{"id":86135,"date":"2015-01-09T20:27:58","date_gmt":"2015-01-09T13:27:58","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=86135"},"modified":"2015-01-09T20:27:58","modified_gmt":"2015-01-09T13:27:58","slug":"prioritas-politik-luar-negeri-indonesia-5-tahun-ke-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/01\/09\/prioritas-politik-luar-negeri-indonesia-5-tahun-ke-depan\/","title":{"rendered":"Prioritas Politik Luar Negeri Indonesia 5 Tahun Ke Depan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; News &amp; Insight) Seperti yang telah disampaikan oleh oleh Presiden Joko Widodo bahwa berkaitan dengan visi Indonesia sebagai\u00a0Poros Maritim Dunia, maka ada\u00a05 (lima) pilar utama yang penting, yaitu\u00a01. Membangun budaya maritim; 2. Penjagaan dan pengelolaan sumber daya laut; 3. Membangun infrastruktur dan konektivitas maritim; 4. Kerjasama maritim melalui diplomasi; dan 5. Pembangunan kekuatan pertahanan maritim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini kembali ditegaskan oleh\u00a0Menteri Luar Negeri Retno Marsudi\u00a0<span style=\"line-height: 1.5em;\">dalam pernyataan tahunan selaku Menlu RI, di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta, pada Kamis (8\/1) seperti dilansir pada website Sekretariat Kabinet RI. Oleh karena itu dalam\u00a0<\/span>5 tahun ke depan maka politik luar nergeri Indonesia akan memprioritaskan a. Menjaga kedaulatan Indonesia; b. Meningkatkan perlindungan terhadap warga negara dan badan hukum Indonesia; serta c. Meningkatkan diplomasi ekonomi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Menjaga kedaulatan Indonesia<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu hal yang akan dilakukan guna\u00a0melindungi kedaulatan wilayah NKRI yaitu dengan\u00a0diplomasi Indonesia. Retno pun menegaskan bahwa pergaulan internasional haruslah berdasarkan pada prinsip penghormatan terhadap integritas wilayah territorial terhadap masing-masing negara.\u00a0\u201cIndonesia tidak akan membiarkan prinsip-prinsip tersebut dilanggar oleh pihak lain,\u201d demikian dikatakan Menlu. Oleh karena itu\u00a0diplomasi perbatasan pada tahun 2015 akan lebih ditingkatkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Indonesia pun telah menyusun roadmap perundingan perbatasan khusus untuk penyelesaian batas maritim. Pemerintah Indonesia juga akan meningkatkan kehadirannya di wilayah perbatasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pengiriman Buruh Migran<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk meningkatkan perlindungan terhadap warga negara dan badan hukum Indonesia, maka Retno menegaskan bahwa Indonesia hanya akan melakukan kerja sama dalam hal pengiriman buruh migran apabila (i) negara tujuan memiliki peraturan nasional yang mengatur perlindungan terhadap buruh migran asing; dan\/atau (ii) Indonesia memiliki perjanjian bilateral dengan negara tujuan yang mengedepankan perlindungan buruh migran Indonesia. Selain itu kita pun akan terus mendorong\u00a0terbentuknya suatu instrumen hukum ASEAN mengenai perlindungan buruh migran yang bersifat non-diskriminatif sehingga\u00a0<span style=\"line-height: 1.5em;\">memberikan perlindungan serta rasa aman bagi warga negara dan badan hukum Indonesia di luar negeri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Menegakkan Hukum Maritim<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa hal yang juga akan ditingkatkan adalah\u00a0kerja sama regional serta internasional pada bidang infrastruktur maritim, perikanan, energi,\u00a0dan pelestarian lingkungan bahari. Hal ini terkait pada\u00a0prioritas peningkatkan diplomasi ekonomi. Pemerintah pun bertekad\u00a0<span style=\"line-height: 1.5em;\">untuk menegakkan hukum di laut guna memberantas pencurian ikan (<em>illegal fishing).\u00a0<\/em><\/span>Indonesia juga siap bekerja sama dengan negara lain dalam pemberantasan \u00a0<i>illegal fishing<\/i>\u00a0itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa pembangunan terkait diplomasi ekonomi juga akan difokuskan pada upaya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan konektivitas, seperti pembanguan\u00a0<i>deep sea ports<\/i>\u00a0dan pengembangan\u00a0<i>power plants<\/i>\u00a0dengan tidak menutup kemungkinan bekerjasama dengan pihak asing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bidang Perdagangan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Upaya untuk meningkatkan ekspor kepada non-traditional dan\u00a0<i>untapped market\u00a0<\/i>akan terus dilakukan. Indonesia tidak akan dapat menerima perlakuan diskriminasi terhadap komoditi Indonesia seperti yang terjadi atas CPO Indonesia<i>. <\/i>Selain itu\u00a0upaya untuk menarik modal asing pun akan terus dilakukan. Komitmen pemerintah untuk menyederhanakan perijinan dan membuat \u201c<i>one stop service<\/i>\u201d diyakini Retno akan meningkatkan minat investor asing ke Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini Pemerintah sedang menyelesaikan draft\u00a0<i>Bilateral Investment Treaty<\/i>, yang akan menjadi rejim perjanjian baru investasi Indonesia dengan negara lain.Selain itu\u00a0<span style=\"line-height: 1.5em;\">diplomasi Indonesia juga akan diarahkan pada upaya untuk mendukung kemandirian di bidang pangan dan di bidang energi, terutama energi baru dan terbarukan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Task Force Diplomasi Ekonomi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah \u201c<b>Task Force Diplomasi Ekonomi<\/b>\u201d akan segera dibentuk\u00a0Kementerian Luar Negeri dikoordinir oleh Wakil Menteri Luar Negeri guna memfasilitasi tindak lanjut kegiatan diplomasi ekonomi di luar negeri,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Penyampaikan pidato tahunan Menlu RI di hadapan para duta besar negara sahabat itu, juga dihadiri para pejabat eselon I dan II Kemenlu, dan ratusan wartawan media cetak, elektronik dan online dari dalam dan luar negeri.<\/span><\/p>\n<p><em>uthe\/Journalist\/VMN\/BL<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage: Antara<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; News &amp; Insight) Seperti yang telah disampaikan oleh oleh Presiden Joko Widodo bahwa berkaitan dengan visi Indonesia sebagai\u00a0Poros Maritim Dunia, maka ada\u00a05 (lima) pilar utama yang penting, yaitu\u00a01. Membangun budaya maritim; 2. Penjagaan dan pengelolaan sumber daya laut; 3. Membangun infrastruktur dan konektivitas maritim; 4. Kerjasama maritim melalui diplomasi; dan 5. Pembangunan kekuatan pertahanan maritim. Hal ini kembali ditegaskan oleh\u00a0Menteri Luar Negeri Retno Marsudi\u00a0dalam pernyataan tahunan selaku Menlu RI, di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta, pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":86137,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1050],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86135"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86135"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86135\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":86139,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86135\/revisions\/86139"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86137"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86135"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86135"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86135"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}