{"id":493,"date":"2013-02-23T12:10:25","date_gmt":"2013-02-23T05:10:25","guid":{"rendered":"http:\/\/wp.vibiznews.com\/?p=493"},"modified":"2014-03-08T11:03:46","modified_gmt":"2014-03-08T04:03:46","slug":"manajemen-risiko-strategis-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2013\/02\/23\/manajemen-risiko-strategis-1\/","title":{"rendered":"Manajemen Risiko Strategis &#8211; 1"},"content":{"rendered":"<p>(The Manager&#8217;s Lounge, Risk Management) &#8211; Implementasi strategi yang baik sangatlah kritikal dalam kesuksesan suatu bisnis. Namun timbulnya risiko strategis dapat mempengaruhi kelangsungan bisnis. Apa itu risiko strategis? Faktor-faktor apa saja yang menyebabkannya? Kemudian langkah-langkah apa yang perlu dilakukan dalam mengelola risiko tersebut?<\/p>\n<p>Risiko strategis adalah risiko terjadinya serangkaian kondisi yang tidak terduga yang dapat mengurangi kemampuan manajer untuk mengimplementasikan strateginya secara signifikan.<\/p>\n<p>Risiko strategis memiliki beberapa penyebab, antara lain:<\/p>\n<p>1. Risiko operasi<br \/>\nrisiko operasi timbul dari konsekuensi masalah yang terjadi dalam operasi, manufaktur dan proses.<br \/>\nBeberapa indikator dari risiko operasi antara lain:<br \/>\n\u2022 mesin yang tidak berjalan<br \/>\n\u2022 tingkat kesalahan yang sering terjadi<br \/>\n\u2022 ada varians yang tidak dapat dijelaskan<br \/>\n\u2022 tingkat defect yang tinggi<br \/>\n\u2022 banyak komplain dari pelanggan<\/p>\n<p>Cintoh risiko operasi antara lain adalah yang dialami oleh Mattel baru-baru ini. Mattel menarik ratusan ribu mainannya di seluruh dunia karena mengandung timbal yang dapat membahayakan kesehatan. Magnet yang mudah lepas juga disinyalir dapat membahayakan hidup anak jika sampai tertelan. Bahkan ada beberapa komplain dari pelanggan mengenai anaknya yang harus dioperasi karena menelan magnet. Penarikan besar-besaran ini tentunya mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi Mattel.<\/p>\n<p>2. Risiko <i>asset impairment<\/i><br \/>\nrisiko asset impairment adalah risiko yang terjadi ketika suatu aset kehilangan porsi yang signifikan dari nilainya sekarang karena ada kemungkinan penurunan dalam arus kas yang dihasilkan. Risiko ini menjadi strategis ketika terdapat penurunan dari nilai finansial, hak kekayaan intelektual dan kondisi fisik aset yang sangatlah penting bagi pengimplementasian strategi.<\/p>\n<p>\u2022 penurunan nilai finansial suatu aset<br \/>\ncontohnya ketika krisis subprime mortgage lalu, harga-harga rumah di Amerika turun drastis. Sehingga kerugian besar dialami oleh para manajer investasi yang bermain di sektor subprime. Efek dominonya juga merugikan semua orang di seluruh dunia yang bermaih di indeks dan saham lokal.<\/p>\n<p>\u2022 hak kekayaan intelektual<br \/>\nkekayaan intelektual sangatlah signifikan dalam pengimplementasian strategi. kehilangan ataupun bocornya kepada pihak lain dapat membahayakan perusahaan. Contoh nyata yang sedang marak terjadi adalah kasus McLaren yang mencuri rahasia dari pihak pesaingnya Ferrari. Sebelum terkuaknya kasus ini, McLaren merajai Formula 1 dibandingkan dengan Ferrari. Akibat kasus ini, McLaren diganjar hukuman penghapusan poin dari klasemen.<\/p>\n<p>\u2022 penurunan kondisi aset fisik<br \/>\npenurunan kondisi aset fisik umumnya terjadi karena ada kebakaran, banjir, aksi teroris, gempa bumi, tsunami, dan bencana lainnya.<\/p>\n<p>3. Risiko kompetitif<br \/>\nrisiko kompetitif adalah risiko yang berasal dari perubahan lingkungan kompetitif yang dapat mengurangi kemampuan bisnis untuk dapat menciptakan value dan mendiferensiasikan barang dan jasanya.<br \/>\nIndikator-indikator dari risiko kompetitif antara lain:<\/p>\n<p>\u2022 adanya pengenalan produk baru dari pesaing<br \/>\nAdanya produk baru dari pesaing dapat mengancam pangsa pasar perusahaan, apalagi jika produk mereka lebih superior. Jika perusahaan tidak dapat menyesuaikan dengan perubahan tersebut, maka pengsa pasar bisa terus tergerus. Misalnya ketika pertama kali Wingsfood mengeluarkan Mie Sedap yang lebih murah dibandingkan dengan Indomie. Mereka dengan cepat berhasil menggerus pangsa pasar Indofood.<\/p>\n<p>\u2022 adanya perubahan regulasi<br \/>\nPerubahan regulasi dari pemerintah jika tidak diikuti dengan penyesuaian bisa menstop jalannya bisnis. Misalnya regulasi terbaru BI mengenai single presence policy yang berarti pemerintah kedepannya hanya boleh memiliki satu BUMN saja. Tentunya hal ini menimbulkan risiko bahwa kedepannya akan ada bank-bank yang tidak eksis lagi.<\/p>\n<p>\u2022 perubahan dalam perilaku pembelian konsumen<br \/>\nBisnis harus selalu peka terhadap perubahan, terutama dalam perilaku pembelian konsumen. Dalam musim-musim tertentu, tentu ada peak season, misalnya Lebaran. Jika perusahaan tidak pandai-pandai membaca permintaan yang meningkat dan menyesuaikan kapasitas produksinya, maka pangsa pasarnya bisa dimabil oleh pesaing.<\/p>\n<p>4. Risiko franchise<br \/>\ntidak seperti ketiga sumber risiko sebelumnya, risiko franchise atau sering pula disebut sebagai risiko reputasi, bukanlah sumber risiko. Risiko ini merupakan konsekuensi dari risiko yang berlebih dari salah satu dari ketiga dimensi risiko sebelumnya.<\/p>\n<p>\u2022 adanya pemberitaan buruk dari media<br \/>\nMedia saat ini pengaruhnya sangat besar dalam hidup masyarakat. Sudah hukum alamnya bahwa berita buruk memiliki efek multiplier, yaitu sampainya lebih cepat daripada berita baik. Maka ketika suatu bisnis diberitakan buruk, dampaknya bisa cepat dan menjadi luar biasa.<\/p>\n<p>\u2022 terkena tuntutan hukum dari pihak lain<br \/>\nketika suatu bisnis terkena tuntutan hukum dari pihak lain, tentu reputasinya akan memburuk. Hal tersebut berarti menandakan bahwa ada masalah yang sedang dihadapi oleh bisnis tersebut.<\/p>\n<p>\u2022 adanya masalah pada sistem<br \/>\nJika ada masalah pada sistem, atau sistem tidak berjalan semestinya, maka tentu itu menjadi risiko operasi. Namun ketika masalahnya sudah membesar dan belum selesai jua, maka dapat menjadi risiko strategis. Misalnya kasus Indonesia yang mengalami banyak sekali kecelakaan penerbangan sehingga mendapatkan larangan terbang dari Uni Eropa. Dalam kasus ini, Indonesia tidak berhasil meyakinan Uni Eropa bahwa sistem penerbangan di Indonesia berjalan sebagaimana mestinya.<\/p>\n<p>(Next : Manajemen Risiko Strategis &#8211; 2)<\/p>\n<p>pic.:wallstreetlaw.typedpad.com<\/p>\n<p>(<span>Rinella Putri<\/span>\/TA\/TML)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(The Manager&#8217;s Lounge, Risk Management) &#8211; Implementasi strategi yang baik sangatlah kritikal dalam kesuksesan suatu bisnis. Namun timbulnya risiko strategis dapat mempengaruhi kelangsungan bisnis. Apa itu risiko strategis? Faktor-faktor apa saja yang menyebabkannya? Kemudian langkah-langkah apa yang perlu dilakukan dalam mengelola risiko tersebut? Risiko strategis adalah risiko terjadinya serangkaian kondisi yang tidak terduga yang dapat mengurangi kemampuan manajer untuk mengimplementasikan strateginya secara signifikan. Risiko strategis memiliki beberapa penyebab, antara lain: 1. Risiko operasi risiko operasi timbul dari konsekuensi masalah yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[7937],"tags":[64,69,66,67],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/493"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=493"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/493\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27302,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/493\/revisions\/27302"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=493"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=493"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=493"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}