 miliar, lebih besar bahkan dibandingkan dengan Procter & Gamble Co.
Seperti dilansir oleh The Wall Street Journal, menurut firma pelacak saham Dealogic kalau dihitung maka kenaikan 38% pada hari pertama telah memberikan keuntungan pemodal awal sebesar lebih dari $9 miliar. George Zachary, rekanan Charles River Ventures di California, menilai Alibaba sebagai kekuatan global yang tangguh, ditilik dari skala, nilai pasar, dan kepemilikan kas.
Kondisi ini tentu saja membuka jalan dengan mulusnya bagi Alibaba untuk berada di puncak rata-rata kenaikan 26%, dalam penawaran saham perdana perusahaan internet dan teknologi di Amerika Serikat tahun 2014. Kenaikkan ini masuk kategori yang impresif, mengingat saham yang mencatat IPO bernilai besar pada umumnya membukukan penguatan hari pertama yang lebih rendah.
Kesuksesan IPO Alibaba memungkinkan akuisisi serta peluncuran produk, langkah yang dapat menyaingi pesaing mereka dari Tiongkok, seperti Tencent Holdings Ltd dan Baidu Inc. Selain itu, Alibaba akan semakin cepat berekspansi di pasar asing, termasuk di Amerika Serikat.
Saat in saham Alibaba kini diperdagangkan pada level tinggi. Harga seperti sekarang mencerminkan prediksi Wall Street bahwa Alibaba akan terus tumbuh dengan kuat. Adapun tantangan terberat Alibaba adalah menghadapi tantangan untuk transisi ke mobile commerce dengan harga tarif iklan lebih rendah dibandingkan harga iklan bagi pengguna desktop.
Febe/Journalist/VM/BL
Editor: Tania Tobing
Image: Antara
