{"id":99956,"date":"2015-03-11T11:24:08","date_gmt":"2015-03-11T04:24:08","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=99956"},"modified":"2015-03-11T16:55:48","modified_gmt":"2015-03-11T09:55:48","slug":"kompetisi-mendorong-perubahan-change","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/03\/11\/kompetisi-mendorong-perubahan-change\/","title":{"rendered":"Kompetisi Mendorong Perubahan (Change)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Manage Your Business) Istilah <em>change<\/em> atau perubahan seringkali\u00a0 tidak bersahabat. Orang cenderung menghindari adanya suatu perubahan. Benarkah? Jangan terlalu cepat menjawab pertanyaan ini tetapi marilah\u00a0 kita\u00a0 bersama-sama\u00a0 menyamakan persepsi\u00a0 melalui pembahasan di bawah ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernahkan Anda\u00a0 mendengar kata Coca Cola? Pasti sudah pernah. Bahkan mungkin sudah pernah merasakan kesegarannya. Perusahaan\u00a0 Coca Cola demi eksistensinya tidak hanya menjual minuman soda saja, melainkan saat ini menjual\u00a0 air mineral\u00a0 (Ades). Garuda food Putra Putri Jaya, produsen makanan ringan anak usaha Tudung Group, membangun pabrik susu olahan di Bandung, Jawa Barat, senilai Rp 280 miliar.\u00a0 Masih banyak lagi perusahaan yang selain melakukan ekspansi, membangun pabrik-pabrik\u00a0 baru, mereka juga \u00a0meningkatkan kapasitas produksinya demi supaya kelangsungan\u00a0 hidup perusahaan\u00a0 terus berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak dapat dipungkiri ternyata seleksi alam\u00a0 juga dapat terjadi dalam dunia bisnis. Baik organisasi tempat kita bekerja ataupun\u00a0 produk-produk\u00a0 tidak ada yang bisa menjamin \u00a0akan selalu eksis. Semuanya akan mengalami \u00a0proses peningkatan\u00a0 atau penurunan yang berujung pada kepunahan. Dalam rangka proses bertahan hidup, bisnis akan berganti kepemilikan, merek-merek produk \u00a0juga bisa berganti nama, berubah orientasi, dan membuat produk-produk baru yang berbeda sama sekali. Tujuannya adalah supaya tidak terjadi\u00a0 kepunahan atau\u00a0 bisnis mati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah Anda bahwa apa yang sedang terjadi pada perusahaan-perusahaan itu semua adalah suatu pergeseran atau suatu perubahan. Semua itu tidak begitu saja terjadi namun memiliki alasan, yaitu tekanan-tekanan lingkunganlah yang memaksa\u00a0 mereka berubah atau kalau tidak dilakukan maka mereka akan rugi dan akhirnya PUNAH\/MATI. Indikasi inilah yang mendorong proses\u00a0 kompetisi terjadi dalam dunia bisnis. Seperti yang kita kenal bahwa sejak teori ekonomi diperkenalkan, para ahli sepakat bahwa kompetisi itu sehat. Kompetisi dapat mendorong kegairahan untuk memacu prestasi dan kreativitas yang menghasilkan hasil yang lebih baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Produk dari proses kompetisi dalam bisnis adalah suatu perubahan (<em>change<\/em>). Perusahaan yang mau merespons adanya suatu perubahan dan melakukan <em>action<\/em>\u00a0dengan memperbarui dirinya maka dia akan <em>survive<\/em>, tetapi sebaliknya apabila perusahaan tidak meresponse perubahan yang terjadi\u00a0 dan tetap dengan <em>style<\/em> yang kuno maka ujungnya adalah kepunahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena kompetisi, perubahan yang terjadi bisa seperti produk yang mengalami pembaruan-pembaruan. Masa-masa awal produksi komputer <em>chips<\/em> misalnya, diwanai dengan ketegangan antara Intel dan Fujitsu. Intel sadar benar bahwa dirinya tidak akan mampu bertahan kalau tidak melakukan pembaharuan (perubahan) secara terus menerus. Apalagi para pelaku usaha pembuat <em>software<\/em> dan komputer terus menerus memacu diri dengan kompetisi yang keras. Itu yang menyebabkan lahirnya perangkat-perangkat komputer dengan <em>chips processor<\/em> yang baru yang terus bergeser dari waktu ke waktu. Bayangkan apabila Intel\u00a0 tidak\u00a0 merespons perubahan ini, dan tetap menjalankan produksi yang lama, pasti mereka tidak akan mampu bertahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rata-rata\u00a0 pelaku bisnis tidak menyadari bahwa kita tidak bisa menawarkan solusi\u00a0 kemarin untuk mengatasi persoalan yang terjadi\u00a0 hari ini. Kenapa tidak bisa? Jawabnya sederhana saja karena tidak cocok dan sudah kuno. Oleh karena itu saat terjadi sesuatu dalam bisnis, janganlah ragu untuk berkreasi melakukan sesuatu sebagai solusinya. Lepaskan kaca mata yang menghalangi kita untuk melihat bahwa sebetulnya ada banyak sekali solusi yang dapat memecahkan permasalahan yang terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan ragu-ragu\u2026.Melalui kompetisi\u00a0 maka kita akan menciptakan suatu perubahan yang lebih baik.\u00a0 Selamat berkompetisi!!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Palimirma\/VMN\/BL\/Contributor<\/em><br \/>\nEditor: Iin Caratri<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Manage Your Business) Istilah change atau perubahan seringkali\u00a0 tidak bersahabat. Orang cenderung menghindari adanya suatu perubahan. Benarkah? Jangan terlalu cepat menjawab pertanyaan ini tetapi marilah\u00a0 kita\u00a0 bersama-sama\u00a0 menyamakan persepsi\u00a0 melalui pembahasan di bawah ini. Pernahkan Anda\u00a0 mendengar kata Coca Cola? Pasti sudah pernah. Bahkan mungkin sudah pernah merasakan kesegarannya. Perusahaan\u00a0 Coca Cola demi eksistensinya tidak hanya menjual minuman soda saja, melainkan saat ini menjual\u00a0 air mineral\u00a0 (Ades). Garuda food Putra Putri Jaya, produsen makanan ringan anak usaha [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":23,"featured_media":75671,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,17,1051],"tags":[4949],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99956"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/23"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=99956"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99956\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":100017,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99956\/revisions\/100017"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/75671"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=99956"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=99956"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=99956"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}