{"id":60236,"date":"2014-09-19T17:15:07","date_gmt":"2014-09-19T10:15:07","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=60236"},"modified":"2014-09-19T17:15:07","modified_gmt":"2014-09-19T10:15:07","slug":"apa-yang-telah-dilakukan-alibaba-untuk-menjadi-raksasa-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/09\/19\/apa-yang-telah-dilakukan-alibaba-untuk-menjadi-raksasa-online\/","title":{"rendered":"Apa Yang Telah Dilakukan Alibaba Untuk Menjadi Raksasa Online"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Dominate The Market)\u00a0Alibaba bisa jadi merupakan bisnis <i>online<\/i> terbesar yang pernah ada, dan dominasinya pada pasar <i>online<\/i> Tiongkok mendunia setelah perusahaan ini <i>go public<\/i> pada <i>New York Stock Exchange<\/i> dan merek Alibaba bisa sejajar dengan Facebook, Amazon and eBay sebagai raksasa dunia <i>online<\/i>. Lebih mudah mendaftarkan apa yang Alibaba tidak lakukan daripada apa yang sudah dilakukan, karena banyaknya jenis usaha <i>online<\/i> yang dijalankan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perusahaan pertama yang didirikan Alibaba adalah alibaba.com oleh <i>founder<\/i>nya Jack Ma pada tahun 1999. Website ini menghubungkan eksportir Tiongkok (atau juga negara lain) dengan perusahaan-perusahaan lebih dari 190 negara di seluruh dunia. Sistemnya memungkinkan perusahaan di Inggris menemukan pabrik di Tiongkok dengan produk yang diinginkan dan dikirimkan melalui kapal laut<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alibaba memiliki jalur bisnis lain seperti taobao.com, website terbesar di Tiongkok untuk belanja online, dan juga tmall.com yang menawarkan barang-barang branded ke pasar menengah Tiongkok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usaha Alibaba tidak berhenti hanya disitu, mereka juga menjalankan sistem pembayaran secara online yaitu alipay.com yang beroperasi seperti paypal. Alibaba juga mengembangkan Sina Weibo, ini adalah twitter ala Tiongkok dan video online seperti Youtube yang di Tiongkok disebut dengan Youku Tudou. Alibaba juga menawarkan <i>online marketing, cloud computing and a logistics operation<\/i>. Selain itu Alibaba juga mengembangkan diri ke area bisnis yang lain, mereka membeli sebuah perusahaan film dan juga memiliki 50 persen saham <i>football club, Guangzhou Evergrande<\/i>. Bahkan Alibaba sedang menjajaki pembelian Bank untuk masuk ke Industri perbankan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Bagaimana Alibaba menjadi sukses<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alibaba bertumbuh dari perusahaan yang dijalankan di apartemen satu kamar oleh Jack Ma, kemudian bertumbuh dengan 18 karyawan dan sekarang menjelma menjadi perusahaan berskala internasional dengan 22,000 karyawan yang menguasai 80 persen penjualan online di Tiongkok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alasan Alibaba menjadi sukses karena mereka adalah pionir di teknologi smartphone dan sekarang menguasai 75 persen dari semua pasar ritel smartphone di Tiongkok. Tiongkok saat ini memiliki 600 juta penduduk pengguna internet, dari total penduduk sebesar 1,3 milyar penduduk. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan dengan 277 juta pengguna internet di Amerika dan 546 juta pengguna internet di Eropa.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: center;\">Populasi online dibandingkan dengan <i>Smartphone Subscriber <\/i>(000.000)<\/h4>\n<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba1.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-60238\" alt=\"Alibaba1\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba1.jpg\" width=\"416\" height=\"270\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba1.jpg 416w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba1-300x194.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 416px) 100vw, 416px\" \/><\/a><\/p>\n<h6 style=\"text-align: center;\">Source: Forrester Research World Mobile and Smartphone Adoption Forecast 2014 To 2019<\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\">Riset yang dikeluarkan oleh Forrester ini memprediksi smartphone di Tiongkok akan bertumbuh menjadi 740 juta pada tahun 2017.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba2.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-60240\" alt=\"Alibaba2\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba2.jpg\" width=\"409\" height=\"217\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba2.jpg 409w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba2-300x159.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 409px) 100vw, 409px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kabar baiknya untuk Alibaba bahwa pengguna Smartphone ini akan menggunakan <i>phone<\/i> mereka sebagai alat untuk berbelanja. Berdasarkan data dari <i>Internet Society of China, <\/i>transaksi pembayaran online di Tiongkok akan meningkat hingga 1,45 triliun dollar Amerika pada tahun 2015<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Bagaimana Alibaba menghasilkan uang?<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak seperti eBay, Alibaba tidak mengenakan <i>listing fees<\/i>, namun hasil pendapatannya adalah dari iklan yang dipasang di berbagai situs.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan data pemerintah Amerika, terdapat 279 juta pembeli yang aktif di online dan 8.5 juta diantaranya menggunakan Alibaba dengan transaksi sebesar 14.5 miliar dolar Amerika setiap tahun, jadi memang tidak sulit untuk dimengerti bahwa perusahaan ingin beriklan di situs-situs Alibaba.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biaya yang dikeluarkan Alibaba juga tidak banyak karena hanya menghubungkan antara pelanggan dan pengusaha dengan komisi yang kecil, tidak memerlukan infrastruktur yang besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Bagaimana Alibaba dibandingkan dengan perusahaan lain <\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ukuran pasar online biasanya dihitung berdasarkan <i>gross merchandise volume (GMV),<\/i> yang mengukur volume dari penjualan, ini merupakan indikator dari ukuran bisnis perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba3.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-60242\" alt=\"Alibaba3\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba3.jpg\" width=\"413\" height=\"271\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba3.jpg 413w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba3-300x196.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 413px) 100vw, 413px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alibaba dilaporkan GMV 296 milliar dolar Amerika sampai dengan 30 Juni 2014, empat kali lebih besar dari eBay, Amazon tidak mempublikasikan GMV tapi diperkirakan 100 miliar dolar Amerika setahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penghasilan Alibaba berasal dari <i>fee<\/i> dan persentase dari setiap penjualan yang terjadi, dan kinerja Alibaba masih dibelakang dua raksasa e-commerce.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba4.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-60244\" alt=\"Alibaba4\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba4.jpg\" width=\"361\" height=\"265\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba4.jpg 361w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba4-300x220.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba4-80x60.jpg 80w\" sizes=\"(max-width: 361px) 100vw, 361px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun model bisnis Alibaba yang menguntungkan yang menarik para investor karena secara margin lebih besar dari dua perusahaan <i>e-commerce<\/i> raksasa, <i>operating margin<\/i> Alibaba jauh lebih besar dari Amazon ataupun Ebay.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba-5.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-60246\" alt=\"Alibaba 5\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba-5.jpg\" width=\"416\" height=\"251\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba-5.jpg 416w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Alibaba-5-300x181.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 416px) 100vw, 416px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Fadjar-Ari-Dewanto.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-49231 alignleft\" alt=\"Fadjar Ari Dewanto\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Fadjar-Ari-Dewanto.jpg\" width=\"120\" height=\"120\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Fadjar-Ari-Dewanto.jpg 120w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Fadjar-Ari-Dewanto-90x90.jpg 90w\" sizes=\"(max-width: 120px) 100vw, 120px\" \/><\/a><em>Fadjar Ari Dewanto\/Managing Partner Business Advisory Vibiz Consulting<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Dominate The Market)\u00a0Alibaba bisa jadi merupakan bisnis online terbesar yang pernah ada, dan dominasinya pada pasar online Tiongkok mendunia setelah perusahaan ini go public pada New York Stock Exchange dan merek Alibaba bisa sejajar dengan Facebook, Amazon and eBay sebagai raksasa dunia online. Lebih mudah mendaftarkan apa yang Alibaba tidak lakukan daripada apa yang sudah dilakukan, karena banyaknya jenis usaha online yang dijalankan. Perusahaan pertama yang didirikan Alibaba adalah alibaba.com oleh foundernya Jack Ma pada tahun 1999. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":59963,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1051,16],"tags":[2049,4240],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60236"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60236"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60236\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60767,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60236\/revisions\/60767"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59963"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60236"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60236"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60236"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}