{"id":4399,"date":"2013-02-05T04:21:33","date_gmt":"2013-02-04T21:21:33","guid":{"rendered":"http:\/\/themanagerslounge.com\/?p=4399"},"modified":"2014-03-08T11:03:49","modified_gmt":"2014-03-08T04:03:49","slug":"strategi-polytron-untuk-meraih-top-brand-award","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2013\/02\/05\/strategi-polytron-untuk-meraih-top-brand-award\/","title":{"rendered":"Strategi Polytron Untuk Meraih Top Brand Award"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Pasar Indonesia berbeda dengan pasar di luar negeri pada umumnya,\u00a0 karena konsumen di negara kita termasuk konsumen yang unik. Konsumen\u00a0 Indonesia\u00a0 memiliki\u00a0 Attitude, Behaviour dan Lifestyle yang unik.\u00a0 Dimana Negara kita terdiri dari berbagai budaya, suku dan bahasa yang beragam,\u00a0\u00a0 memiliki kelompok sosial yang kuat sehingga produk yang di rekomendasi oleh kelompok itu akan\u00a0 berhasil,\u00a0 dan berbagai faktor-faktor lainnya.\u00a0\u00a0 Untuk itu\u00a0 suatu perusahaan jika ingin sukses di dalam negeri\u00a0 harus memperhatikan\u00a0 positioning produk, strategi harga, strategi promosi dan komunikasi\u00a0 yang tepat.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kebanyakan konsumen Indonesia memiliki persepsi bahwa produk luar negeri lebih baik daripada produk lokal.\u00a0 Hal tersebut bisa disebabkan oleh faktor gengsi . Sehingga saat ini di pasaran\u00a0 banyak produk buatan dalam negeri yang memakai merk asing yang banyak diminati oleh konsumen seperti\u00a0 Sophie Martin, Edward Forrer, J CO, maupun produk elektronik\u00a0 Polytron . Kebutuhan self esteem yang besar\u00a0 membuat\u00a0 produk-produk asing\u00a0 menjadi\u00a0 diminati oleh konsumen Indonesia, seperti Starbucks Coffee,\u00a0 Hard Rock Caf\u00e9,\u00a0 dan lain-lain<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Polytron\u00a0 Produk Elektronik Buatan\u00a0 Indonesia<\/strong><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Polytron\u00a0 merupakan\u00a0 salah satu produk elektronik yang terbesar di Indonesia pada saat ini.\u00a0 Walaupun merupakan produk buatan dalam negeri, namun Polytron memakai memakai merk dengan nama yang terdengar dari luar negeri atau nama asing. Walau dalam beberapa produk lokal tertentu dg nama lokal seperti Teh Botol Sosro tetap bisa menjadi raja di segmennya. Hal itu merupakan strategi bisnis, dikarenakan\u00a0 konsumen Indonesia\u00a0 senang sekali dengan produk berbau luar negeri.<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Polytron didirikan pada 16 Mei 1975 di Kudus dengan nama PT. Indonesian Electronic &amp; Engineering, kemudian 18 September 1976 berubah nama menjadi PT. Hartono Istana Electronic, lalu merger dan menjadi PT. Hartono Istana. Polytron\u00a0 memiliki 2 pabrik masing-masing di Kudus seluas 70.000 m2 dan di Sayung Semarang 130.000 m2 ( merupakan pabrik lemari es terbesar di Jawa Tengah )\u00a0 dengan karyawan lebih dari 6.000 orang, 11 kantor perwakilan, 5 authorized dealer, 50 service centre yang meliputi seluruh Indonesia.<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Polytron Raih Top Brand Award<\/strong><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pada tahun 2011 Polytron kembali meraih penghargaan bergengsi Top Brand Award\u00a0 yang diselenggarakan Majalah Marketing.\u00a0 Polytron yamg adalah\u00a0 produsen elektronik\u00a0 terbesar dan terkemuka di Indonesia pada saat ini,\u00a0 berhasil memperoleh penghargaan Top Brand Award\u00a0 untuk kategori DVD Player.\u00a0 Top Brand adalah penghargaan tertinggi di bidang merek, yang hanya diberikan kepada merek-merek yang berhasil meraih posisi puncak dalam tiga kategori, yaitu mind share,\u00a0 market share dan commitment share.<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div>Dalam\u00a0 satu dekade terakhir ini Polytron sanggup untuk berinovasi dan menjaga\u00a0 kualitas produknya seihingga Polytron\u00a0 dapat merebut hati konsumen.<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div><strong>Tagline Polytron \u201c Memang Canggih \u201c<\/strong><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pada tahun 2011 Polytron\u00a0 memperkenalkan tagline baru perusahaanmya .\u00a0\u00a0 \u201cMemang Canggih\u201d, adalah tagline baru Polytron. Tagline baru ini tertulis dengan jelas di bawah logo tulisan \u201cPolytron\u201d.<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cTagline baru ini mencerminkan visi dan misi perusahaan yang selalu berkomitmen untuk meraih dan menjaga prestasi terbaik, untuk membuat dan memasarkan produk elektronik berteknologi tinggi dan canggih dengan desain yang bercita rasa seni\u00a0 tinggi serta kualitas performansi yang luar biasa untuk memuaskan konsumen setianya,\u201d ungkap Santo Kadarusman, Public Relation dan\u00a0 Marketing Event Manager Polytron.<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dengan tagline baru ini, Polytron berharap citra positif Polytron semakin meningkat. Selama ini, Polytron dikenalsebagai satu-satunya perusahaan elektronik\u00a0 buatan\u00a0 Indonesia yang menghasilkan produk berkualitas dan mampu bersaing dengan banyaknya kompetitor dari luar negeri.<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Produk-produk elektronik unggulan Polytron antara lain Micro HiFi dengan Bluetooth &amp; DTIB serta DVD Theater in Box untuk kategori audio\/radio. LCDTV123, TV Dignity (TV Digital pertama di Indonesia) dan TV L-SIDI U Slim Multimedia adalah produk unggulan untuk jajaran video.\u00a0 Produk\u00a0 home appliance sseperti lemari es IsoCool Twist, AC Inverter 310 watt, atau AC LogiCool Low Energy yang bisa mengusir bakteri, virus, dan jamur atau bau tak sedap. Polytron juga memiliki jajaran mesin cuci seperti mesin cuci langsung kering dan mesin cuci less detergent yang ramah lingkungan.<\/p>\n<p><strong>Strategi Marketing Polytron\u00a0 :\u00a0 \u201c Bagi-bagi Hadiah \u201c<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbagai cara dilakukan Polytron untuk meningkatkan penjualan dan meraih\u00a0 konsumen. Polytron\u00a0 berusaha menarik konsumen dengan ribuan hadiah setiap kali mereka\u00a0 membeli alat pemutar DVD.\u00a0 Strategi lama ini\u00a0 tetap membutuhkan cara yang tepat agar tidak\u00a0 merusak citranya. Para produsen elektronik, khususnya\u00a0 DVD, terus berlomba untuk meningkatkan\u00a0 penjualan. Mereka gencar menggelar berbagai strategi untuk menguasai market.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polytron\u00a0 menggelar program \u201cDVD player Bagi-bagi Hadiah\u201d. Setiap pembeli\u00a0 DVD player Polytron akan mendapatkan kupon hadiah. Kupon bisa langsung digosok di tempat. Jika pembeli beruntung, hadiah bisa langsung dibawa pulang. Untuk itu Polytron telah menyediakan ribuan hadiah.\u00a0 Mulai dari LCD TV 24 inci, TV 21 inci, serepangkat home theatre, mesin cuci, lemari es, pemutar DVD, dan lainnya.<br \/>\nMeskipun tampaknya\u00a0 program ini sangat umum, manajemen Polytron sanggup membuktikan bahwa program\u00a0 promosi ini masih ampuh dalam meningkatkan\u00a0 penjualannya.\u00a0 Program ini merupakan wujud apresiasi kepada konsumen, sekaligus bertujuan untuk meningkatkan penjualan,\u00a0 menurut\u00a0 Santo Kadarusman, Public Relation and Marketing Event ManagerPolytron.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut data Growth from Knowledge, antara periode Januari hingga Agustus 2010, di antara tiga besar produsen pemutar DVD, Polytron masih menjadi pemimpin pasar dengan pangsa pasar 19%. Sedangkan di posisi kedua ada LG dengan pangsa pasar 17% dan Vitron di posisi ketiga dengan penguasaan pasar 9%.<br \/>\nProgram \u201c bagi-bagi hadiah \u201c\u00a0 seperti yang dilakukan Polytron sudah dilakukan berbagai perusahaan sejak 50 tahun yang lalu.\u00a0 Dan program ini masih cukup ampuh untuk menjaring pelanggan dan meningkatkan penjualan. Tetapi jika tidak dikomunikasikan dengan baik, maka program \u201c bagi-bagi hadiah \u201d\u00a0 tidak akan mencapai target. Tidak hanya target penjualan yang bisa meleset, tetapi juga turunnya citra dari\u00a0 brand tersebut.\u00a0 Jadi meskipun berpromosi dengan program\u00a0\u00a0 \u2018\u00a0 bagi-bagi hadiah \u2018,\u00a0\u00a0 harus tetap\u00a0 menunjukkan produk itu adalah produk berkwalitas,\u00a0 bukan karena barang hadiah adalah barang yang tidak laku.<br \/>\nKarena itu, komunikasi\u00a0 dalam promosi\u00a0 menjadi satu hal yang penting.\u00a0 Tanpa komunikasi, akan sulit untuk mencapai target .\u00a0 Dan biaya mengkomunikasikan\u00a0 \/ mengiklankan suatu\u00a0 program promosi\u00a0 ini sangat besar. Bahkan, bisa lebih besar dibanding hadiah yang diberikan.\u00a0 Media komunikasi tidak selalu televisi ataupun media cetak., pesan pendek (SMS) hingga jejaring social dapat digunakan sebagai media komunikasi.<\/p>\n<p><strong>Polytron Memasuki\u00a0 Pasar Eropa<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang, Polytron sudah\u00a0 mengekspor produknya\u00a0 ke Eropa,\u00a0 walau harus merubah bendera supaya diterima pasar lokal Eropa. Untuk market di\u00a0 Jerman mereka hanya mau menerima produk Polytron kalau labelnya diganti dahulu,\u00a0 meski\u00a0 barangnya sebenarnya 100% complete built-up dari pabrik Polytron di Kudus. Dengan mengganti mereknya menjadi\u00a0 Cancer atau Condor.<br \/>\nKita patut untuk bangga dengan\u00a0 kesuksesan dari Polytron yang merupakan produk buatan Indonesia.\u00a0 Demikianlah slogan dari perusahaan elektronik terkemuka di Indonesia, \u201c Polytron Memang Canggih\u00a0 \u201c.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(Debbie Kusuma\/AA\/TML)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(The Manager&#8217;s Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Pasar Indonesia berbeda dengan pasar di luar negeri pada umumnya,\u00a0 karena konsumen di negara kita termasuk konsumen yang unik. Konsumen\u00a0 Indonesia\u00a0 memiliki\u00a0 Attitude, Behaviour dan Lifestyle yang unik.\u00a0 Dimana Negara kita terdiri dari berbagai budaya, suku dan bahasa yang beragam,\u00a0\u00a0 memiliki kelompok sosial yang kuat sehingga produk yang di rekomendasi oleh kelompok itu akan\u00a0 berhasil,\u00a0 dan berbagai faktor-faktor lainnya.\u00a0\u00a0 Untuk itu\u00a0 suatu perusahaan jika ingin sukses di dalam negeri\u00a0 harus memperhatikan\u00a0 positioning [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4400,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4399"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4399"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4399\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27388,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4399\/revisions\/27388"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4400"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4399"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4399"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4399"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}