{"id":92227,"date":"2015-02-06T19:00:15","date_gmt":"2015-02-06T12:00:15","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=92227"},"modified":"2015-02-06T19:04:48","modified_gmt":"2015-02-06T12:04:48","slug":"pembicaraan-maritim-ke-26-indonesia-malaysia-alami-kemajuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/02\/06\/pembicaraan-maritim-ke-26-indonesia-malaysia-alami-kemajuan\/","title":{"rendered":"Pembicaraan Maritim ke-26, Indonesia \u2013 Malaysia Alami Kemajuan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; News &amp; Insight) Presiden Jokowi sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke negara tetangga, Malaysia. Tiba pada Kamis (5\/2) di Kualalumpur, rombongan kepresidenan disambut\u00a0upacara kenegaraan \u00a0oleh Perdana Menteri Malaysia, Dato Sri Mohammad Najib Tun Abdul Razak. Malaysia adalah negara pertama dari rencana tiga negara yang ada dalam daftar kunjungan bilateral Presiden Jokowi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Membentuk\u00a0<em>Special Envoy<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkait dengan masalah perbatasan dan maritim antara kedua negara, Presiden Jokowi dan\u00a0Perdana Menteri Malaysia Dato Sri Mohammad Najib Tun Abdul Razak telah membuat kesepakatan untuk\u00a0membentuk\u00a0<i>technical meeting\u00a0<\/i>dan\u00a0<i>special envoy<\/i>\u00a0(utusan khusus) untuk mencari penyelesaian. Demikian \u00a0dilaporkan setkab.go.id pada Jumat (6\/2) setelah konferensi pers diadakan seusai pertemuan bilateral kedua negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Hal-hal lain yang juga dibahas adalah terkait<\/span>\u00a0dengan nelayan, baik pada <i>overlapping area<\/i>\u00a0maupun pada perairan Indonesia dan Malaysia; Tenaga Kerja Indonesia yang akan menggunakan\u00a0satu jalur sehingga para TKI dapat memperoleh perlindungan;\u00a0permintaan sekolah Indonesia yang di Sabah; dan juga masalah nelayan Bajo. \u201cIni merupakan kemajuan yang sangat cepat,\u201d demikian dikatakan Presiden Jokowi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada bidang perdagangan, pemerintah Indonesia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi investor Malaysia untuk mengambil bagian dalam mengerjakan proyek-proyek terutama kereta api, jalan tol, pelabuhan, dan juga investasi powerplant (pembangkit listrik).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dinilai Positif<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perdana Menteri Malaysia Dato Sri Mohammad Najib Tun Abdul Razak memberikan penilaian positif atas pembicaraan bilateral antara Indonesia dan Malaysia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Bagi Najib, pembicaraan\u00a0mengenai batas maritim kedua negara ini memang merupakan\u00a0pembicaraan yang ke-26, tetapi pada pembicaraan inilah terlihat kemajuan yang signifikan. &#8220;Oleh karena itu, kami berdua bersetuju untuk meneruskan usaha penyelesaian perbatasan maritim ini,\u201d demikian dikatakan Najib dalam konperensi pers bersama Presiden Jokowi. Pertemuan lanjutan akan\u00a0<\/span>\u00a0dilaksanakan pada akhir bulan ini juga.\u00a0\u201cDisamping itu kami setuju melantik utusan khusus di pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk mengadakan perundingan untuk mencari solusi yang disepakati kedua negara,\u201d tambah Najib.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Terkait Nelayan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua negara telah menyepakati jika nelayan memasuki wilayah antara Indonesia \u2013 Malaysia maka akan diusir pulang tidak dikenakan Undang-Undang, sebaliknya kalau mereka masuk ke dalam perairan Indonesia secara tidak legal maka dapat diambil tindakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Terkait Tenaga Kerja<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Akan diberlakukan satu jalur yang dengan demikian tenaga kerja akan mendapat pelatihan yang cukup dan perlindungan pada saat mereka.\u00a0<\/span>Pemerintah Malaysia juga setuju untuk membuka sekolah bagi keluarga-keluarga pekerja Indonesia di Sabah. Saat ini terhitung ada 50 buah sekolah Indonesia di Sabah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kerjasama Bidang Ekonomi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Kedua pemimpin negara juga berharap akan dapat mencapai sasaran\u00a045 juta dollar AS dalam k<\/span><span style=\"line-height: 1.5em;\">erjasama di bidang ekonomi. Baik PM Malaysia Dato Sri Mohammad Najib Tun Abdul Razak maupun Presiden Jokowi setuju bahwa hubungan perdagangan perlu terus dikembangkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Zona Waktu Bersama<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona waktu bersama juga menjadi salah satu yang dibicarakan keduanya. APabila ada kemungkinan dibuatnya zona waktu bersama dengan semua ibu kota di negara-negara Asean. Hal ini untuk\u00a0memudahkan integrasi dalam hal perdagangan di kawasan Asean.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden Jokowi dijadwalkan akan berada di Malaysia hingga tanggal 7 Februari dan kemudian akan melanjutkan kunjungan bilateral ke Brunei Darussalam<b>.<\/b><\/p>\n<p><em>uthe\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage:<br \/>\nSumber: Setkab<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; News &amp; Insight) Presiden Jokowi sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke negara tetangga, Malaysia. Tiba pada Kamis (5\/2) di Kualalumpur, rombongan kepresidenan disambut\u00a0upacara kenegaraan \u00a0oleh Perdana Menteri Malaysia, Dato Sri Mohammad Najib Tun Abdul Razak. Malaysia adalah negara pertama dari rencana tiga negara yang ada dalam daftar kunjungan bilateral Presiden Jokowi. Membentuk\u00a0Special Envoy Terkait dengan masalah perbatasan dan maritim antara kedua negara, Presiden Jokowi dan\u00a0Perdana Menteri Malaysia Dato Sri Mohammad Najib Tun Abdul Razak telah membuat kesepakatan untuk\u00a0membentuk\u00a0technical [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":92148,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1050],"tags":[5787,1074,5789],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92227"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=92227"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92227\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92323,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92227\/revisions\/92323"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/92148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=92227"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=92227"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=92227"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}