{"id":7932,"date":"2012-06-01T08:15:09","date_gmt":"2012-06-01T01:15:09","guid":{"rendered":"http:\/\/themanagerslounge.com\/?p=7932"},"modified":"2014-03-08T11:04:32","modified_gmt":"2014-03-08T04:04:32","slug":"how-to-set-sales-targets-and-achieve-them","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2012\/06\/01\/how-to-set-sales-targets-and-achieve-them\/","title":{"rendered":"How To Set Sales Targets And Achieve Them"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Fail to plan means plan to fail. Jika Anda gagal membuat rencana berarti Anda berencana untuk gagal. Begitulah ungkapan yang sering Anda dengar manakala Anda dihadapkan untuk sebuah tugas dalam profesi Anda. Apabila Anda ingin mencapai target tertentu, maka Anda harus menyiapkan rencana bagaimana Anda akan mencapainya. Pencapaian tidak datang dengan tiba-tiba. Rencana yang tepat, akurat, dan matang biasanya memiliki kemungkinan besar untuk berhasil. Sedangkan, yang tanpa rencana akan berbuntut kegagalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagian besar pemilik bisnis tidak memiliki target penjualan dari bisnisnya. Alasannya sederhana,\u00a0 Anda berpikir\u00a0 bahwa menentukan target bisnis yang Anda jalani adalah sesuatu yang rumit, sehingga sulit pula untuk dapat\u00a0 mencapainya\u00a0 bahkan cenderung hal itu menjadi sesuatu yang menakutkan. Padahal sebenarnya adalah mudah untuk menetapkan target yang\u00a0 realistis dan\u00a0 mencapainya. Sebagai contoh, apabila Anda adalah seorang salesman yang diberi target oleh atasan Anda untuk menjual 1.000 unit barang, bagaimana reaksi Anda? Ada sebagian yang mungkin akan mengatakan targetnya terlalu tinggi dan agak sulit untuk dicapai. Ada sebagian lain yang mungkin akan mengatakan target terlalu tinggi namun masih bisa dicapai. Ada yang optimistis namun ada juga yang pesimistis. Ada yang membuat rencana namun ada juga yang tidak jelas mau bagaimana. Tentunya ada banyak sekali reaksi yang berbeda dalam menyikapinya. Namun, seorang salesman yang baik memiliki sikap mental yang positif sehingga melihat target sebagai sebuah tantangan dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam membuat target penjualan, Anda harus mengetahui berapa banyak penjualan yang seharusnya terjadi setiap bulannya, untuk mencapai target tahunan dan keuntungan yang diinginkan.\u00a0 Dengan membreakdown besarnya target tahunan menjadi\u00a0 target bulanan dan mingguan, Anda menjadi jauh lebih mudah dan tidak lagi takut\u00a0 untuk mencapai target tahunan yang besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk menentukan target penjualan Anda, baik target mingguan ataupun bulanan.\u00a0 :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022 Tuliskan omset atau pendapatan yang ingain Anda raih dalam 12 bulan ke depan. Tujuannya supaya Anda tahu berapa banyak penjualan yang harus Anda lakukan setiap tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022 Lalu, tuliskan berapa banyak jumlah penjualan yang harus Anda lakukan dalam setahun, untuk meraih target pendapatan yang telah Anda tentukan sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022 Untuk mendapatkan ide berapa nilai rata-rata penjualan Anda, tuliskan ( misalkan )\u00a0 jumlah nilai dari 20 penjualan terakhir Anda, kemudian bagilah dengan 20. Ini hanya satu cara untuk mendapatkan rata-rata nilai penjualan Anda, tetapi cara ini biasanya cukup akurat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022 Sekarang, bagilah jumlah target penjualan setahun dengan 12. Anda akan mengetahui berapa target penjualan per bulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022\u00a0 Jika Anda ingin menentukan target mingguan, Anda hanya tinggal membagi target penjualan setahun dengan 52.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah Anda menentukan target tahunan maupun bulanan, Anda juga dapat merencanakan langkah-langkah apa yang akan Anda kerjakan dalam rangka mencapai target tersebut, yaitu :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022\u00a0 Buatlah action plan<br \/>\nTuliskan langkah-langkah apa yang akan Anda kerjakan berupa action plan. Mungkin ada beberapa action yang akan Anda lakukan, putuskan mana yang paling memungkinkan untuk Anda lakukan dengan hasil yang paling maksimal. .\u00a0 Anda harus merincikan langkah-langkah yang Anda akan lakukan dan membuat time frame kapan Anda akan melakukannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022\u00a0 Track progress<br \/>\nIni sangat penting.\u00a0 Setiap action plan yang sudah Anda buat, harus ada progress per hari. Sejalan dengan progress tiap-tiap hari , Anda akan mengetahui apakah Anda perlu mengambil langkah-langkah lainnya, dan apabila Plan A tidak dapat diteruskan maka Anda dapat menjalankan Plan B.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022\u00a0 Libatkan orang lain<br \/>\nSangat baik untuk melibatkan orang lain dalam proses penentuan dan pencapaian tujuan. Terima saran jika diperlukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022\u00a0 Belajar dari kesalahan<br \/>\nJika Anda belajar dari kesalahan dan terus melangkah, tidak ada yang dapat menghentikan Anda dalam mencapai target. Kesalahan adalah hal yang wajar dalam menjalankan bisnis. Belajar dari itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022\u00a0 Bertahan<br \/>\nAnda perlu untuk bertahan, tidak gampang menyerah.\u00a0 Ada banyak cara untuk Anda dapat mencapai target, cobalah\u00a0 segala cara. Belajar dan\u00a0 tingkatkan kemampuan diri Anda. Bersabarlah dan tetap bertahan sampai Anda mencapai target Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022\u00a0 Rayakan keberhasilan Anda<br \/>\nRayakanlah keberhasilan yang telah Anda capai hari ini untuk mencapai keberhasilan selanjutnya. Anda semakin dekat dengan tujuan Anda, nikmatilah moment tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022\u00a0 Jangan berpaling dari target Anda<br \/>\nJangan pernah berpaling dari tujuan Anda, dari target yang hendak Anda capai. Anda harus focus pada target yang telah Anda tentukan. PAda saat Anda tidak focus , anda tidak akan pernah dapat mencapainya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(<span>Indriani Vera<\/span>\/AA\/TML)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Fail to plan means plan to fail. Jika Anda gagal membuat rencana berarti Anda berencana untuk gagal. Begitulah ungkapan yang sering Anda dengar manakala Anda dihadapkan untuk sebuah tugas dalam profesi Anda. Apabila Anda ingin mencapai target tertentu, maka Anda harus menyiapkan rencana bagaimana Anda akan mencapainya. Pencapaian tidak datang dengan tiba-tiba. Rencana yang tepat, akurat, dan matang biasanya memiliki kemungkinan besar untuk berhasil. Sedangkan, yang tanpa rencana akan berbuntut kegagalan. Sebagian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":7933,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7932"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7932"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7932\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27735,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7932\/revisions\/27735"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7933"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7932"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7932"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7932"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}