{"id":45166,"date":"2014-07-24T11:05:01","date_gmt":"2014-07-24T04:05:01","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=45166"},"modified":"2014-07-28T15:00:07","modified_gmt":"2014-07-28T08:00:07","slug":"meningkatkan-kompetensi-karyawan-justarina-naiborhu-presdir-pt-toba-bara-sejahtra-tbk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/07\/24\/meningkatkan-kompetensi-karyawan-justarina-naiborhu-presdir-pt-toba-bara-sejahtra-tbk\/","title":{"rendered":"Meningkatkan Kompetensi Karyawan &#8211; Justarina Naiborhu, Presdir PT. Toba Bara Sejahtra Tbk"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Management Tips) Justarina Naiborhu menerapkan strategi tersendiri dalam meningkatkan kompetensi karyawannya. Strategi ini diadopsi dari nilai-nilai seperti yang telah dirumuskan bersama oleh para pemegang saham.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bekerja dengan hati nurani.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presdir PT. Toba Bara Sejahtra Tbk ini meyakini bahwa setiap manusia diberikan <em>talent<\/em> oleh Tuhan. Ketika manusia mau bekerja dengan menggunakan hati nuraninya, maka dengan mudah kompetensi itu dapat terdorong keluar. Sehingga dalam \u00a0rangka meningkatkan kompetensi karyawannya, Justarina mengencourage mereka untuk bekerja dengan hati nurani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Peranan dimulai dari Board of Director<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Seluruh karyawan PT. Toba Bara Sejahtra Tbk adalah Anak Bangsa, Anak Indonesia,&#8221; demikian penjelasan Justarina. Dalam hal ketenagakerjaan, perusahaan batubara ini berbeda dengan perusahaan batu bara kebanyakan. PT. Toba Bara Sejahtra Tbk sedapat mungkin tidak mempekerjakan orang asing. Bagi para petinggi perusahaan ini, anak bangsa pasti mampu bersaing dengan orang luar pada bisnis batu bara. Sehingga <em>board of director<\/em> pun mengambil peranannya dalam mendukung peningkatan kompetensi karyawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara bergiliran <em>Board of Director<\/em> akan turun ke lapangan, namun tidak menutup kemungkinan mereka turun bersama-sama. Di lapangan mereka akan mengadakan pertemuan atau <em>sharring session<\/em>. Pada kesempatan inilah mereka akan mengidentifikasi potensi dari masing-masing bawahan mereka serta merumuskan startegi untuk mengembangkannya. Kemudian para manager juga akan melakukan hal yang sama kepada <em>superintendent<\/em>nya dan <em>superintendent<\/em> juga akan melakukan hal yang sama kepada para staffnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Rotasi Sebagai Bagian Career Development<\/strong><br \/>\nBagi mereka yang bisa dikembangkan, maka akan dicoba untuk dirotasi dengan promosi.\u00a0Mereka yang semula menjadi manager pada salah satu tambang dapat menjadi <em>General Manager<\/em> pada tambang lain. Mereka yang semula <em>General Manager<\/em> pada satu tambang kemudian dirotasi menjadi Direktur pada tambang lainnya.\u00a0Hal ini membuat setiap karyawan mengetahui bahwa mereka memilki <em>career development<\/em> yang telah dibuat oleh perusahaan secara group.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>uthe\/Journalist\/VMN\/BL<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Management Tips) Justarina Naiborhu menerapkan strategi tersendiri dalam meningkatkan kompetensi karyawannya. Strategi ini diadopsi dari nilai-nilai seperti yang telah dirumuskan bersama oleh para pemegang saham. Bekerja dengan hati nurani. Presdir PT. Toba Bara Sejahtra Tbk ini meyakini bahwa setiap manusia diberikan talent oleh Tuhan. Ketika manusia mau bekerja dengan menggunakan hati nuraninya, maka dengan mudah kompetensi itu dapat terdorong keluar. Sehingga dalam \u00a0rangka meningkatkan kompetensi karyawannya, Justarina mengencourage mereka untuk bekerja dengan hati nurani. Peranan dimulai dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":45221,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,2510,319,52],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45166"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45166"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45166\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45194,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45166\/revisions\/45194"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45221"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45166"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45166"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45166"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}