{"id":83703,"date":"2014-12-31T17:04:22","date_gmt":"2014-12-31T10:04:22","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=83703"},"modified":"2014-12-31T17:04:22","modified_gmt":"2014-12-31T10:04:22","slug":"trending-wise-man-says-2014","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/12\/31\/trending-wise-man-says-2014\/","title":{"rendered":"Trending Wise Man Says 2014"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Wise Man Says) Salah satu yang selalu ditunggu-tunggu para pembaca businesslounge.co, Vibiz Media Network adalah video Wise Man Says yang selalu berisikan <em>interview\u00a0<\/em>singkat para tokoh-tokoh penting yang mengutarakan pendapatnya tentang <em>management words<\/em> yang\u00a0\u00a0businesslounge.co, Vibiz Media Network lontarkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut adalah 5 video dengan\u00a0<em>viewer\u00a0<\/em>terbanyak:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1.\u00a0<a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2014\/01\/22\/ignasius-jonan-presiden-direktur-pt-kereta-api-indonesia-leading-by-example\/\">Leading by Example, Ignasius Jonan, Presiden Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI)<\/a><\/strong><\/p>\n<p><iframe src=\"\/\/www.youtube.com\/embed\/L3g8x8LWBOA\" height=\"315\" width=\"560\" allowfullscreen=\"\" frameborder=\"0\"><\/iframe><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau Anda minta anah buah Anda lari 100 meter, maka Anda juga harus mau dan harus bisa lari 100 meter,\u201d demikianlah Ignasius Jonan, mantan Presiden Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang saat ini menjabat sebagai menteri perhubungan RI memberikan contoh dari seorang pemimpin yang memimpin dengan memberikan contoh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"line-height: 1.5em;\">2.\u00a0<a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2014\/01\/16\/chairul-tanjung-chairman-pt-ct-corpora-visionary-leadership\/\">Visionary Leadership, Chairul Tanjung, Chairman PT CT Corpora\u00a0<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<p><iframe src=\"\/\/www.youtube.com\/embed\/Q4EIr2iclNE\" height=\"315\" width=\"560\" allowfullscreen=\"\" frameborder=\"0\"><\/iframe><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk menjadi pemimpin yang baik di Indonesia, pertama harus memiliki visi yang besar dan berjangka waktu yang panjang,\u201d demikian diungkapkan oleh Chairul Tanjung, Chairman PT CT Corpora kepada businesslounge.co, Vibiz Media Network.\u00a0<span style=\"line-height: 1.5em;\">\u201cIstilahnya bold vision, punya visi yang utuh, d<\/span>i samping itu hal kedua yang dibutuhkan oleh seorang pemimpin adalah harus memiliki integritas.&#8221; Sedangkan yang ketiga adalah\u00a0kreatif dan inovatif. Terakhir menyadari bahwa apa yang dilakukannya adalah untuk kepentingan banyak orang bukan untuk kepentingan diri sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>3.\u00a0<a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2014\/04\/01\/g-t-soerbakti-dirut-pt-eka-sari-lorena-transport-tbk-memimpin-dengan-tegas-dan-komunikatif\/\">G.T Soerbakti, Dirut PT Eka Sari Lorena Transport Tbk : Memimpin dengan Tegas dan Komunikatif\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p><iframe src=\"\/\/www.youtube.com\/embed\/2uJTKp7RnrE\" height=\"315\" width=\"560\" allowfullscreen=\"\" frameborder=\"0\"><\/iframe><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; line-height: 1.5em;\">Gusti Terkelin Soerbakti menuturkan awal mula ia memulai bisnis jasa transportasi yang saat ini dimilikinya. Dia memulainya dengan hanya dua unit bis Mercedez Benz dan route pendek yaitu Bogor \u2013 Jakarta.\u00a0<\/span>Prinsipnya dalam memimpin perusahaan adalah mengutamakan rasa kekeluargaan dan kebersamaan bersama para kru. Dia pun mengatakan, \u201cPerusahaan ini seperti sawah kita bersama, mari kita rawat bersama, mari kita pelihara bersama, supaya hasil panennya mari kita nikmati bersama\u2026..\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Baginya sebagai seorang pemimpin adalah penting untuk memimpin dengan tegas tetapi komunikatif. Baik dengan bawahan, dengan atasan, dengan manager dan staff. Secara periodik dia akan lakukan ceramah-ceramah atau seperti sarasehan. Dengan adanya komunikasi yang baik, tidak akan ada salah pengertian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>4.\u00a0<a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2014\/02\/14\/parwati-surjaudaja-presdir-pt-bank-ocbc-nisp-tbk-berdiam-diri-adalah-kemewahan\/\">Dapat Berdiam Diri adalah Kemewahan, Parwati Surjaudaja, Presdir PT Bank OCBC NISP Tbk\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p><iframe src=\"\/\/www.youtube.com\/embed\/bH0Pi4oWiRM\" height=\"315\" width=\"560\" allowfullscreen=\"\" frameborder=\"0\"><\/iframe><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Parwati Surjaudaja\u00a0<\/span>membagikan sisi lain dari kehidupannya sebagai seorang pemimpin. Baginya seorang pemimpin haruslah mau mendengar, mau bertanya, dan harus menjadi panutan. Parwati pun menuturkan gaya manajemennya yang\u00a0<span style=\"line-height: 1.5em;\">lebih banyak mendengar dan terbuka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2014\/03\/10\/willy-suwandi-dharma-dirut-adira-finance-banyak-komunikasi-dan-banyak-mendengar\/\">5.\u00a0Willy Suwandi Dharma, Dirut Adira Finance : Banyak Komunikasi dan Banyak Mendengar\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p><iframe src=\"\/\/www.youtube.com\/embed\/QsEOH2Pzjms\" height=\"315\" width=\"560\" allowfullscreen=\"\" frameborder=\"0\"><\/iframe><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Bagi Willy Suwandi Dharma\u00a0<\/span><span style=\"line-height: 1.5em;\">seorang pemimpin harus dapat membangun komunikasi yang efektif terhadap para anggotanya yaitu dengan lebih banyak turun ke bawah untuk menyerap aspirasi dari teman-teman di bawah.\u00a0<\/span>\u201cDengan turun ke bawah maka mereka merasa diperhatikan. Di sisi lain, kita harus lebih banyak mendengar dari yang di bawah karena mereka yang melakukan operasional lebih tahu dibandingkan dengan kita yang lebih sering di belakang meja,\u201ddemikian diungkapkan Willi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">\u00a0Dari kelima video di atas maka dapat kita lihat bahwa ternyata banyak\u00a0<em>viewer<\/em> yang tertarik dengan prinsip-prinsip kepemimpinan yang businesslounge.co tawarkan. Karena itu nantikan video-video kepemimpinan berikutnya pada tahun 2015.<\/span><\/p>\n<p><em>uthe\/Journalist\/VMN\/BL<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Wise Man Says) Salah satu yang selalu ditunggu-tunggu para pembaca businesslounge.co, Vibiz Media Network adalah video Wise Man Says yang selalu berisikan interview\u00a0singkat para tokoh-tokoh penting yang mengutarakan pendapatnya tentang management words yang\u00a0\u00a0businesslounge.co, Vibiz Media Network lontarkan. Berikut adalah 5 video dengan\u00a0viewer\u00a0terbanyak: 1.\u00a0Leading by Example, Ignasius Jonan, Presiden Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI) \u201cKalau Anda minta anah buah Anda lari 100 meter, maka Anda juga harus mau dan harus bisa lari 100 meter,\u201d demikianlah Ignasius Jonan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":23,"featured_media":84251,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,52],"tags":[5072],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83703"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/23"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83703"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83703\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":83713,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83703\/revisions\/83713"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84251"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83703"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83703"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83703"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}