{"id":50247,"date":"2014-08-13T07:30:30","date_gmt":"2014-08-13T00:30:30","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=50247"},"modified":"2014-08-13T07:29:00","modified_gmt":"2014-08-13T00:29:00","slug":"petani-dan-peternak-australia-jadi-korban-balasan-sanksi-rusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/08\/13\/petani-dan-peternak-australia-jadi-korban-balasan-sanksi-rusia\/","title":{"rendered":"Petani dan Peternak Australia Jadi Korban Balasan Sanksi Rusia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211;\u00a0\u00a0 News and Insight)\u00a0\u00a0 Setelah negara Barat dan Amerika Serikat memberikan sanksi kepada Rusia pasca tertembaknya pesawat Malaysia Airlines bulan Juli lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan balasan dengan memberikan sanksi pelarangan impor dari negara Amerika Serikat, Uni Eropa, Kanada, Norwegia\u00a0 dan juga Australia selama setahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelarangan impor tersebut diberlakukan untuk\u00a0daging, ikan, susu dan produk buatan susu, buah-buahan dan sayur mayur, dan akibat pelarangan tersebut mendatangkan kepanikan pada petani dan peternak di negara-negara yang selalu mengirim hasil kerja mereka ke Rusia, salah satunya petani dan peternak Australia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah sanksi Rusia ini di publikasikan, ada beberapa berita muncul kepanikan dan kekecewaan petani dan peternak di Australia. Seperti yang dilansir <em> ABC\u00a0 <\/em>petani cherry dilaporkan khawatir sekali\u00a0larangan impor\u00a0 tersebut, karena Rusia merupakan pasar terbesar buah cherry Australia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu juga dilaporkan pengiriman\u00a0 20 peti kemas jeruk yang dijual ke Rusia terpaksa dialihkan ke negara lainnya dengan risiko harga yang lebih murah. Menurut laporan ABC tersebut jeruk tersebut dikirim dari pelabuhan\u00a0 Melbourne, dan dari data yang ada perdagangan jeruk Australia ke Rusia mencapai nilai 2,4 juta dollar tahun 2013 sedangkan buah cherry dilaporkan mengirim 66 ton pada tahun 2013.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai catatan,\u00a0Rusia sangat tergantung pada impor bahan makanan\u00a0 dari negara Barat. Dan berdasarkan data tahun 2013 dari\u00a0 Departemen Pertanian Amerika,\u00a0 impor produk\u00a0 pertanian dari Amerika bernilai\u00a01,3 miliar USD tahun lalu. Selain itu dari data tersebut\u00a0 ekspor pertanian Uni Eropa ke Rusia bernilai 15,8 miliar dolar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Joel \/ Journalist\/VM\/BL<\/em><br \/>\n<em>Editor: Jul Allens<\/em><br \/>\n<em>image : wikipedia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211;\u00a0\u00a0 News and Insight)\u00a0\u00a0 Setelah negara Barat dan Amerika Serikat memberikan sanksi kepada Rusia pasca tertembaknya pesawat Malaysia Airlines bulan Juli lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan balasan dengan memberikan sanksi pelarangan impor dari negara Amerika Serikat, Uni Eropa, Kanada, Norwegia\u00a0 dan juga Australia selama setahun. Pelarangan impor tersebut diberlakukan untuk\u00a0daging, ikan, susu dan produk buatan susu, buah-buahan dan sayur mayur, dan akibat pelarangan tersebut mendatangkan kepanikan pada petani dan peternak di negara-negara yang selalu mengirim hasil kerja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":33014,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1050],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50247"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50247"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50247\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50251,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50247\/revisions\/50251"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33014"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50247"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50247"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50247"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}