{"id":4180,"date":"2014-05-16T17:06:45","date_gmt":"2014-05-16T10:06:45","guid":{"rendered":"http:\/\/themanagerslounge.com\/?p=4180"},"modified":"2014-05-16T21:55:38","modified_gmt":"2014-05-16T14:55:38","slug":"how-to-increase-profits-dramatically-with-uvp-unique-value-proposition","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/05\/16\/how-to-increase-profits-dramatically-with-uvp-unique-value-proposition\/","title":{"rendered":"How To Increase Profits Dramatically With UVP (Unique Value Proposition)"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Infog-10.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-34514\" alt=\"Infog-10\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Infog-10.jpg\" width=\"750\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Infog-10.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Infog-10-300x160.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><\/h1>\n<h1 style=\"text-align: justify;\">How To Increase Profits Dramatically With UVP ( Unique Value Proposition )<\/h1>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Unique Value Proposition ( UVP )\u00a0 bisa dikatakan\u00a0 sama dengan USP\u00a0 atau Unique Selling Proposition \/\u00a0 Unique Selling Point. Unique Value Proposition \/ Unique Selling Proposition (UVP\u00a0 \/\u00a0 USP) adalah suatu strategi pesan yang unik atau powerful.\u00a0 Suatu\u00a0 pesan \/ massage yang powerful adalah suatu pesan yang :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8211; Dapat menjelaskan bagaimana uniknya produk Anda dibandingkan dengan kompetitor Anda<br \/>\n&#8211; Dapat memberikan penjelasan yang efektif\u00a0 kepada pasar bagaimana produk Anda dan servis yang Anda berikan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika Anda sulit untuk mendefinisikan UVP \/ Unique Value Proposition Anda, maka dapat dipastikan bahwa customer potensial Anda akan mengalami kesulitan juga. Bagaimana customer akan membeli produk Anda jika mereka tidak mengerti keunikan dari produk yang Anda tawarkan ? Dan apakah kegunaan\u00a0 mereka membeli produk Anda ?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda harus menunjukkan kepada pelanggan\u00a0 bahwa produk Anda berbeda dan unik sehingga pelanggan akan memilih produk Anda.\u00a0\u00a0 Kenalilah\u00a0 dan gunakanlah\u00a0 UVP Anda. Secara singkat dapat diketahui bahwa tanpa suatu\u00a0 Unique Value Proposition ( UVP ) maka perusahaan Anda ada dalam satu bahaya dimana perusahaan Anda akan tenggelam di tengah-tengah lautan persaingan bisnis yang ketat di masa ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Apakah\u00a0 Unique Value Proposition dari produk Anda?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201c Mengapa customer\u00a0 membeli produk Anda dan bukan produk kompetitor Anda ?&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika Anda tidak bisa mengerti\u00a0 pelanggan Anda, maka Anda tidak akan dapat menghitung dan mengkualifikasikan UVP Anda. Anda harus mengenali customer Anda, sehingga Anda dapat memahami hambatan atau kendala\u00a0 yang menghalangi customer membeli produk Anda.\u00a0 Cobalah untuk megidentifikasi apa yang membuat bisnis Anda dapat tetap berjalan ditengah-tengah persaingan bisnis yang ketat pada saat ini. Dan apa saja yang membuat produk Anda menjadi pilihan\u00a0 utama dari pelanggan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika UVP Anda tidak masuk akal, ataupun jika Anda berusaha menyelesaikan suatu permasalahan dari customer tetapi tidak berhasil\u00a0 menjawab kebutuhan mereka,\u00a0 ataupun jika harga produk Anda setinggi langit, maka segeralah untuk mengambil tindakan. Anda tidak dapat terus bertahan. Hal-hal unik\u00a0 dari produk Anda harus mampu menarik perhatian\u00a0 para customer. Karena\u00a0 pada\u00a0 saat ini customer semakin cerdas dan cermat didalam memilih suatu produk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara sederhana UVP adalah mengapa prospek harus membeli produk Anda.<\/p>\n<p><strong>Element-element dalam UVP\u00a0 tersebut adalah :<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">* Identification of your target market<br \/>\n* The primary benefit your target market receives by working with your business<br \/>\n* An indication of your products and services<br \/>\n* What makes you unique<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya dari element-element diatas, Anda dapat menggambarkan \/ membuat UVP Anda dan bagaimana untuk meraihnya dalam rencana bisnis Anda dan strategi-strategi marketing apakah yang Anda akan buat, serta strategi\u00a0 dalam sales \/ penjualan Anda.\u00a0 UVP Anda haruslah ringkas \/ simple.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">What Steps Can You Take?<\/p>\n<p><strong>Think Internally<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa yang membuat produk Anda itu Unik ?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ambillah waktu untuk memikirkan perbedaan\u00a0 ataupun keunikan dari produk Anda yang berbeda dari kompetitor Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Buatlah SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis. Sehingga Anda dapat memberikan perhatian khusus kepada karakteristik produk Anda dan Anda dapat memahami model dari pelanggan Anda, serta hal-hal yang membedakan\u00a0 perusahaan Anda dari kompetitor.<\/p>\n<p><strong>Think Externally<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa yang penting untuk klien Anda ? Berpikirlah seakan-akan Anda adalah customer yang menggunakan produk yang Anda tawarkan.\u00a0 Hanya berpikir seperti mereka saat Anda memposisikan diri Anda sebagai customer. Apakah tawaran\u00a0 seperti : &#8216;increasing lifetime value&#8217; or &#8216;profitability&#8217; or &#8216;increasing efficiencies&#8217; dapat mengakibatkan pelanggan membeli produk Anda ?\u00a0 Jika jawabannya adalah \u201c Ya \u201c,\u00a0 maka\u00a0 penting untuk Anda menggunakan bahasa ini ketika mendefinisikan UVP\u00a0 Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang Anda tahu siapa pelanggan Anda, Anda perlu menentukan apa yang pelanggan Anda butuhkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2022 Informasi apa yang pelanggan Anda cari ?<br \/>\n\u2022 Apa produk utama\u00a0 yang pelanggan Anda\u00a0 butuhkan?<br \/>\n\u2022 Kebutuhan apakah dari pelanggan yang dapat diberikan oleh perusahaan Anda\u00a0 ?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ingin Berbeda Dari Yang Lain ?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanyakan kepada pelanggan Anda dan karyawan Anda, bagaimana anggapan mereka terhadap produk\u00a0 Anda dan bagaimana mereka akan menentukan UVP Anda. Hal ini akan\u00a0 menjadi pengalaman yang\u00a0 paling baik yang dapat Anda ataupun perusahaan Anda lakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda akan mendapatkan suatu penilaian secara jujur mengenai produk Anda.\u00a0 UVP Anda tidak dapat menutup kekurangan dalam bisnis Anda atau membangun kemampuan yang Anda inginkan. UVP Anda bukanlah\u00a0 apa yang Anda katakan atau apa yang Anda inginkan. UVP Anda adalah seperti apakah produk\u00a0 Anda sesungguhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Intinya adalah untuk berbicara kepada pelanggan\u00a0 Anda secara\u00a0 relevan\u00a0 &#8211; selain\u00a0 juga bagaimana\u00a0 cara yang Anda dan produk\u00a0 Anda akan tawarkan akan menonjol di tengah-tengah kompetisi yang ada. Setelah Anda mendefinisikan UVP Anda, maka Anda dapat\u00a0 menggunakan seluruh usaha untuk memasarkan produk Anda,\u00a0 baik dengan iklan, sales, dan komunikasi layanan pelanggan. Karena Anda telah mengetahui\u00a0 strategi yang tepat dan jitu untuk\u00a0 menarik lebih banyak pelanggan yang tepat \/ potensial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bernhard Sumbayak, founder and chairman VIBIZ GROUP menyarankan bahwa secara periodik sebaiknya management mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk memastikan apakah Unique Value Proposition\u00a0 yang dimaksud oleh management sama dengan UVP yang ada pada benak konsumennya. Kadang-kadang kenapa sebuah produk laku bukan karena\u00a0 keunikan yang didisain perusahaan itu, tetapi krarena kebutuhan konsumen yang diluar perkiraan perusahaan pembuat produk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ingatlah pesan ini : What The Customer Thinks Is Much More Important Than What Management Thinks Is Important. Train yourself to see through your customers&#8217; viewpoint and you will increase profits dramatically<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mari kita lihat beberapa success story dibawah ini :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hyundai merupakan satu contoh yang fantastis dari satu perusahaan yang\u00a0 dapat secara cerdas memposisikan produknya dari awalnya. Penjualan Hyundai meningkat secara mengagumkan mengalahkan saingan-saingannya.\u00a0 Oleh karena Hyundai sanggup menemukan cara dalam berinovasi dan mengembangkan UVP mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fed Ex: \u201cWhen your package absolutely, positively has to get there overnight.\u201d<br \/>\nFed Ex sanggup mengguncang dunia bisnis pengiriman barang dimana Fed Ex sanggup memberikan layanan pengantaran barang hanya kurang dalam satu malam maka sudah sampai di tempat tujuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Domino\u2019s Pizza: \u201cYou get fresh, hot pizza delivered to your door in 30 minutes or less \u2026 or it\u2019s free.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">7-Up memposisikan produknya sebagai minuman\u00a0 \u201c Uncola \u201c, yang ditujukan kepada pelanggan yang tidak ingin mengkonsumsi\u00a0 minuman \u201c Cola \u201c.\u00a0 Memang bagi pelanggan yang menyukai minuman Cola, maka 7-Up tidak menarik bagi mereka. Tetapi itu tidak menjadi masalah, sebab 7-Up memiliki target marketnya tersendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Swatch adalah contoh produk jam yang terkenal di dunia ini. Swatch memposisikan produknya sebagai \u201c fashion watch \u201c dengan ukuran lebih besar daripada ukuran jam dipasaran yang ada. Penjualan\u00a0 Swatch dapat mengalahkan jam-jam buatan Jepang yang dipatok dengan harga yang rendah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikianlah jika Anda hendak meningkatkan\u00a0 profit Anda secara\u00a0 dramatically, strategi yang penting adalah Anda harus dapat mengembangkan\u00a0 UVP Anda secara cerdas dan tepat.<\/p>\n<p>Debbie Kusuma\/Praktisi dan Kontributor Business Lounge<\/p>\n<p>Editor : Iin Caratri<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>How To Increase Profits Dramatically With UVP ( Unique Value Proposition ) (Business Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Unique Value Proposition ( UVP )\u00a0 bisa dikatakan\u00a0 sama dengan USP\u00a0 atau Unique Selling Proposition \/\u00a0 Unique Selling Point. Unique Value Proposition \/ Unique Selling Proposition (UVP\u00a0 \/\u00a0 USP) adalah suatu strategi pesan yang unik atau powerful.\u00a0 Suatu\u00a0 pesan \/ massage yang powerful adalah suatu pesan yang : &#8211; Dapat menjelaskan bagaimana uniknya produk Anda dibandingkan dengan kompetitor Anda &#8211; Dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":34515,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4180"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4180"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4180\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34516,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4180\/revisions\/34516"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34515"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4180"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4180"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4180"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}