{"id":5144,"date":"2013-03-12T00:00:18","date_gmt":"2013-03-12T00:00:18","guid":{"rendered":"http:\/\/themanagerslounge.com\/?p=5144"},"modified":"2013-03-12T00:00:18","modified_gmt":"2013-03-12T00:00:18","slug":"support-is-important","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2013\/03\/12\/support-is-important\/","title":{"rendered":"SUPPORT IS IMPORTANT"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Inspiration), <strong>Peribahasa lama mengajarkan &#8221; Beri seseorang ikan maka akan habis dimakan dalam satu hari&#8221;\u00a0 Dan\u00a0\u00a0 &#8220;Beri seseorang kail, Maka dia akan makan selamanya&#8221;<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Orang yang benar-benar di katakan baik adalah\u00a0 orang yang mengeluarkan hal-hal terbaik dalam pribadi orang lain, agar potensi orang lain dapat berkembang dan membuat orang lain itu menjadi pribadi yang terbaik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sering kali kita beranggapan bahwa pemberian berupa makanan atau sedikit harta benda lebih penting dari pada sebuah dukungan dan doa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang yang baik adalah seorang yang selalu berusaha memberi dukungan dan mengambil keputusan yang mengarah pada kebaikan dan keuntungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bukan hanya sekedar memberi sedikit harta atau makanannya, lalu orang lain dapat berkata &#8220;lihatlah betapa baiknya dia&#8221;&#8230;<\/p>\n<div><a href=\"http:\/\/themanagerslounge.com\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/nelayan-pisget.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-5145 aligncenter\" alt=\"nelayan-pisget\" src=\"http:\/\/themanagerslounge.com\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/nelayan-pisget-233x300.jpg\" width=\"272\" height=\"306\" \/><\/a><\/div>\n<div><strong>Support is Important<\/strong>.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pemberian dukungan hanya berasal dari Pribadi seseorang yang mau melayani dan peduli terhadap orang lain&#8230;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Berharga sekali jika kita dapat mendapatkan seorang yang mau berjuang memberikan dukungan dan keputusan yang dapat membuat kita menghasilkan hal-hal yang terbaik dari dalam diri kita.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Namun bagaimana dengan tanggapan\/jawaban (Response) kita terhadap dukungan (support) yang diberikan:<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sesungguhnya kita mempunyai kesanggupan dan kemauan untuk menanggapi, jadi yang harus kita lakukan hanya responsibility terhadap support yang di berikan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dukungan bukanlah suatu kata-kata yang biasa, karena akan selalu dapat mempengaruhi semangat yang mampu untuk mendorong merealisasikan harapan menjadi kenyataan.<\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Ucapkankanlah Terimakasih kepada seorang yang memberikan dukungan kepadamu&#8230;<\/strong><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Special Thanks to Mr Leo Kudus Hartana and Pisget\u00a0 for the permission to publish Their photos<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(Eni Ariyanti\/IK\/TML)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Inspiration), Peribahasa lama mengajarkan &#8221; Beri seseorang ikan maka akan habis dimakan dalam satu hari&#8221;\u00a0 Dan\u00a0\u00a0 &#8220;Beri seseorang kail, Maka dia akan makan selamanya&#8221; Orang yang benar-benar di katakan baik adalah\u00a0 orang yang mengeluarkan hal-hal terbaik dalam pribadi orang lain, agar potensi orang lain dapat berkembang dan membuat orang lain itu menjadi pribadi yang terbaik. Sering kali kita beranggapan bahwa pemberian berupa makanan atau sedikit harta benda lebih penting dari pada sebuah dukungan dan doa. Seorang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5146,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5144"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5144"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5144\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5146"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5144"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5144"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5144"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}