{"id":8248,"date":"2012-04-28T09:33:59","date_gmt":"2012-04-28T02:33:59","guid":{"rendered":"http:\/\/themanagerslounge.com\/?p=8248"},"modified":"2014-03-08T11:04:33","modified_gmt":"2014-03-08T04:04:33","slug":"tips-tips-untuk-mempertahankan-pembeli-loyal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2012\/04\/28\/tips-tips-untuk-mempertahankan-pembeli-loyal\/","title":{"rendered":"Tips Tips Untuk Mempertahankan Pembeli Loyal"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Dunia bisnis yang penuh persaingan disaat seperti ini sangat membutuhkan temuan-temuan baru dengan tujuan membuat pembeli tidak menjadi bosan dan jenuh dengan hal-hal\u00a0 yang lama .<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang penjual yang pintar adalah penjual yang dapat dengan cepat dan jeli dapat melihat dan menangkap peluang yang ada . Hal ini dengan tujuan agar pelanggan setia tidak pergi begitu saja meninggalkan penjual dan tetap bertahan dengan penjual lama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBagaimana mempertahankan pelanggan supaya tetap loyal kepada penjual ?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tips-tipsnya adalah sebagai berikut :<\/strong><br \/>\n1. Dengan tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi nasabah tersebut bahkan kalau perlu memberikan ekstra tambahan layanan kepada nasabah dibandingkan pesaing yang lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Penjual tidak boleh menaikkan harga yang telah disepakati kedua belah pihak agar supaya tidak terjadi conflict of interest.. Ataupun kalau mau menaikkan harga maka haruslah disertai dengan fakta-fakta\u00a0 yang menunjang hal ini, misalnya\u00a0 apakah memang biaya yang dikeluarkan\u00a0 sudah tidak seimbang dengan pendapatan yang diterimanya, sehingga harga produk kita perlu dinaikkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Penjual harus dengan rendah hati menerima kritikan dan menganggap hal itu sebagai kritikan untuk membangun bisnis itu sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4. Penjual harus selalu mau mendengar pendapat pembeli dan tidak boleh mempertahankan pendapatnya sendiri dengan berpatokan pada prinsip bahwa penjual selalu berada di tempat yang benar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">5. Selalu mau melihat pada kompetitor kita,\u00a0 apakah yang sudah diberikan pesaing pada langganan kita dan menganalisa apakah dengan hal ini maka pembeli akan lari kepada penjual lain ? Kalau memang dari analisa kita, kita punya kekurangan maka perlu untuk ditambahkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tips-tips ini sangat berguna bagi kemajuan penjualan . dan diharapkan dengan\u00a0 tips ini maka akan meningkatkan penjualan dan pembeli yang loyal juga akan tetap bertahan terus.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(<span>Lina Moses<\/span>\/AA\/TML)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Dunia bisnis yang penuh persaingan disaat seperti ini sangat membutuhkan temuan-temuan baru dengan tujuan membuat pembeli tidak menjadi bosan dan jenuh dengan hal-hal\u00a0 yang lama . Seorang penjual yang pintar adalah penjual yang dapat dengan cepat dan jeli dapat melihat dan menangkap peluang yang ada . Hal ini dengan tujuan agar pelanggan setia tidak pergi begitu saja meninggalkan penjual dan tetap bertahan dengan penjual lama. Bagaimana mempertahankan pelanggan supaya tetap loyal kepada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":8249,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8248"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8248"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8248\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27768,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8248\/revisions\/27768"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8249"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}