Kala angin bertiup dan musim berganti, matahari pun menjadi begitu terik menyinari
Gunung-gunung tampak menjulang dengan gagahnya diterpa oleh sang mentari
Hamparan padi menguning dengan bulir-bulirnya yang berisi, bagaikan sebuah permadani di pagi hari
Dan aku menemukan sebuah cinta yang abadi, di antara gunung-gunung yang berdiri menjulang mengatasi hamparan permadani
Ketika ombak bergulung-gulung dan habis di tepi pantai, di antara pasir putih menghampar dan nyiur yang melambai-lambai
Lumba-lumba yang saling berlomba mempertontonkan kelincahannya
Ikan-ikan laut dengan aneka warnanya bergerak dengan anggun ‘bak penari yang gemulai menari bersama dengan seluruh biodata yang ada
Di sana… ya di sana, ternyata aku menemukan sebuah cinta, di kedalaman laut yang menyimpan sejuta cerita
Pada pepohonan yang tumbuh tinggi menjulang tanpa mengenal batasan abad
Pada kicauan burung-burung yang bernyanyi saling bertaut
Dan gemerisik dedaunan bermain disela tiupan angin sambil melemparkan jutaan oksigen ke udara hingga membuat bumi dapat bernafas dengan lega
Di sana …ya di sana pun aku menemukan sebuah cinta
Cinta yang mengatasi waktu dan keadaan
Cinta yang melampaui zaman dan menembus segala perasaan
Cinta yang dapat membuatku bergerak menyeberangi lautan dan naik tinggi ke puncak gunung tertinggi
Cinta yang membuat jantungku tetap berdegup dan memompakan segala perasaan melewati nadi-nadiku dan semua peredaran darahku
Aku cinta tanahku, aku cinta tumpah darahku
Tempat jajaran gunung berdiri dan lautan luas membentang
Tempat hutan-hutan bernafas dan memberikan sebuah kehidupan
Di sini aku dilahirkan, di sini aku dibesarkan
Di sini aku makan dan mendapatkan apa yang aku harapkan
Aku cinta tanahku, aku cinta negeriku
Aku cinta Indonesiaku
Ruth Berliana/Managing Partner Human Capital Development/VMN/BL
Image: Daniel otto



