{"id":81649,"date":"2014-12-18T13:47:59","date_gmt":"2014-12-18T06:47:59","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=81649"},"modified":"2014-12-18T13:47:59","modified_gmt":"2014-12-18T06:47:59","slug":"5-cara-sederhana-untuk-membuat-karyawan-anda-engage","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/12\/18\/5-cara-sederhana-untuk-membuat-karyawan-anda-engage\/","title":{"rendered":"5 Cara Sederhana Untuk Membuat Karyawan Anda Engage"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Empower People) Secara umum pengertian <em>employee engagement<\/em> (keterlibatan karyawan) adalah suatu keterlibatan seorang karyawan di dalam pekerjaannya,\u00a0 saat ia dapat sangat antusias dan terlibat penuh di dalam pekerjaannya.\u00a0 Karyawan yang <em>engage<\/em> akan selalu bergairah di dalam pekerjaannya, bahkan tidak segan-segan untuk mengorbankan diri, waktu dan tenaganya demi mencapai tujuan pekerjaannya. Bayangkan Anda memiliki karyawan yang demikian, tentunya akan banyak keuntungan yang Anda dapatkan, produktifitas bertambah, <em>turn over<\/em> karyawan berkurang, kepuasan pelangaan meningkat, biaya produksi berkurang, dan akhirnya adalah kemajuan perusahaan Anda. Akan tetapi meningkatkan keterlibatan karyawan bukanlah sesuatu yang <em>instant<\/em>, Anda perlu kerja keras dan mengusahakannya secara konsisten.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah studi dari Gallup di Amerika Serikat, menemukan bahwa hanya 33% karyawan yang benar-benar terlibat dan loyal terhadap pekerjaannya, 49 % memiliki tingkat loyalitas yang rendah, dan 18 % benar-benar tidak terlibat (actively disengaged). Hal ini sangat berbahaya, karena 18 persen ini akan dengan cepat menyebar dan menghancurkan produktifitas perusahaan.<\/p>\n<p>Bagaimana cara untuk meningkatkan keterlibatan karyawan? berikut 5 tips sederhana untuk Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>1. Kenali karyawan Anda lebih dalam<br \/>\n<\/b>Luangkan waktu untuk mengenal lebih dalam karyawan Anda, bagaimana latar belakang mereka, apa nilai yang mereka anut, apa yang memotivasi mereka dalam bekerja. Pertanyaan-pertanyaan sederhana seperti menanyakan kabar anggota keluarga mereka, kegiatan mereka di waktu luang,\u00a0 menunjukkan bahwa Anda peduli pada mereka,. Hal ini akan membangun hubungan yang kuat san tentunya berimpact positif terhadap keterlibatan mereka di dalam pekerjaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>2. Sediakan training\u00a0 dasar untuk karyawan Anda<br \/>\n<\/b>Memberikan pelatihan dasar mengenai pekerjaan mereka, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab mereka, dengan demikian mereka akan lebih terlibat dan termotivasi dalam bekerja.<br \/>\nSecara teratur berikan feedback atas hasil kerja mereka sehingga mereka dapat meningkatkan kemampuan mereka.<\/p>\n<p><b>3. Support karyawan Anda untuk berkembang<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kesempatan untuk berkembang adalah pengerak bagi keterlibatan karyawan dan kesuksesan perusahaan. Karyawan juga ingin kesempatan untuk belajar, tumbuh dan maju. Karyawan yang kemampuannya berkembang lebih cenderung bertahan dalam perusahaan dan akan merekonendasikan perusahaan tersebut \u00a0kepada yang lain, hal ini membantu perusahaan untuk membangun kemampuan dan tim yang dibutuhkan untuk sukses. Cara untuk mengembangkan karyawan Anda tidak hanya terbatas melalui pelatihan formal, akan tetapi perlu disadari bahwa pembelajaran terbesar adalah di dalam pekerjaan.\u00a0 Jadi, Anda juga harus mendukung pengembangan karyawan melalui pelatihan, penugasan, mentoring, proyek dan sejumlah kegiatan pekerjaan lainnya.<\/p>\n<p><b>4. Berikan penghargaan kepada karyawan<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penghargaan dari Anda adalah motivasi yang sangat penting bagi karyawan, hal ini mendorong karyawan berperilaku positif dan meningkatkan kinerja kerjanya, dan pada akhirnya meningkatkan keterlibatan karyawan. Manager perlu memahami bentuk penghargaan apa yang dapat memotivasi karyawannya. Penghargaan dapat berupa penghargaan financial, tetapi tidak terbatas pada itu.\u00a0 Sebuah pernyataan sederhana\u00a0 \u201cterima kasih&#8221; atau &#8220;nice job &#8220;,\u00a0 bisa memotivasi karyawan Anda. Pastikan Anda selalu memberikan penghargaan untuk setiap prestasi karyawan Anda. <b><br \/>\n<\/b><br \/>\n<b>5. Perkuat kerjasama tim<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kerjasama tumbuh dari budaya keterbukaan dan kepercayaan antara manajer dan karyawan. Ketika karyawan merasa mereka adalah bagian tim dalam perusahaan mereka, mereka menginvestasikan lebh banyak watu dan tenaga di dalam pekerjaan mereka. Kerjasama menumbuhkan suasana kooperatif di mana karyawan memiliki sikap positif terhadap pekerjaan dan juga meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0Sebagai seorang manager, Anda perlu menanamkan spirit kebersamaan di antara tim Anda. Berbagi informasi penting perusahaan, update berita dari pertemuan klien, atau menyediakan summary meeting memastikan semua anggota tim memiliki tujuan yang sama.\u00a0 Karyawan akan bekerja sama satu sama lain ketika mereka saling percaya, ketika mereka tahu bahwa kesedian mereka untuk membantu, akan mendapatkan balasan yang baik \u00a0dari karyawan lainnya, dan ketika mereka percaya ada keadilan di dalam pekerjaan mereka. \u00a0Ketika karyawan saling percaya dan bergantung pada satu sama lain untuk menyelesaikan tugas-tugas yang lebih efisien, mereka cenderung lebih terlibat di dalam pekerjaan dan sedikit kemungkinan mereka akan meninggalkan pekerjaan mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rebecca-Hayati.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-78853 alignleft\" alt=\"Rebecca Hayati\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rebecca-Hayati.jpg\" width=\"120\" height=\"120\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rebecca-Hayati.jpg 120w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rebecca-Hayati-90x90.jpg 90w\" sizes=\"(max-width: 120px) 100vw, 120px\" \/><\/a>Rebecca Hayati\/Managing Partner\u00a0E-Commerce\/VMN\/BL<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Empower People) Secara umum pengertian employee engagement (keterlibatan karyawan) adalah suatu keterlibatan seorang karyawan di dalam pekerjaannya,\u00a0 saat ia dapat sangat antusias dan terlibat penuh di dalam pekerjaannya.\u00a0 Karyawan yang engage akan selalu bergairah di dalam pekerjaannya, bahkan tidak segan-segan untuk mengorbankan diri, waktu dan tenaganya demi mencapai tujuan pekerjaannya. Bayangkan Anda memiliki karyawan yang demikian, tentunya akan banyak keuntungan yang Anda dapatkan, produktifitas bertambah, turn over karyawan berkurang, kepuasan pelangaan meningkat, biaya produksi berkurang, dan akhirnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":78927,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[4,1051],"tags":[5153],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81649"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81649"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81649\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92667,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81649\/revisions\/92667"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/78927"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81649"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}