{"id":7282,"date":"2012-07-12T07:59:11","date_gmt":"2012-07-12T00:59:11","guid":{"rendered":"http:\/\/themanagerslounge.com\/?p=7282"},"modified":"2014-03-08T11:04:31","modified_gmt":"2014-03-08T04:04:31","slug":"how-to-become-rich-sales","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2012\/07\/12\/how-to-become-rich-sales\/","title":{"rendered":"How To Become Rich Sales?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Apakah modal utama untuk meraih kesuksesan sebagai seorang sales? Yang paling dibutuhkan sebagai syarat mencapai kesuksesan sebagai seorang sales adalah \u201dPeople Skill\u201d. Yaitu kemampuan berbicara dan bersikap terhadap diri sendiri dan kepada orang lain. Memang dalam pengambilan sikap itu suatu pilihan, kita bisa bersikap tidak acuh dengan kepentingan orang lain dengan dalih suatu organisasi kerja dan kewajiban atau kita memilih untuk merelakan dan merendahkan hati untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Percaya atau tidak dengan memilih sikap kedua maka dalam jangka panjang anda akan memetik buahnya. Memang tidak mudah tetapi disitulah kematangan kepribadian dan people skill seseorang akan terlihat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita tidak bisa mengharapkan hasil yang lebih baik kecuali kita lebih dulu memberikan yang terbaik. Kita tidak akan dibantu orang lain dengan sendirinya kalau kita sendiri tidak membantu orang lain tanpa diminta. Kita tidak akan dapat belajar tanpa kita mau berisiatif mengerjakan pekerjaan lain diluar yang merupakan kewajiban kita. Sukses tidak hanya membutuhkan keahlian tetapi lebih membutuhkan kematangan pribadi dan sikap yang positif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita harus ingat bahwa pekerjaan kita sebagai seorang sales bukan pekerjaan yang rendah, justru pekerjaan ini merupakan salah satu jalan anda akan bisa mendapatkan penghasilan (kalau diukur dari sisi materi) yang lebih baik dan yang penting \u201dtidak terbatas\u201d (terutama yang bekerja dengan sistem komisi). Jadi anda memilih bersikap kaku atau fleksibel itu sebenarnya ukurannya adalah hasil, kalau anda bisa menghasilkan dua kali lebih banyak dengan mengorbankan sebagian kecil saja untuk orang lain, mana yang lebih berharga menurut anda. Memberi tidak melulu dari segi materi ataupun sesuatu yang mahal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suatu kenyataan bahwa dibidang sales maupun dibidang manapun hanya sebagian saja dari mereka yang sukses. Coba tanyakan kepada mereka bagaimana resepnya, pasti selalu berawal kepada kemampuan berinteraksi dengan orang lain. Baik dengan sesama rekan kerja maupun dengan pelanggan mereka. Mereka mau memberi lebih tanpa diminta, karena itu merupakan perwujudan dari suatu kebersamaan dan kepedulian buat rekan kerja maupun service lebih sebagai ucapan terimakasih kita kepada pelanggan (meskipun itu adalah inisiatif dari diri sendiri). Jadi selain kita belajar banyak tentang teknik menjual, porsi paling besar harus diberikan kepada pembelajaran\u201dpeople skill\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan berikut ini adalah Sifat-sifat Sales Kaya (Sales Rich)\u00a0 :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1.\u00a0\u00a0\u00a0 Menganggap Tantangan Sebagai Peluang<\/strong><br \/>\nMampu mengubah tantangan menjadi peluang yang sangat menjanjikan. Dengan cara : pelajari Triknya, siasat dan strategynya sehingga berhasil menaklukkan hati konsumen. Buat Sales Kaya setiap momen adalah Peluang. Setiap tarikan nafas adalah Peluang. Semua hal bisa menjadi Peluang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2.\u00a0\u00a0\u00a0 Optimistis<\/strong><br \/>\nMilikilah karakter manusia yang selalu optimistis dalam mengarungi hidup, bahkan dalam keadaan terpuruk sekalipun. Dengan sikap optimistis, setengah dari kesuksesan sudah anda gengam pada saat anda memulainya&#8230;..<br \/>\nYakin&#8230;yakin&#8230;yakin&#8230;produk akan terjual<br \/>\nYakin&#8230;yakin&#8230;yakin..konsumen akan memberikan respons positif<br \/>\nYakin&#8230;yakin..yakin&#8230;kalau hari ini lebih banyak ditolak, maka besok lebih banyak diterima<br \/>\nYang ada di kepala hanya\u00a0 :\u00a0 OPTIMISTIS<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>3.\u00a0\u00a0\u00a0 Bertindak<\/strong><br \/>\nJust Do it&#8230;Kata2 itu memacu semangat calon orang Sukses untuk selalu bergerak. Lakukan..Lakukan&#8230;dan Lakukan&#8230; Hanya itu. Dia tidak terlalu banyak bicara. Kalaupun pintar dan banyak bicara, tindakannya akan lebih banyak lagi. Less talk more action!\u00a0 Ingat&#8230;keberuntungan hanya akan menghampiri orang yang selalu bekerja, bergerak dan Melakukan. Keberuntungan tidak akan menghampiri orang Malas dan Berdiam Diri atau hanya bicara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>4.\u00a0\u00a0\u00a0 Berani Ambil Resiko<\/strong><br \/>\nSikap Berani termasuk di dalamnya Sikap Berani mengambil Resiko, wajib dimiliki oleg Seorang Sales Kaya. Ketika Sales lain ragu2, Sales Kaya sudah Berlari ke depan. Saat Sales lain menimbang-nimbang berbagai kemungkinan, Sales Kaya sudah lebih dahulu melakukannya. Dia berani mengambil Resiko Tidak Laku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>5.\u00a0\u00a0\u00a0 Fokus pada Kekuatan Sendiri<\/strong><br \/>\nJangan pernah menghitung kekurangan yang ada pada diri sendiri tetapi ubahlah kekuarangan itu menjadi suatu Kelebihan, sehingga kita dapat fokus pada kelebihan dan Kekuatan sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>6.\u00a0\u00a0\u00a0 Tidak Cepat Puas<\/strong><br \/>\nSales Kaya tidak pernah Puas dengan apa yang dihasilkannya. Dalam jangka waktu tertentu dia akan menaikkan targetnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>7.\u00a0\u00a0\u00a0 Banyak Solusi<\/strong><br \/>\nFungsi Utama Tenaga Sales adalah memberikan solusi kepada Konsumen. Sales bisa memberikan jalan keluar kepada calon konsumen yang sulit mendapatkan Produk terbaik. Sales kaya memberikan Solusi buat mereka yang kesulitan dengan Budget Keuangannya. Sales Kaya memberikan solusi buat calon kunsumen yang masih bingung menentukan pilihan. Sales kaya tidak melulu berpikir komisi tapi mampu memberikan solusi kepada banyak orang sehingga komisilah yang akan mengejar sales Kaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>8.\u00a0\u00a0\u00a0 Kegagalan Adalah Awal Sukses<\/strong><br \/>\nGagal??? Itu hal biasa. Orang sukses justru lebih banyak gagal dibandingkan orang yang gagal. Kegagalan adalah anak-anak Tangga terbaik menuju\u00a0 Puncak Tangga, yaitu Kesuksesan.<br \/>\nSales Kaya telah membuktikan bahwa dengan persiapan dan perencanaan matang, kegagalan yang berulang bisa dihindari atau diminimalkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>9.\u00a0\u00a0\u00a0 Serius dan Total<\/strong><br \/>\nSales Kaya mencurahkan segenap tenaga, pikiran dan waktunya dalam menjalani Profesi. Ketika waktunya bekerja, maka 100persen digunakan untuk bekerja. Serius dan totali bekerja akan mengahasilkan Hasil yang tak terhingga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(<span>Rilse Tampubolon<\/span>\/AA\/TML)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Apakah modal utama untuk meraih kesuksesan sebagai seorang sales? Yang paling dibutuhkan sebagai syarat mencapai kesuksesan sebagai seorang sales adalah \u201dPeople Skill\u201d. Yaitu kemampuan berbicara dan bersikap terhadap diri sendiri dan kepada orang lain. Memang dalam pengambilan sikap itu suatu pilihan, kita bisa bersikap tidak acuh dengan kepentingan orang lain dengan dalih suatu organisasi kerja dan kewajiban atau kita memilih untuk merelakan dan merendahkan hati untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Percaya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":7283,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7282"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7282"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7282\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27693,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7282\/revisions\/27693"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}