{"id":41184,"date":"2014-07-07T14:25:47","date_gmt":"2014-07-07T07:25:47","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=41184"},"modified":"2016-02-05T17:07:58","modified_gmt":"2016-02-05T10:07:58","slug":"working-with-passion","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/07\/07\/working-with-passion\/","title":{"rendered":"Working With Passion"},"content":{"rendered":"<style type=\"text\/css\"><!--\nP { margin-bottom: 0.08in; }\n--><\/style>\n<p align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">(Business Lounge &#8211; Entrepreneurial News) Menjadi seorang <i>entrepreneur<\/i> memang merupakan tantangan tersendiri bagi setiap orang. Contohnya, bagi Elsa Herfani, yang menggeluti bisnis periklanan dan company profile yang bernama PT. Artha Media Film. Bagi Elsa, menjadi seorang pebisnis justru membuat dirinya dapat menyalurkan ide-ide kreatif dalam dirinya. <\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Elsa memilih periklanan menjadi bisnis yang digelutinya. Hal itu memang sesuai dengan dirinya yang mempunyai jiwa kreatif. Ketika banyak orang takut mengambil resiko menjadi seorang <em>entrepreneur<\/em>, Elsa justru berpendapat lain. Baginya, kalau memang ada resiko yang harus ia ambil, tidak menjadi masalah baginya. \u201cKalau saya jadi pengusaha.. <i>I\u2019ll take the risk. To get ultimate result you should take the risk.\u201d <\/i>katanya kepada Businesslounge<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\" align=\"JUSTIFY\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-purple.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-41312\" alt=\"elsa purple\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-purple.jpg\" width=\"299\" height=\"531\" \/><\/a><\/p>\n<p align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Keputusan Elsa untuk menjadi pebisnis memang tidak lepas dari pengalamannya di dunia kerja. Elsa pernah memulai karirnya menjadi seorang pekerja <em>freelance<\/em> dan juga menjadi pegawai di salah satu <em>Production House<\/em> sebelum akhirnya menetapkan dirinya untuk berbisnis di bidang <em>Production House<\/em>. \u201cAkhirnya, setiap orang <i>in certain point in their life <\/i>akan <i>challenge <\/i>dirinya sendiri,<i> after 3-4 years k<\/i>amu akan bertanya kepada dirimu sendiri, mau ke mana sesudah ini, <i>what\u2019s next? What level <\/i>yang mau kamu ambil? Jadi dari <em>freelance<\/em> saya pikir ini passion saya\u2026 maka<i> let\u2019s start this as a business professional, <\/i>kalau mau kaya ya harus jadi pengusaha,<i> that\u2019s when you see a lot of money coming to your bank account. <\/i>Kalau jadi pegawai cuma bonus saja kan?\u201d kata Elsa.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\" align=\"JUSTIFY\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-shooting2.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-41191\" alt=\"elsa shooting2\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-shooting2.jpg\" width=\"360\" height=\"440\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-shooting2.jpg 360w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-shooting2-245x300.jpg 245w\" sizes=\"(max-width: 360px) 100vw, 360px\" \/><\/a><\/p>\n<p align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Perjalanan Elsa untuk mencapai sukses di dunia bisnis memang melewati banyak tantangan. Pada saat ia masih berstatus karyawan di perusahaan lain, ia sempat diremehkan oleh produser lainnya. Bahkan sempat produser tempatnya bekerja dahulu bilang \u201c<em>feeling<\/em> saya kamu gak bisa jadi apa-apa\u201d. Menanggapi perkataan produser yang pernah merendahkannya Elsa tidak patah semangat. \u201cSaya senyum<i>. <\/i>Menurut saya<i> it\u2019s ok, <\/i>kadang-kadang orang bisa digituin untuk ngebuktiin kalau <i>\u201cI can do more than you..\u201d,\u00a0<\/i>ujarnya mengenang.<\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Pelanggan Elsa saat ini juga bisa dikatakan tidak tanggung-tanggung. Beberapa brand ternama dan BUMN merupakan klien dari bisnis periklanan dan jasa pembuatan company profile yang dimilikinya. Melihat kesuksesan yang dialaminya, hal tersebut memang harus melewati proses yang panjang. Banyak tantangan yang harus ia lalui sampai usahanya mencapai kesuksesan. Mulai dari tidak dipandang sebagai pendatang baru di dunia periklanan, bagaimana menjelaskan produknya, bahkan mengatur sumber daya manusia yang bekerja di perusahaannya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\" align=\"JUSTIFY\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-shooting1.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-41193\" alt=\"elsa-shooting1\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-shooting1.jpg\" width=\"508\" height=\"531\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-shooting1.jpg 508w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-shooting1-287x300.jpg 287w\" sizes=\"(max-width: 508px) 100vw, 508px\" \/><\/a><\/p>\n<p align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Elsa juga memiliki prinsip di dalam bekerja, yaitu di dalam bekerja harus ada <i>passion<\/i>. \u201c<i>It\u2019s not just a business. <\/i>Orang-orang yang saya pilih adalah orang yang kerja dengan <i>passion<\/i>. Karena <i>shooting <\/i>itu berat. Kadang-kadang kita 24 jam, kadang selama 3 hari 3 malam, dan kadangkala medannya berat, kalau gak suka apa yang kamu kerjakan akan menjadi berat. Jadi apa yang kita lihat selama 30 detik itu perjalanannya panjang. Kadang kayak saya<i> shooting <\/i>di studio tapi ada juga <i>client <\/i>yang minta panorama keliling Indonesia, kebayang gak? Ada yang mikirnya jalan-jalan. Tapi kalau <i>crew<\/i>, dengan lampu, kamera, yang kadang-kadang tidurnya juga minimalis cuma 3-4 jam, <i>you have to love that job to do it, otherwise <\/i>cuma menggerutu saja 24 jam.\u201d katanya menjelaskan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\" align=\"JUSTIFY\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-shooting3.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-41195\" alt=\"elsa-shooting3\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-shooting3.jpg\" width=\"553\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-shooting3.jpg 553w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/elsa-shooting3-300x206.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 553px) 100vw, 553px\" \/><\/a><\/p>\n<p align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Ketika ditanya kunci sukses jadi pengusaha, Elsa mengatakan <i>\u201cI think\u2026..<\/i><i> <\/i>jadi pengusaha gak boleh cengeng, jadi kalau mau sukses jangan cengeng, itu pesan bapak saya. <i>Once you choose to be entrepreneur is consistent battle. After this battle you start a new battle, <\/i>itu <i>entrepreneur<\/i>, dan itu akan terus sampai kamu mati. Jadi kalau <i>go forward a battle <\/i>kan gak boleh cengeng, dan itu perang yang bukan untuk saya saja tapi menyangkut banyak orang, ada puluhan orang yang terlibat dalam satu <i>project, <\/i>jadi <i>that battle is not just for me but <\/i>buat orang lain dan keluarga mereka. Bayangkan kalau saya gak ada kerjaan berapa orang yang tidak dapet kerjaan dan anak-anak mereka gak sekolah.\u201d<\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\">Ketika ditanya apakah rencana kedepannya, wanita cantik ini menjawab bahwa ia ingin membuka <i>post house<\/i> untuk melebarkan <i>Production House<\/i> yang dimilikinya. Ia berpendapat, selama ini orang banyak ke Bangkok karena jarangnya post house film di Indonesia. Padahal, sumber daya manusia di Indonesia tidak kalah. Itulah yang menjadi cita-cita Elsa agar suatu saat ia dapat memiliki <i>post house<\/i> yang bagus, dimana manfaatnya juga dapat berguna bagi industri periklanan di Indonesia.<\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-family: Times New Roman,serif;\"><span style=\"font-size: medium;\"><em>Fanny Sue\/Journalist\/VMN\/BL<\/em><br \/>\n<\/span><\/span><\/p>\n<p align=\"JUSTIFY\">Editor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Entrepreneurial News) Menjadi seorang entrepreneur memang merupakan tantangan tersendiri bagi setiap orang. Contohnya, bagi Elsa Herfani, yang menggeluti bisnis periklanan dan company profile yang bernama PT. Artha Media Film. Bagi Elsa, menjadi seorang pebisnis justru membuat dirinya dapat menyalurkan ide-ide kreatif dalam dirinya. Elsa memilih periklanan menjadi bisnis yang digelutinya. Hal itu memang sesuai dengan dirinya yang mempunyai jiwa kreatif. Ketika banyak orang takut mengambil resiko menjadi seorang entrepreneur, Elsa justru berpendapat lain. Baginya, kalau memang ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":41344,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1049],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41184"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41184"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41184\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41362,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41184\/revisions\/41362"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41344"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41184"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41184"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41184"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}