{"id":7361,"date":"2013-03-26T01:00:52","date_gmt":"2013-03-25T18:00:52","guid":{"rendered":"http:\/\/themanagerslounge.com\/?p=7361"},"modified":"2014-03-08T11:02:58","modified_gmt":"2014-03-08T04:02:58","slug":"successful-sales","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2013\/03\/26\/successful-sales\/","title":{"rendered":"Successful Sales"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Apakah modal utama untuk meraih kesuksesan sebagai seorang sales?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Definisi Sukses\u00a0 :<\/strong><br \/>\no\u00a0\u00a0\u00a0 To develop to your own maximum potential (mengembangkan diri kita ke masing masing potensi kita yang maximal)<br \/>\no\u00a0\u00a0\u00a0 Menjadi Teladan dan Pelajaran bagi yang lain (blessed to be a blessing)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Definisi Sales\u00a0 :<\/strong><br \/>\nMerupakan kegiatan yang hanya fokus pada menjual produk<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1.\u00a0\u00a0\u00a0 Skill<\/strong><br \/>\nSekarang ini Yang paling dibutuhkan sebagai syarat mencapai kesuksesan sebagai seorang sales adalah \u201dPeople Skill\u201d. Yaitu kemampuan berbicara dan bersikap terhadap diri sendiri dan kepada orang lain. Memang dalam pengambilan sikap itu suatu pilihan, kita bisa bersikap tidak acuh dengan kepentingan orang lain dengan dalih suatu oraganisasi kerja dan kewajiban atau kita memilih untuk merelakan dan merendahkan hati untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Percaya atau tidak dengan memilih sikap kedua maka dalam jangka panjang anda akan memetik buahnya. Memang tidak mudah tetapi disitulah kematangan kepribadian dan people skill seseorang akan terlihat. Kita tidak bisa mengharapkan hasil yang lebih baik kecuali kita lebih dulu memberikan yang terbaik. Kita tidak akan dibantu orang lain dengan sendirinya kalau kita sendiri tidak membantu orang lain tanpa diminta. Kita tidak akan dapat belajar tanpa kita mau berisiatif mengerjakan pekerjaan lain diluar yang merupakan kewajiban kita. Sukses tidak hanya membutuhkan keahlian tetapi lebih membutuhkan kematangan pribadi dan sikap yang positif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2.\u00a0\u00a0\u00a0 Kepercayaan Diri, Kita Mampu untuk melakukannya <\/strong><\/p>\n<p>6 Tips Tampil Percaya Diri\u00a0\u00a0\u00a0 :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1. BERDIRI TEGAK<\/strong>, Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah merubah penampilan, berdirilah yang tegak, busungkan dada dan coba tampillah sempurna. Jangan pernah\u00a0 kelihatan lecek, soalnya penampilan seseorang akan menentukan penilaian orang lain, buatlah kesan pertama begitu menggoda selanjutnya terserah anda.<br \/>\n<strong><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2. BERSIKAP ASERTIF<\/strong>, Mulai sekarang cobalah merubah sikap, jadilah orang yang tahu kapan harus berkata tidak dan kapan berkata ya. Coba sekali-kali untuk tidak terlalu membayangkan orang lain akan berkomentar apa tentang diri kamu. Dan jangan takut bikin perubahan.<br \/>\n<strong><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>3. OBYEKTIF MENILAI DIRI SENDIRI<\/strong>. No body&#8217;s perfect, nggak ada orang lain di dunia ini yang sempurna, dan nggak ada juga orang di dunia ini yang benar\u00b2 nggak berguna. Karenanya jujurlah menilai diri sendiri, jangan selalu menganggap dirimu tidak mampu dan orang lain selalu lebih unggul. Semuanya sama meski punya keahlian yang berbeda, jadi buat apa minder&#8230;.??? Nggak ada untungnya.<br \/>\n<strong><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>4. BUANG RASA TAKUT<\/strong>. Biasanya orang yang gak pede selalu kesulitan untuk mengungkapkan siapa dirinya pada orang lain. Cara mudah untuk berani menghadapi orang lain adalah menatap mata lawan bicara kita, tapi jangan memandanginya. Menatap lain dengan memandang, kalau memandang biasanya kamu memperhatikan lawan bicaramu, bagaimana cara bicaranya, bagaimana mimik wajahnya. Boleh saja seperti itu asal jangan kelewatan, apalagi kalo sampi ngiler nggak karuan.<br \/>\n<strong><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>5. SEDIKIT BASA BASI<\/strong>. Cobalah untuk bersikap basa basi, tapi jangan sampai\u00a0 membosankan. Tidak semuanya basa-basi itu jelek, untuk meningkatkan rasa percaya diri hal ini boleh juga dicoba.<br \/>\n<strong><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>6. BICARALAH YANG LUGAS<\/strong>. salah satu ciri orang yang kurang pede adalah tidak bicara secara lugas, selalu muter\u00b2. Dan biasanya terlalu banyak berkata, eeeee, anu dan yang sejenisnya, misalnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>3.\u00a0\u00a0\u00a0 Mulai Bertindak, Yakin Diri hari ini pasti BISA !!<\/strong><br \/>\nSetiap manusia pasti mempunyai kelemahan dan ia akan membandingkannya dengan kelemahan orang lain. Sebagai contoh, orang yang gemuk akan menganggap orang yang kurus lebih baik darinya dan orang yang pemalu\u00a0 akan merasakan bahawa orang yang periang lebih baik daripadanya.<br \/>\nJadi, apabila anda bertemu dengan seseorang dan mulai merasa tidak yakin, ingatlah bahawa dia juga pasti mempunyai kelemahan. Mungkin dia kurang pandai, kurang kaya, kurang berani, kurang disukai, kurang disenangi, kurang masa, kurang kebahagiaan, kurang anak dan sebagainya..<br \/>\nJika anda dapat berfikir begini, anda pasti akan merasa lebih yakin dan seterusnya akan menjadi lebih bahagia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>4.\u00a0\u00a0\u00a0 Efektifkan waktu yang ada<\/strong><br \/>\nSOLUTION: Berikanlah 80% dari waktu kita untuk hal yang membuat kita efektif.<br \/>\nWaktu\u00a0 : Kita menghabiskan 8 0% dari waktu kita hanya untuk menghasilkan 2 0% hasil<br \/>\nProducts : Kita menghabiskan 8 0% dari waktu kita untuk mengerjakan pekerjaan yang menghasilkan 2 0% hasil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>5.\u00a0 Beri pertanyaan pada dirimu sendiri<\/strong> : WHAT DO YOU WANT? ? Kalau itu Marketing Investasi (Khususnya Forex):<br \/>\no\u00a0\u00a0\u00a0 Investor yang dihubungi lewat telpon atau email memberikan responnya dengan baik dan berpotensi untuk Join dan Invest pada Produk yg saya tawarkan.<br \/>\no\u00a0\u00a0\u00a0 Minimal 5 Investor yang Invest dan Transfer Dananya.<br \/>\no\u00a0\u00a0\u00a0 Canvasing dan dapat banyak data Base<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>6.\u00a0\u00a0\u00a0 When do I start?<\/strong><br \/>\no\u00a0\u00a0\u00a0 NOW &amp; START with the things\/job that God has trusted in your hands RIGHT NOW !<br \/>\nKita harus ingat bahwa pekerjaan kita sebagai seorang sales bukan pekerjaan yang rendah, justru pekerjaan ini merupakan salah satu jalan anda akan bisa mendapatkan penghasilan (kalau diukur dari sisi materi) yang lebih baik dan yang penting \u201dtidak terbatas\u201d (terutama yang bekerja dengan sistem komisi). Jadi anda memilih bersikap kaku atau fleksibel itu sebenarnya ukurannya adalah hasil, kalau anda bisa menghasilkan dua kali lebih banyak dengan mengorbankan sebagian kecil saja untuk orang lain, mana yang lebih berharga menurut anda. Memberi tidak melulu dari segi materi ataupun sesuatu yang mahal. Suatu kenyataan bahwa dibidang sales maupun dibidang manapun hanya sebagian saja dari mereka yang sukses. Coba tanyakan kepada mereka bagaimana resepnya, pasti selalu berawal kepada kemampuan berinteraksi dengan orang lain. Baik dengan sesama rekan kerja maupun dengan pelanggan mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mereka mau memberi lebih tanpa diminta, karena itu merupakan perwujudan dari suatu kebersamaan dan kepedulian buat rekan kerja maupun service lebih sebagai ucapan terimakasih kita kepada pelanggan (meskipun itu adalah inisiatif dari diri sendiri). Jadi selain kita belajar banyak tentang teknik menjual, porsi paling besar harus diberikan kepada pembelajaran\u201dpeople skill\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(<span>Rilse Tampubolon<\/span>\/AA\/TML)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Apakah modal utama untuk meraih kesuksesan sebagai seorang sales? Definisi Sukses\u00a0 : o\u00a0\u00a0\u00a0 To develop to your own maximum potential (mengembangkan diri kita ke masing masing potensi kita yang maximal) o\u00a0\u00a0\u00a0 Menjadi Teladan dan Pelajaran bagi yang lain (blessed to be a blessing) Definisi Sales\u00a0 : Merupakan kegiatan yang hanya fokus pada menjual produk 1.\u00a0\u00a0\u00a0 Skill Sekarang ini Yang paling dibutuhkan sebagai syarat mencapai kesuksesan sebagai seorang sales adalah \u201dPeople Skill\u201d. Yaitu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":7362,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7361"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7361"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7361\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26963,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7361\/revisions\/26963"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7362"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7361"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7361"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7361"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}