{"id":70457,"date":"2014-10-30T19:37:21","date_gmt":"2014-10-30T12:37:21","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=70457"},"modified":"2014-10-30T19:37:21","modified_gmt":"2014-10-30T12:37:21","slug":"dana-pada-rekening-bisa-hilang-cegah-risikonya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/10\/30\/dana-pada-rekening-bisa-hilang-cegah-risikonya\/","title":{"rendered":"Dana Pada Rekening Bisa Hilang? Cegah Risikonya!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Manage Risk)\u00a0Masyarakat modern dewasa ini umumnya merasa lebih aman menyimpan uang di Bank daripada menyimpan di rumah yang berisiko kecurian.\u00a0Di Bank tentunya lebih aman karena selain Bank terikat akan peraturan perbankan, Pemerintah juga turut menjamin penyimpanan dana masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat nasabah membuka rekening di Bank, biasanya Bank akan menawarkan kepada nasabah jika ingin mengetahui aktivitas rekening\/mutasi rekeningnya, bisa dibuatkan buku tabungan atau rekening koran. Buku tabungan dapat dicetak setiap saat di <i>Customer Service<\/i> atau <i>Teller<\/i> atau mesin <i>print out<\/i> yang ada di banking, sedangkan rekening koran akan dikirim ke alamat korespondensi setiap bulan atau bisa juga dengan mencetaknya di <i>internet banking<\/i>. Bagi nasabah konvensional atau pedagang yang tidak bisa menggunakan <i>internet<\/i>, biasanya lebih memilih buku tabungan sehingga dapat dicetak setiap saat.\u00a0 Tapi bagi mereka yang ingin nyaman, praktis, fleksibel, dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja tanpa perlu pergi ke ATM atau mengantri di Bank, lebih memilih menggunakan <i>internet banking<\/i>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Menabung di Bank, bukan berarti tidak ada risiko. Risiko yang bisa saja terjadi adalah berkurangnya saldo rekening di luar dari kehendak nasabah. Walaupun Bank menjamin jika saldo rekening\u00a0 nasabah berkurang oleh karena kesalahan Bank,\u00a0 maka Bank\u00a0 akan bertanggung jawab menggantinya atau memberi penjelasan per\u00a0 kasusnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Berkurangnya saldo tabungan ini bisa disebabkan beberapa hal, yaitu\u00a0:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"text-align: justify;\">1. Kebijakan baru Bank<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adanya kebijakan baru Bank yang mungkin informasinya belum sampai kepada nasabah misal: biaya transfer antar bank, \u00a0biaya administrasi, biaya ATM, biaya pengambilan uang pada ATM bersama atau lainnya.<\/p>\n<p><span style=\"text-align: justify;\">2. Kerusakan pada mesin ATM<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adanya kerusakan pada mesin ATM, yaitu ketika saat melakukan tarik tunai, ternyata uang tidak keluar, tapi saldo di rekening telah berkurang.<\/p>\n<p><span style=\"text-align: justify;\">3. Pendebetan rekening<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nasabah mendaftarkan transaksi pembayaran asuransi, PLN, air, kartu kredit atau lainnya dengan cara debet rekening.<\/p>\n<p><span style=\"text-align: justify;\">4. Transfer dana<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nasabah melakukan transfer dana kepada kerabat, teman, rekan bisnis atau lainnya.<\/p>\n<p>5.<i style=\"text-align: justify;\"> Fraud <\/i><span style=\"text-align: justify;\">atau pembobolan rekening oleh karyawan Bank<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karyawan Bank melakukan pemindahan\/transfer uang dari rekening nasabah ke rekening sendiri atau rekening orang lain dan biasanya dilakukan secara bertahap, agar tidak ketahuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Untuk mencegah risiko saldo rekening berkurang tanpa diketahui nasabah, disarankan agar nasabah\u00a0memonitor aktivitas transaksinya secara rutin dengan cara mencetak buku tabungannya minimal 3 bulan sekali, atau dengan menceknya pada <\/span><i style=\"line-height: 1.5em;\">internet banking<\/i><span style=\"line-height: 1.5em;\">, sehingga jika ada transaksi yang \u2018kurang jelas\u2019 atau di luar dari tindakan nasabah, bisa segera ditanyakan ke pihak bank melalui <\/span><i style=\"line-height: 1.5em;\">customer service<\/i><span style=\"line-height: 1.5em;\">-nya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Kelihatannya mungkin sepele, tapi jika saldo tabungan tidak dimonitor secara rutin,\u00a0maka akan berdampak pada kenyamanan\u00a0 atau kepercayaan nasabah sendiri \u00a0terhadap uang yang di simpan di Bank\u00a0dan menyebabkan sulitnya melacak \u201ckeanehan\u201d pada transaksi yang terjadi karena kejadian yang mungkin sudah terlalu lama berlangsung.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 1.5em;\">Upaya memeriksa saldo rekening secara berkala ini dapat disebut sebagai bentuk kontrol dan <\/span><i style=\"line-height: 1.5em;\">monitoring<\/i><span style=\"line-height: 1.5em;\"> dalam rangka meminimumkan dampak risiko.<\/span><\/p>\n<p><em>Syanti\/Contributor\/VMN\/BL<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Manage Risk)\u00a0Masyarakat modern dewasa ini umumnya merasa lebih aman menyimpan uang di Bank daripada menyimpan di rumah yang berisiko kecurian.\u00a0Di Bank tentunya lebih aman karena selain Bank terikat akan peraturan perbankan, Pemerintah juga turut menjamin penyimpanan dana masyarakat. Saat nasabah membuka rekening di Bank, biasanya Bank akan menawarkan kepada nasabah jika ingin mengetahui aktivitas rekening\/mutasi rekeningnya, bisa dibuatkan buku tabungan atau rekening koran. Buku tabungan dapat dicetak setiap saat di Customer Service atau Teller atau mesin print [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":23,"featured_media":59979,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[7937,1051],"tags":[80,67],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70457"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/23"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=70457"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70457\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":70459,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70457\/revisions\/70459"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59979"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=70457"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=70457"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=70457"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}