{"id":98209,"date":"2015-03-04T15:54:47","date_gmt":"2015-03-04T08:54:47","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=98209"},"modified":"2015-03-06T16:17:39","modified_gmt":"2015-03-06T09:17:39","slug":"toyota-ambil-langkah-diversifikasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/03\/04\/toyota-ambil-langkah-diversifikasi\/","title":{"rendered":"Toyota Ambil Langkah Diversifikasi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Business Insight) Untuk pertama kalinya dalam delapan dekade sejarah,\u00a0Toyota Motor Corp mengangkat seorang eksekutif yang bukan berkebangsaan Jepang. Pada Rabu (3\/4) Toyota secara resmi telah mengumumkan bahwa\u00a0Didier Leroy, seorang yang berkebangsaan Prancis\u00a0akan diangkat menjadi Executive Vice President\u00a0demikian berita yang dilansir oleh The Wall Street Journal. Pria berusia 57 tahun ini semula\u00a0bertugas\u00a0mengawasi bisnis Toyota di Eropa. Ia adalah seorang pejabat senior Toyota yang telah bergabung dengan perusahaan produsen mobil Jepang ini sejak 1998\u00a0setelah bekerja di Renault SA selama 16 tahun.\u00a0Produsen mobil terlaris di dunia ini semula hanya menempatkan bangsanya pada posisi-posisi teratas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain Leroy,\u00a0Toyota juga menyebut nama Julie Hamp sebagai managing officer yang dengan otomatis menambah jumlah kecil pekerja non-Jepang di perusahaan yang berada di peringkat atas ini. Hamp saat ini menduduki posisi chief communications officer\u00a0di Toyota Motor North America.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bukan Orang Jepang<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diangkatnya\u00a0Didier Leroy yang berkebangsaan Prancis merupakan suatu peristiwa bersejarah bagi Toyota oleh karena selama delapan dekade terakhir, perusahaan Jepang ini hanya mengangkat kaum sebangsanya untuk menduduki posisi\u00a0executive vice president.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tetapi hal ini ternyata tidak hanya dilakukan oleh Toyota, baru-baru ini, beberapa perusahaan telah menempatkan lebih banyak eksekutif asing pada posisi-posisi penting. Pada hari Rabu (4\/3), Takeda Pharmaceutical Co juga mengumumkan penempatan Christophe Weber, seorang Prancis yang semula sebagai presiden dan chief operating officer untuk menjadi presiden dan chief executive officer efektif 1 April mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Menghargai Diversifikasi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah produsen mobil Jepang ini mencerminkan adanya suatu perubahan budaya perusahaan yang dianutnya, yaitu dengan membuka diri bagi diversifikasi terutama bagi mereka yang menduduki level atas di perusahaan.\u00a0Hal ini tentu saja berhubungan dengan adanya <em>concern<\/em>\u00a0atas bisnis otomotif Jepang yang dilakukannya di negara-negara lain. Bagaimana tidak,\u00a0Toyota, perusahaan terbesar di Jepang harus membuka diri kepada fakta bahwa 83% dari penjualan produknya tidak dilakukan di Jepang melainkan di negara-negara lain di luar Jepang. Selain itu Toyota\u00a0juga memproduksi sekitar dua pertiga dari kendaraan di luar negeri. Saingan terbesarnya adalah Jerman Volkswagen AG dan General Motors Co AS<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penjualan di Indonesia sendiri pada semester 1 tahun lalu penjualan Toyota di Indonesia mencapai 223.563 unit atau ke-4 terbesar setelah Amerika Serikat, Jepang 836.624, dan Cina. Walaupun performa penjualan Toyota di Indonesia untuk tahun 2014 secara keseluruhan menurun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Terobosan Akio Toyoda<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden Toyota, Akio Toyoda, cucu dari pendiri Toyota Motor, memang telah membawa perubahan yang siginificant dengan mengambil langkah-langkah untuk membawa mereka yang memiliki latar belakang yang berbeda untuk menduduki posisi eksekutif di Toyota. Pada tahun 2013 perusahaan menambahkan direksi dari luar Toyota untuk pertama kalinya, termasuk Mark Hogan, seorang Amerika yang adalah mantan eksekutif GM.<\/p>\n<p><em>uthe\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Insight) Untuk pertama kalinya dalam delapan dekade sejarah,\u00a0Toyota Motor Corp mengangkat seorang eksekutif yang bukan berkebangsaan Jepang. Pada Rabu (3\/4) Toyota secara resmi telah mengumumkan bahwa\u00a0Didier Leroy, seorang yang berkebangsaan Prancis\u00a0akan diangkat menjadi Executive Vice President\u00a0demikian berita yang dilansir oleh The Wall Street Journal. Pria berusia 57 tahun ini semula\u00a0bertugas\u00a0mengawasi bisnis Toyota di Eropa. Ia adalah seorang pejabat senior Toyota yang telah bergabung dengan perusahaan produsen mobil Jepang ini sejak 1998\u00a0setelah bekerja di Renault SA selama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":78823,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120],"tags":[4909,709],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/98209"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=98209"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/98209\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":98861,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/98209\/revisions\/98861"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/78823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=98209"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=98209"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=98209"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}