{"id":9830,"date":"2013-04-22T06:30:58","date_gmt":"2013-04-21T23:30:58","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=9830"},"modified":"2013-04-22T06:30:58","modified_gmt":"2013-04-21T23:30:58","slug":"permata-hati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2013\/04\/22\/permata-hati\/","title":{"rendered":"Permata Hati.."},"content":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Inspiration) &#8211; Pernahkah kita mengamati dengan cermat sebuah batu permata? Perhatikan dengan lekat maka niscaya kita akan mendapati kilauannya semakin mempesona..<\/p>\n<p>Semakin banyak sisi-sisinya diasah dan dibentuk maka semakin indahlah cahayanya.<br \/>\nKejernihan warnanya akan memberi nuansa dan dimensi yang beragam.<br \/>\nDimensi-dimensi yang terpantulkan akan menghasilkan cahaya yang menyilaukan mata..<br \/>\nDiperlukan proses yang panjang dan kehati-hatian saat membentuknya serta diperlukan segenap hati untuk menghasilkan cahaya kilaunya yang sedemikian rupa..<\/p>\n<p>Tak heran permata-permata itu menjadi begitu mahal harganya..<br \/>\nSeperti yang dikabarkan beberapa waktu lalu bahwa permata termahal yang baru saja terjual di badan lelang Christie&#8217;s, Jenewa, Swiss merupakan permata tersempurna di dunia dikarenakan kilauannya sangatlah indah, jernih dan cemerlang. Permata tersebut diberi nama Golconda, sesuai dengan nama asal wilayahnya di India Selatan.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/hatigaram.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-9831\" alt=\"hatigaram\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/hatigaram-300x226.jpg\" width=\"300\" height=\"226\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/hatigaram-300x226.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/hatigaram.jpg 324w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><br \/>\nHati yang terang dan bercahaya di ibaratkan sebagai permata yang terang dan tentu saja dihargai oleh karena kecemerlangan cahayanya&#8230;begitu juga sama halnya dengan hati manusia.<\/p>\n<p>Hati yang terbentuk dengan kebaikan pasti akan memancarkan akan kemilau cahaya..<\/p>\n<p>Kebaikan adalah perhiasan hati yang tidak akan lekang dimakan waktu..karena hati yang penuh dengan kebaikan adalah cahaya hidup..<br \/>\nCahaya hidup, yang dapat menerangi akan jalan hidup ini untuk dapat memilih mana yang baik dan mana yang buruk&#8230;<\/p>\n<p>Sudahkah hati kita bercahaya? Biarkan dia menjawabnya sendiri..<\/p>\n<p>(Business Lounge\/IK\/BL)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Inspiration) &#8211; Pernahkah kita mengamati dengan cermat sebuah batu permata? Perhatikan dengan lekat maka niscaya kita akan mendapati kilauannya semakin mempesona.. Semakin banyak sisi-sisinya diasah dan dibentuk maka semakin indahlah cahayanya. Kejernihan warnanya akan memberi nuansa dan dimensi yang beragam. Dimensi-dimensi yang terpantulkan akan menghasilkan cahaya yang menyilaukan mata.. Diperlukan proses yang panjang dan kehati-hatian saat membentuknya serta diperlukan segenap hati untuk menghasilkan cahaya kilaunya yang sedemikian rupa.. Tak heran permata-permata itu menjadi begitu mahal harganya.. Seperti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":9832,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9830"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9830"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9830\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9832"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9830"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9830"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9830"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}