{"id":517,"date":"2014-01-25T02:21:06","date_gmt":"2014-01-24T19:21:06","guid":{"rendered":"http:\/\/wp.vibiznews.com\/?p=517"},"modified":"2014-03-10T07:58:57","modified_gmt":"2014-03-10T00:58:57","slug":"siklus-performance-management","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/01\/25\/siklus-performance-management\/","title":{"rendered":"Siklus Performance Management"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: justify;\">Siklus Performance Management<\/h1>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; HR) &#8211;\u00a0 Performance Management atau Manajemen Kinerja adalah suatu proses yang berkelanjutan yang melibatkan Supervisor dan pegawai dalam mengidentifikasi dan mengevaluasi hasil kinerja yang mendukung pencapaian tujuan perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses manajemen kinerja pegawai ini harus dilakukan berkesinambungan, sehingga dapat diukur pencapaian kinerja pegawai dan perusahaan.<br \/>\nAda perusahaan yang melakukan proses manajemen kinerja sekali dalam setahun, ada yang 2 kali (per semester) ada juga yang per 3 bulan (tri wulan). Pada dasarnya siklus manajemen kinerja pegawai tersebut dapat digambarkan dengan 3 P sebagai berikut :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1.Perencanaan<br \/>\n2.Pengelolaan<br \/>\n3.Penilaian<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PERENCANAAN<\/strong><br \/>\nPada awal tahun kerja harus ditetapkan dahulu target kerja antara pegawai dan Supervisor. Hirarki penetapan target kerja sebagai berikut :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">TARGET PERUSAHAAN &#8211;&gt; TARGET DIREKTORAT &#8211;&gt; TARGET BUSINESS UNIT \/ DIVISI &#8211;&gt;TARGET DEPARTEMEN &#8211;&gt; TARGET PEGAWAI<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hirarki tersebut bisa saja berbeda pada setiap perusahaan, tergantung pada banyaknya layer \/ lapisan unit kerja yang ada pada perusahaan tersebut, tetapi secara garis besar target pada unit terkecil yaitu pegawai diperoleh dari tingkat departemen, demikian juga target departemen diperoleh dari business unit \/ divisi dan seterusnya. Dengan demikian, maka target pada setiap layer, bahkan sampai tingkat terkecil, semuanya terkait dan berhubungan dengan target perusahaan, supaya dengan demikian tujuan perusahaan pada tahun kerja tersebut dapat diukur apakah tercapai atau tidak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PENGELOLAAN<\/strong><br \/>\nBaik pegawai maupun Supervisor harus melakukan pengelolaan target kerja masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai pegawai :<br \/>\n\u2022Memaintain target kerja<br \/>\n\u2022Melakukan revisi target kerja jika diperlukan karena adanya perubahan-perubahan, seperti perubahan organisasi, mutasi ke unit lain dll<br \/>\n\u2022Meminta feedback dari Supervisor<br \/>\n\u2022Memberikan masukan kepada Supervisor terkait pekerjaan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai Supervisor :<br \/>\n\u2022Memonitor target kerja<br \/>\n\u2022Melakukan revisi target kerja jika diperlukan karena adanya perubahan-perubahan, seperti perubahan organisasi, mutasi ke unit lain dll<br \/>\n\u2022Meminta feedback dari pegawai<br \/>\n\u2022Melakukan coaching dan konseling kepada pegawai<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PENILAIAN<\/strong><br \/>\nProses penilaian adalah proses yang penting dalam proses manajemen kinerja, karena dalam proses ini akan diukur dan dibandingkan apakah target kerja yang ditetapkan pada awal tahun tercapai pada saat penilaian tersebut.<br \/>\nPada proses penilaian ini dapat dilakukan :<br \/>\n\u2022Dialog dan pertemuan antara pegawai dan Supervisor untuk mendiskusikan dan menetapkan pencapaian target kerja<br \/>\n\u2022Jika target belum tercapai, dilakukan review perbaikan terhadap kemampuan, kompetensi, maupun perilaku pegawai.<br \/>\n\u2022Jika target kerja sudah tercapai bahkan jauh melebihi target, maka harus dievaluasi juga apakah sudah saatnya dilakukan promosi pangkat atau jabatan atau kedudukan yang lebih tinggi lagi<br \/>\n\u2022Review gaji pegawai<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah proses penilaian kinerja ini, maka harus ada tindakan nyata yang dilakukan demi tercapainya tujuan perusahaan yang ditetapkan, yang akan dituangkan dalam target kerja tahun berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(ic\/ic\/bl)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siklus Performance Management (Business Lounge &#8211; HR) &#8211;\u00a0 Performance Management atau Manajemen Kinerja adalah suatu proses yang berkelanjutan yang melibatkan Supervisor dan pegawai dalam mengidentifikasi dan mengevaluasi hasil kinerja yang mendukung pencapaian tujuan perusahaan. Proses manajemen kinerja pegawai ini harus dilakukan berkesinambungan, sehingga dapat diukur pencapaian kinerja pegawai dan perusahaan. Ada perusahaan yang melakukan proses manajemen kinerja sekali dalam setahun, ada yang 2 kali (per semester) ada juga yang per 3 bulan (tri wulan). Pada dasarnya siklus manajemen kinerja pegawai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":24989,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[1667,1375,269,82],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/517"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=517"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/517\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28982,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/517\/revisions\/28982"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24989"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=517"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=517"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=517"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}