{"id":84583,"date":"2015-01-02T16:04:28","date_gmt":"2015-01-02T09:04:28","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=84583"},"modified":"2015-01-02T16:04:28","modified_gmt":"2015-01-02T09:04:28","slug":"pulau-panggang-di-kepulauan-seribu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/01\/02\/pulau-panggang-di-kepulauan-seribu\/","title":{"rendered":"Pulau Panggang Di Kepulauan Seribu"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\">Pulau Panggang, pulau yang sangat padat penduduk&#8230;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Penduduknya seperti rumput yang bergerombol dan rapat begitulah gambarannya Pulau Panggang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Mungkin inilah pulau terpadat di dunia, luas 9 Ha namun ada 4.000 jiwa hidup di atasnya, bagaimana bergerak hanya dengan 22,5 meter persegi per jiwa ?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Persoalannya jangan tanya air&#8230;. Air bersih&#8230;.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Harganya Rp 7000 per-galon, duh &#8230; mahalnya..<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Apa kata Pak Ahok pemimpin Jakarta yang pulau ini adalah di wilayah kekuasaannya ?<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Katanya : Sumber airnya ada dan uangnya ada kenapa enggak dibangun saringan-saringan air yang mengolah air laut menjadi air tawar, yang bisa menolong masyarakatnya yang super padat ?<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bingung dia ? siapa yang bertanggung jawab di sana ?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tapi masyarakatnya cinta pulau panggang&#8230;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pindah ? enggak mau , biar disuruh pindah ke pulau Pramuka yang lebih lumayan tetap saja enggak mau karena pulau panggang punya filosofi \u201cmangan atau tidak mangan asal ngumpul\u201d<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Lantas akan dibuat apa ?<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Rumah panggung&#8230; kampung deret&#8230;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bingung deh yang jelas pulau Panggang saat ini tanpa kampung deret &#8230;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dan pembangunan sangat sulit.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara pulau Pramuka di seberang pulau Panggang, fasilitasnya lumayan, ada penginapan , rumah sakit, lapangan bola dan taman\u2026.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Disini banyak pohon dan kelihatan lumayan&#8230;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Anak-anak kelihatan lebih girang karena ada tempat bermain, sementara anak di pulau Panggang tidak ada tempat bermain dan hidup dalam kepadatan yg rentan stress.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Lantas apa yg dapat kita buat untuk menolong saudara kita yg di pulau Panggang ini<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Jangan lupa lho ini bagian dari pada Jakarta<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kota kita juga&#8230;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ayo&#8230;..kita bersuara<\/p>\n<p>Atau paling tidak berdoalah supaya ada perubahan disana.<\/p>\n<p><em>Jacky Ang\/VMN\/BL<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pulau Panggang, pulau yang sangat padat penduduk&#8230; Penduduknya seperti rumput yang bergerombol dan rapat begitulah gambarannya Pulau Panggang. Mungkin inilah pulau terpadat di dunia, luas 9 Ha namun ada 4.000 jiwa hidup di atasnya, bagaimana bergerak hanya dengan 22,5 meter persegi per jiwa ? &nbsp; Persoalannya jangan tanya air&#8230;. Air bersih&#8230;. Harganya Rp 7000 per-galon, duh &#8230; mahalnya.. Apa kata Pak Ahok pemimpin Jakarta yang pulau ini adalah di wilayah kekuasaannya ? Katanya : Sumber airnya ada dan uangnya ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":34234,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1972,1044,52],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84583"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84583"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84583\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84589,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84583\/revisions\/84589"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84583"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84583"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84583"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}