{"id":90555,"date":"2015-01-31T13:15:47","date_gmt":"2015-01-31T06:15:47","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=90555"},"modified":"2015-01-31T13:20:51","modified_gmt":"2015-01-31T06:20:51","slug":"jangan-lakukan-wisata-kuliner-di-lima-kota-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/01\/31\/jangan-lakukan-wisata-kuliner-di-lima-kota-ini\/","title":{"rendered":"Jangan Lakukan Wisata Kuliner di Lima Kota Ini"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Travel) Pernahkah terpikir oleh Anda untuk melakukan\u00a0<em>travelling <\/em>manca negara<em>\u00a0<\/em>khusus untuk melakukan wisata kuliner? Jika Anda belum pernah melakukannya, maka ini dapat menjadi salah satu agenda menarik pada rencana liburan panjang Anda mendatang. Anda dapat meluangkan setengah dari perjalanan Anda hanya untuk berkuliner ria. Tetapi jika Anda memang hendak menyelipkan agenda berkuliner pada liburan Anda maka sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan informasi yang jelas negara mana yang memiliki biaya makan yang mahal dan mana yang murah. Salah informasi hanya akan membuat kantong Anda jebol.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Salah satu informasi yang dapat Anda manfaatkan adalah\u00a0Cost of Living Index for Country 2015 yang dikeluarkan oleh\u00a0<\/span><span style=\"line-height: 1.5em;\">Numbeo, sebuah situs database dunia yang terkait harga dan biaya. Salah satu informasi yang dapat Anda peroleh terkait informasi acara berkuliner Anda adalah Restaurant Price Index yang akan membantu Anda mengetahui negara-negara mana yang memiliki harga berkuliner yang tinggi dan mana yang memiliki harga berkuliner yang rendah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Kota New York di Amerika \u00a0menjadi patokan dengan nilai 100 persen. Negara-negara yang memiliki nilai di atas 100 persen berarti memiliki biaya hidup yang lebih mahal. Sedangkan negara yang memiliki harga di bawah 100 persen berarti memiliki biaya hidup yang lebih murah dari New York.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kota dengan Restaurant Price Index termahal adalah Saint Helier, Jersey dengan index 165,48.\u00a0Sedangkan kota dengan Restaurant Price Index termurah adalah\u00a0Thiruvananthapuram, India dengan index 12.01. Wah jauh sekali ya perbandingannya. Lalu bagaimana dengan Indonesia?\u00a0Restaurant Price Index di Jakarta adalah 26.42. Sangat kecil dibandingkan dengan Jersey atau New York sekalipun. Padahal Anda tahu, berwisata kuliner di Jakarta sangat-sangat terjamin. Segala makanan dapat Anda temukan di kota tercinta ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Namun memang riset ini tidak menjabarkan kategori mahal dan murah dalam nominal uang. Tapi, para traveler paling tidak dapat memperkirakan negara-negara dengan &#8220;ongkos&#8221; yang mirip dengan kota tercinta ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ini 5 kota termahal untuk melakukan wisata kuliner berdasarkan Cost of Living Index for Country 2015 versi Numbeo:<\/p>\n<p>1. Saint Helier, Jersey\u00a0(165,48 persen)<br \/>\n2. Stavanger, Norway\u00a0(147.99 persen)<br \/>\n3. Zurich, Switzerland\u00a0(146.90 persen)<br \/>\n4. Geneva, Switzerland\u00a0(141.23 persen)<br \/>\n5. Trondheim, Norway\u00a0(140.62 persen)<\/p>\n<p>Berikut ini 5 kota termurah untuk melakukan wisata kuliner berdasarkan Cost of Living Index for Country 2015 versi Numbeo:<\/p>\n<p>1. Thiruvananthapuram, India\u00a0(12.01 persen)<br \/>\n2. Kochi, India\u00a0(12.23 persen)<br \/>\n3. Coimbatore, India\u00a0(12.75 persen)<br \/>\n4. Vijayawada, India\u00a0(13.35 persen)<br \/>\n5. Visakhapatnam, India\u00a0(14.83 persen)<\/p>\n<p>Ternyata semua kota yang memiliki\u00a0Restaurant Price Index terendah berada di India.<\/p>\n<p>Sekarang berikut kami sajikan 10 kota dengan\u00a0Restaurant Price Index yang tidak berbeda jauh dengan index yang dimiliki kota Jakarta tercinta:<\/p>\n<p>1. Puerto Vallarta, Mexico (27.20 persen)<br \/>\n2. Guangzhou, China (27.13 persen)<br \/>\n3. Manila, Philippines\u00a0(26.93\u00a0persen)<br \/>\n4. Ho Chi Minh City, Vietnam\u00a0(26.66\u00a0persen)<br \/>\n5. Jakarta, Indonesia\u00a0(26.42 persen)<br \/>\n6. Penang, Malaysia\u00a0(25.95\u00a0persen)<br \/>\n7. Bangkok, Thailand\u00a0(25.71\u00a0persen)<br \/>\n8. Delhi, India (\u00a022.89 persen)<br \/>\n9. Surabaya, Indonesia (22.25 persen)<br \/>\n10. Hanoi, Vietnam\u00a0(21.29\u00a0persen)<\/p>\n<p>Selamat merencanakan wisata kuliner Anda.<\/p>\n<p><em>uthe\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage: wikipedia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Travel) Pernahkah terpikir oleh Anda untuk melakukan\u00a0travelling manca negara\u00a0khusus untuk melakukan wisata kuliner? Jika Anda belum pernah melakukannya, maka ini dapat menjadi salah satu agenda menarik pada rencana liburan panjang Anda mendatang. Anda dapat meluangkan setengah dari perjalanan Anda hanya untuk berkuliner ria. Tetapi jika Anda memang hendak menyelipkan agenda berkuliner pada liburan Anda maka sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan informasi yang jelas negara mana yang memiliki biaya makan yang mahal dan mana yang murah. Salah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":90557,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1057],"tags":[4941,1287],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90555"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90555"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90555\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":90563,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90555\/revisions\/90563"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90557"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90555"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90555"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90555"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}