{"id":7955,"date":"2012-05-27T09:33:42","date_gmt":"2012-05-27T02:33:42","guid":{"rendered":"http:\/\/themanagerslounge.com\/?p=7955"},"modified":"2014-03-08T11:04:32","modified_gmt":"2014-03-08T04:04:32","slug":"benefits-of-sales-promotion","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2012\/05\/27\/benefits-of-sales-promotion\/","title":{"rendered":"Benefits of Sales Promotion"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Promosi penjualan merupakan salah satu strategi. Penting sekali bagi anda untuk memahami tujuan usaha anda melakukan strategi promosi penjualan sebelum anda membuat dan melaksanakan strategi promosi penjualan tersebut.<br \/>\nAda 10 tujuan utama strategi promosi penjualan produk yang harus anda ketahui. Semuanya bertujuan untuk memberikan penawaran menarik kepada konsumen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Meningkatkan Volume<\/strong><br \/>\nStrategi promosi penjualan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan tujuan jangka pendek bisnis anda. Bisa anda lakukan untuk menghabiskan stok lama, mengurangi stok yang ada di gudang atau untuk memenuhi stok yang ada di tingkat pengecer sebelum pesaing anda memperkenalkan produknya.<br \/>\nStrategi promosi penjualan juga bisa membuat \u201cpembeli marjinal\u201d datang membeli produk anda. Pembeli marjinal adalah mereka yang membeli hanya ketika suatu produk atau jasa sedang dalam masa \u201cpromosi\u201d. Biasaya pembeli marjinal ini tidak disukai oleh perusahaan. Tapi anda jangan khawatir, strategi promosi penjualan dapat menggiring pembeli marjinal menjadi pembeli setia, asal produk anda mengena di hati mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Meningkatkan Pembeli Coba-Coba<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Strategi promosi penjualan juga bisa membuat pembeli potensial anda datang untuk menggunakan produk atau jasa anda. Pembeli potensial adalah orang yang tidak pernah menggunakan produk atau jasa anda atau hanya pernah menggunakan produk atau jasa sejenis dari pesaing anda. Mereka tidak akan pernah membeli produk anda dalam jumlah besar sebelum tahu bahwa mereka menyukai produk atau jasa anda. Dan poin pentingnya, pembeli potensial adalah sumber utama untuk meningkatkan volume penjualan anda. Strategi promosi penjualannya bisa anda lakukan dengan cara:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Memberikan sampel gratis atau kupon untuk mencoba sehingga calon pembeli dapat mencoba produk atau jasa anda.<br \/>\n\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Memberikan manfaat tambahan sehingga produk atau jasa anda tampak superior dibandingkan produk sejenis.<br \/>\n\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Memberikan manfaat finansial jangka pendek. Bisa dengan cara memberikan angsuran pembelian tanpa bunga, tentunya dengan memperhatikan situasi dan kondisi usaha anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Meningkatkan Pembelian Ulang<\/strong><br \/>\nStrategi promosi penjualan dengan cara promosi pembelian kembali bisa digunakan untuk meningkatkan pembelian tetap atau pembelian dalam jumlah besar. Promosi pembelian kembali juga bisa anda gunakan untuk \u201cmenganggu\u201d peluncuran produk pesaing dan membuat pelanggan anda terbiasa menggunakan produk yang anda buat. Anda bisa gunakan cara-cara efektif seperti :<br \/>\n\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Kupon di dalam produk yang berisi potongan harga bagi pembelian selanjutnya.<br \/>\n\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Menggunakan cara \u201cbeli tiga gratis satu\u201d.<br \/>\n\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Atau menggunakan cara \u201c10 kupon gratis satu\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Meningkatkan Loyalitas<\/strong><br \/>\nPromosi loyalitas berbeda dengan strategi promosi penjualan seperti pemberian diskon langsung. Promosi loyalitas lebih ke memberikan daya tarik berupa manfaat jangka panjang kepada konsumen. Contohnya adalah anda memberikan sebuah kupon berisi manfaat tertentu. Bagi siapa saja yang mendapatkan kupon tersebut berhak menjadi anggota klub yang di dalamnya berisi fasilitas-fasilitas yang anda berikan secara khusus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Memperluas Kegunaan<\/strong><br \/>\nPada saat kegunaan awal sebuah produk atau jasa mulai menghilang, anda harus segera memperluas kegunaan produk atau jasa anda. Sebagai Dia berusaha memperluas kegunaan taksi motornya. Sebagai contoh, seorang penyedia jasa sewa angkutan umum\u00a0 merubah layanan jasa yang tadinya hanya mengantar penumpang menjadi layanan antar jemput anak sekolah. Bahkan dia juga dapat layanannya, yaitu paket wisata keliling objek wisata di Jogja. Selain itu bahkan Anda bisa melakukan joint promotion dengan perusahaan lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Menciptakan Ketertarikan<\/strong><br \/>\nKadang tujuan ini dianggap sebagai tujuan strategi promosi produk yang kurang jelas.\u00a0 Konsumen dapat bosan dengan produk atau jasa yang itu-itu saja. Cara agar konsumen anda tidak bosan adalah dengan menciptakan ketertarikan. Anda bisa melakukan strategi promosi produk dengan sebuah cara yang sama sekali baru untuk melakukan sesuatu, dan orang-orang senang melakukannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Menciptakan Kesadaran<\/strong><br \/>\nBeberapa strategi promosi produk sangat efektif untuk membuat orang menyadari akan suatu produk. Contohnya adalah anda bisa melakukannya promosi gabungan dengan produk atau jasa lain yang sudah dikenal di pasar tertentu.<br \/>\nJangan khawatir dengan cara itu. Anda tidak akan kehilangan pelanggan hanya dengan \u201cberbagi\u201d promosi bersama. Asal tidak dengan produk atau jasa kategori sejenis \/ kompetitor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>8. Mengalihkan Perhatian dari Harga.<\/strong><br \/>\nTujuan strategi promosi produk adalah mengalihkan perhatian konsumen dari harga sehingga tidak terjebak dalam perang harga. Perang harga bisa membuat anda kehabisan tenaga, mendapatkan marjin yang tipis atau bahkan usaha anda hancur berkeping-keping. Banyak cara agar konsumen anda bisa anda alihkan perhatiannya dari segi harga. Contohnya seperti:<br \/>\n\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Beli tiga gratis satu.<br \/>\n\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Discount untuk pembelian berikutnya.<br \/>\n\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Atau menawarkan kemasan dengan isi lebih banyak, seperti yang dilakukan kemasan shampoo sachet, \u201cisi 30% lebih banyak\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>9. Mendapatkan Dukungan dari Perantara.<\/strong><br \/>\nProduk atau jasa anda butuh dukungan dari perantara. Yang dimaksud perantara disini adalah pedagang grosir, distributor, agen, pengecer atau makelar. Bahkan pelanggan-pun bisa disebut perantara jika mereka ikut merekomendasikan produk anda karena puas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda harus membuat langkah-langkah efektif promosi penjualan kepada para perantara anda. Contoh strategi promosi produknya adalah :<br \/>\n\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Program \u201cmember get member\u201d yang memberikan uang bagi pelanggan apabila membawa konsumen lain.<br \/>\n\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Memberikan penawaran harga yang bisa membuat marjin distributor, agen, pengecer atau sales anda lebih tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>10. Melakukan Diskriminasi Para Pengguna<\/strong><br \/>\nDiskriminasi di antara sesama pengguna memungkinkan usaha anda mengembangkan paket khusus dari produk, harga, distribusi dan promosi untuk kategori yang berbeda. Contoh :<br \/>\n\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Anda memberikan harga khusus bagi mereka yang melakukan pemesanan lebih awal atau melalui tempat tertentu seperti datang langsung ke toko anda, pemesanan khusus melalui web atau yang lainnya.<br \/>\n\u2022\u00a0\u00a0\u00a0 Kelompok tertentu anda beri harga khusus yang tidak anda berikan kepada kelompok lainnya. Contohnya adalah anda memberikan harga khusus kepada anak-anak, namun harga itu tidak berlaku bagi orang tua dan dewasa, seperti yang dilakukan armada bus dalam kota.<br \/>\nYang penting adalah tentukan tujuan anda dulu. Entah anda ingin meningkatkan pembelian coba-coba, meningkatkan volume penjualan atau meningkatkan pembelian berulang, penentuan tujuan adalah yang pertama. Jangan asal mengambil keputusan dalam memberikan program promosi penjualan. Efeknya sedikit banyak bisa mempengaruhi branding merek produk atau jasa anda.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(<span>Indriani Vera<\/span>\/AA\/TML)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan. Promosi penjualan merupakan salah satu strategi. Penting sekali bagi anda untuk memahami tujuan usaha anda melakukan strategi promosi penjualan sebelum anda membuat dan melaksanakan strategi promosi penjualan tersebut. Ada 10 tujuan utama strategi promosi penjualan produk yang harus anda ketahui. Semuanya bertujuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":7963,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7955"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7955"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7955\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27740,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7955\/revisions\/27740"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7963"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7955"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7955"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7955"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}