{"id":90268,"date":"2015-01-30T11:46:37","date_gmt":"2015-01-30T04:46:37","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=90268"},"modified":"2015-01-30T11:46:37","modified_gmt":"2015-01-30T04:46:37","slug":"cidera-janji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/01\/30\/cidera-janji\/","title":{"rendered":"CIDERA JANJI"},"content":{"rendered":"<p>Orang menagih ini dan itu, segudang setiap hari<br \/>\nDari pagi sampai malam mengeluh dan menghitung-hitung, ini kurang itu kurang<br \/>\nSetiap hari marah dan penuh tuntutan seperti tak akan ada habis-habisnya<br \/>\nApa saja yang dia lakukan selalu salah dan selalu kurang<br \/>\nPadahal dia bekerja dari matahari terbit sampai mau terbit lagi<\/p>\n<p>Dia tidak mau membalas atau mempertanyakan, ketika semua orang menagih ini dan menagih itu<br \/>\nDia tidak mau marah ketika orang berkata dia ingkar janji dan tidak seperti harapan banyak orang<br \/>\nDapatkah dia memenuhi semua janji untuk begitu banyak orang, yang semuanya mau menerima sempurna tanpa diskon?<br \/>\nDapatkah dia memenuhinya dalam waktu yang sangat pendek untuk membuat semua orang tersenyum?<br \/>\nBukankah ketika sebagian orang tersenyum maka masih saja ada orang yang marah?<br \/>\nMengapa kita tidak memberi kesempatan pada dia untuk memenuhi janjinya?<br \/>\nMengapa kita menuntut dia sepertinya dia bukan manusia, karena kita tidak mau memberi waktu untuk dia belajar melakukan apa yang akan dia lakukan, untuk memberi yang baik kepada kita<\/p>\n<p>Berilah dia waktu karena dia bukan seorang yang membuang-buang waktu untuk dirinya sendiri<br \/>\nBerilah dia kesempatan karena dia seorang yang selalu memakai kesempatan untuk bagaimana membuat kita tersenyum<br \/>\nBerilah dia sedikit saja senyum maka dia akan berlari untuk memberi yang paling baik kepada kita<br \/>\nBerilah dia kesempatan<\/p>\n<p>Dia bukan seorang yang tamak dan gila kekuasaan<br \/>\nDia bukan seorang yang ambisius dan pemimpi<br \/>\nDia hanya seorang laki-laki sederhana yang terlahir menjadi seorang yang jujur dan ingin menolong<br \/>\nDia tumbuh di tempat yang kumuh di bantaran kali, sehingga dia mengerti apa arti kemiskinan dan keluhan<br \/>\nDia terlahir dari sebuah kemiskinan sehingga dia tahu apa arti dari pada ketertolakan<br \/>\nDia mengerti dan sangat mengerti<\/p>\n<p>Adilkah kita menuntut dia sebegitu keras ?<br \/>\nAdilkah kita memperlakukan dia sementara tidak seorangpun yang pernah memperhatikan kita seperti dia?<br \/>\nDiakah yang cidera janji pada kita atau kita yang cidera janji kepada dia?<br \/>\nDulu kita berjanji mau mengawal dia, dulu kita berjanji akan selalu di belakang dia tapi mengapa kita berbalik memusuhi dia? Kenapa kita lari entah kemana?<br \/>\nSiapakah di antara kita yang tidak setia<br \/>\nDiakah? Atau kita yang tidak setia?<br \/>\nBiarlah kita menjawabnya &#8230;.<\/p>\n<p><em>Jackie Ang\/VMN\/BL<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Orang menagih ini dan itu, segudang setiap hari Dari pagi sampai malam mengeluh dan menghitung-hitung, ini kurang itu kurang Setiap hari marah dan penuh tuntutan seperti tak akan ada habis-habisnya Apa saja yang dia lakukan selalu salah dan selalu kurang Padahal dia bekerja dari matahari terbit sampai mau terbit lagi Dia tidak mau membalas atau mempertanyakan, ketika semua orang menagih ini dan menagih itu Dia tidak mau marah ketika orang berkata dia ingkar janji dan tidak seperti harapan banyak orang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":34234,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1972,1044,52],"tags":[1649],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90268"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90268"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90268\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":90271,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90268\/revisions\/90271"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90268"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90268"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90268"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}