{"id":72841,"date":"2014-11-10T19:28:57","date_gmt":"2014-11-10T12:28:57","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=72841"},"modified":"2014-11-10T19:56:30","modified_gmt":"2014-11-10T12:56:30","slug":"marketing-opening-selling-closing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/11\/10\/marketing-opening-selling-closing\/","title":{"rendered":"Perbedaannya: Marketing Opening, Selling Closing"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Dominate The Market)\u00a0Kalimat dalam judul artikel ini dengan gamblang menyimpulkan apakah perbedaan antara fungsi <i>marketing<\/i> dan fungsi <i>selling.<\/i> Peran yang saling terkait ada antara <i>marketing<\/i> dengan <i>selling<\/i> saat proses menghasilkan pendapatan <i>(generating revenue)<\/i> dalam perusahaan. <i>Marketing<\/i> membuka jalan agar terkumpul\u00a0 target yang potensial sebagai sumber proses <i>selling<\/i>, sedangkan <i>selling<\/i> memulai proses <i>prospecting <\/i>sejak\u00a0 target yang potensial hingga <i>closing<\/i>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses <i>marketing <\/i>dimulai dari <i>awareness<\/i> melalui <i>campaign<\/i> yang dilakukan dengan tujuan untuk memperkenalkan atau mempromosikan produk yang akan dikirim ke pasar. <i>Campaign<\/i> yang dilakukan tidak saja dalam bentuk <i>awareness<\/i>, namun apabila dilakukan terintegrasi dengan data base <em>customer<\/em> sebagai target market akan menciptakan <i>interest<\/i> yang masih bersifat umum. <i>Marketing<\/i> juga mempunyai fungsi untuk mengubah <i>interest<\/i> menjadi <i>desire, <\/i>yang mendorong target market memiliki kebutuhan yang spesifik. Fungsi <i>marketing <\/i>yang terakhir adalah menyiapkan <i>target market <\/i>dari status <i>desire<\/i> menjadi status <i>action<\/i>. Saat itulah fungsi selling akan melakukan pendekatan terhadap target market.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fungsi <i>selling<\/i> akan mengerjakan data target market yang sudah menjadi <i>action,<\/i> melalui proses <i>contacting <\/i>mengubahnya menjadi <i>lead customer<\/i>. Melalui proses <i>prospecting,\u00a0 lead customer<\/i> ini diubah menjadi <i>hot prospect<\/i> dengan standar memiliki <i>money, authority <\/i>dan<i> needs<\/i>. Proses terakhir pada <i>selling<\/i> adalah saat <i>buying signal<\/i> terlihat dan <i>closing<\/i> terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai contoh, bisnis jasa <i>airport services<\/i> memiliki salah satu layanan yang disebut <i>personal assistance, <\/i>jasa ini membantu penumpang pesawat terbang sejak pembelian ticket, penjemputan di lokasi asal,\u00a0 pengurusan dokumen perjalanan, semua proses di bandara, penjemputan di daerah tujuan, hingga penjemputan kembali merupakan <i>scope<\/i> pelayanannya. Proses <i>awareness<\/i> yang dilakukan melalui program pemberitaan di media cetak, televisi sehingga membentuk kesadaran <i>target market<\/i> tentang jasa yang ditawarkan. Perubahan akan terjadi saat program <i>campaign<\/i> lanjutan diluncurkan sehingga menciptakan <i>interest <\/i>dan<i> desire<\/i>. Program pemberian layanan gratis kepada <i>target market <\/i>akan menemukan mereka yang terseleksi sebagai <i>leads.<\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat <i>leads<\/i> sudah ditemukan, proses melakukan <i>contacting<\/i> dilakukan sehingga terjadi perubahan dari <i>leads<\/i> hingga <i>hot prospect<\/i>. Perubahan ini mendekatkan target market kepada proses utama <i>selling<\/i> mengubahkan leads menjadi closing target, dalam proses terakhir ini maka <i>selling airport services<\/i> sudah menanyakan bagaimana proses pemesanan dan ketersediaan pelayanan di daerah-daerah yang tujuan dan melakukan pemesanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seluruh rangkaian proses ini tidak dapat dipisahkan dengan batas yang jelas antara fungsi <i>marketing<\/i> dan fungsi <i>selling<\/i>. Sejak penciptaan <i>awareness<\/i> hingga <i>closing<\/i> merupakan satu rangkaian yang mungkin saja terjadi lompatan tahapan. Baru saja <i>awareness <\/i>diciptakan sudah langsung ada <i>closing<\/i> terjadi, karena seluruh penawaran telah nyata sesuai dengan kebutuhan calon pelanggan. Proses ini juga merupakan proses yang berulang dan saat kepercayaan masyarakat telah timbul, proses dari <i>marketing<\/i> dan <i>selling<\/i> akan menjadi pendek karena kepercayaan memiliki arti hati pelanggan telah dimenangkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Fadjar-Ari-Dewanto.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-49231 alignleft\" alt=\"Fadjar Ari Dewanto\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Fadjar-Ari-Dewanto.jpg\" width=\"120\" height=\"120\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Fadjar-Ari-Dewanto.jpg 120w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Fadjar-Ari-Dewanto-90x90.jpg 90w\" sizes=\"(max-width: 120px) 100vw, 120px\" \/><\/a><em>Fadjar Ari Dewanto\/Managing Partner Business Advisory Vibiz Consulting<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Dominate The Market)\u00a0Kalimat dalam judul artikel ini dengan gamblang menyimpulkan apakah perbedaan antara fungsi marketing dan fungsi selling. Peran yang saling terkait ada antara marketing dengan selling saat proses menghasilkan pendapatan (generating revenue) dalam perusahaan. Marketing membuka jalan agar terkumpul\u00a0 target yang potensial sebagai sumber proses selling, sedangkan selling memulai proses prospecting sejak\u00a0 target yang potensial hingga closing. Proses marketing dimulai dari awareness melalui campaign yang dilakukan dengan tujuan untuk memperkenalkan atau mempromosikan produk yang akan dikirim [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":72871,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1051,16],"tags":[404],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72841"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=72841"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72841\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":72873,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72841\/revisions\/72873"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/72871"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=72841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=72841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=72841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}