{"id":8109,"date":"2012-05-17T01:10:22","date_gmt":"2012-05-16T18:10:22","guid":{"rendered":"http:\/\/themanagerslounge.com\/?p=8109"},"modified":"2014-03-08T11:04:33","modified_gmt":"2014-03-08T04:04:33","slug":"langkah-untuk-penjualan-yang-berhasil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2012\/05\/17\/langkah-untuk-penjualan-yang-berhasil\/","title":{"rendered":"Langkah Untuk Penjualan Yang Berhasil"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(The Manager Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Penanganan keberatan pelanggan adalah mungkin salah satu unsur utama dari teknik penjualan untuk penjualan yang sukses. Ini sangat penting bagi penjualan profesional untuk mengembangkan gaya penutupan yang efektif dan belajar untuk menggunakan cara yang sangat alami dan berpengaruh. Ada banyak keberatan bahwa pelanggan dapat memberikan orang penjualan. Akan mustahil untuk daftar, apalagi menyelesaikannya semua dalam satu artikel. Namun, beberapa yang paling umum dan juga dapat menjadi pembunuh penjualan jika penjual tidak cukup siap untuk atau nyaman dengan mereka. Mungkin hampir semua penjualan orang takut yang paling: &#8220;Bagaimana hal itu.&#8221; Pada pandangan pertama, ini adalah yang paling sulit untuk diatasi karena klien benar-benar mengatakan apa-apa. Semua yang kami katakan adalah mereka ingin &#8220;berpikir&#8221; sesuatu. Penjual telah NO IDEA bahwa pelanggan menginginkannya &#8220;berpikir.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengikuti lima langkah untuk penjualan yang sukses dari ActionCOACH\u2019s, dapat membantu sales menghindari puncak dan lembah penjualan yang dialami oleh orang sales pada umumnya. Oleh karena itu, membangun sistem penjualan individu, seperti yang dijelaskan di bawah ini akan menjamin hasil yang baik untuk setiap bisnis:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Goals<\/strong><br \/>\nDalam rangka mencapai hasil yang besar, penting untuk pertama-tama, menetapkan goal-goal\u00a0 jelas, yang dapat diukur dalam kerangka-waktu yang spesifik. Dalam menetapkan tujuan, penting untuk mempertimbangkan pendapatan individu, gaya hidup dan kebutuhan seseorang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sangat penting untuk pertama-tama mengarah pada peningkatan pendapatan seseorang dari tahun lalu dalam jumlah tertentu, atau, jika seseorang itu baru dalam penjualan, ia harus bertujuan untuk mencapai sedekat mungkin dengan hasil dari top sales di timnya sebisanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Prospecting:<\/strong><br \/>\nTingkat keberhasilan yang dicapai oleh tenaga sales akan selalu ditentukan oleh jumlah pelanggan yang dihasilkan, dan itu sebagai tambahan dari lalu lintas orang yang lalu lalang di dalam bisnis\u00a0 atau panggilan telepon yang dihasilkan oleh iklan bisnis.<br \/>\nAkan membantu sekali untuk menempatkan sistem agar secara teratur mendapatkan pelanggan baru dari referal, pelanggan lama, dan sebagainya, dan membangun database pelanggan setia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Qualifying:<\/strong><br \/>\nQualifying adalah faktor yang memiliki dampak terbesar pada manajemen waktu. Seseorang harus menjadi terampil dalam memilah prospek. Stress terbesar dalam karir seseorang akan datang dari bekerja dengan prospek yang tidak kualifait, entah itu seseorang yang menolak untuk membeli pada harga fantastis atau seseorang yang tidak siap, bersedia dan mampu membeli sama sekali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sales Process:<\/strong><br \/>\nKunci penjualan yang sukses adalah kemampuan untuk membangun hubungan dan kepercayaan dengan setiap pelanggan. Krusial sekali untuk bertemu, menyapa dan membangun hubungan, menawarkan mereka\u00a0 pakaian, model atau produk dan mendemonstrasikannya ke pelanggan. Orang sales sebaiknya terus mengajukan pertanyaan dan baru kemudian meminta bisnis dari mereka.<br \/>\nDia sebaiknya menjual manfaat dari produknya, berbicara dalam modalitas bahasa calon pelanggan. Misalnya, ketika berbicara tentang mesin mobil kepada orang auditori\u00a0 akan ideal untuk mengatakan: \u201cDengarkan mesin itu, suaranya luar bisa bukan?\u201d atau kepada orang visual akan berguna untuk mengatakan, \u201cAnda lihat bagaimana smoothnya mesin itu?\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Follow-up:<\/strong><br \/>\nIni adalah langkah pertama untuk penjualan berikutnya ke\u00a0 pelanggan Anda, atau untuk memperoleh referal dari mereka. Pertama surat terima kasih, lalu follow up setelah tujuh hari,\u00a0 diikuti dengan sebuah telpon setidaknya setiap sembilan hari. Ini akan memastikan aliran referal yang stabil.<br \/>\nPepatah, \u201cLakukan apa yang paling Anda takutkan, dan Anda akan memiliki hasil yang paling Anda inginkan,\u201d mengatakan segalanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(<span>Lina Moses<\/span>\/AA\/TML)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(The Manager Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Penanganan keberatan pelanggan adalah mungkin salah satu unsur utama dari teknik penjualan untuk penjualan yang sukses. Ini sangat penting bagi penjualan profesional untuk mengembangkan gaya penutupan yang efektif dan belajar untuk menggunakan cara yang sangat alami dan berpengaruh. Ada banyak keberatan bahwa pelanggan dapat memberikan orang penjualan. Akan mustahil untuk daftar, apalagi menyelesaikannya semua dalam satu artikel. Namun, beberapa yang paling umum dan juga dapat menjadi pembunuh penjualan jika penjual tidak cukup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":8111,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8109"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8109"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8109\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27751,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8109\/revisions\/27751"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8111"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8109"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8109"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8109"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}