(Business Lounge – Business today) Perusahaan pembuat kosmetik raksasa dunia Avon Products Inc berencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja sekitar 600 tenaga kerja mereka. Pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut termasuk meliputi unit-unit mereka di Amerika Utara. Hal tersebut dilakukan sehubungan usaha perusahaan untuk mencapai profit kembali.
Perusahaan penjual kosmetik tersebut telah menderita kerugian dalam lima sampai enam kuartal terakhir. Avon memiliki 36.700 pegawai yang 4.300 di antaranya berada di Amerika Serikat sampai akhir Desember kemarin.
Avon akan mengambil langkah pemutusan hubungan kerja serta restrukturisasi, sebagai usaha peningkatan annual saving sebesar 50 juta dolar Amerika Serikat sampai dengan 55 juta dolar Amerika Serikat.
Perusahaan tersebut berusaha untuk mencapai peruntungan kembali setelah mendapatkan berbagai masalah di pasar-pasar utama mereka yang meliputi Rusia, Amerika Latin dan Amerika Serikat. Penjualan di Amerika Utara turun sebesar 22 persen dalam satu kuartal. Hal tersebut terjadi sebagai efek persaingan antara Avon dengan produk kecantikan yang lebih murah seperti Sephora.
Saham Avon ditutup pada posisi 14,69 dolar di New York Stock Exchange pada hari Senin. Saham perusahaan tersebut turun sebesar 15 persen dalam enam bulan terakhir hingga ke penutupan di hari Senin.
Afif Bahar/Journalist/VMN/BL
Editor : Ruth Berliana
Image : Wikimedia

